No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Din Syamsuddin: Muhammadiyah Berpeluang Besar untuk Berkontribusi dalam Diplomasi, Perlindungan, dan Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia

9 Juni 2026
in Internasional, Muhammadiyah
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Bandung 🔳 Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015 Din Syamsuddin menilai Muhammadiyah memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam diplomasi, perlindungan, dan peningkatan kualitas pekerja migran Indonesia.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan dan pembekalan kepada calon pekerja migran sebelum mereka berangkat ke luar negeri agar memiliki keterampilan yang memadai.

Hal tersebut disampaikan Din saat menjadi narasumber dalam kegiatan Muhammadiyah Diplomacy Training (MDT) yang diselenggarakan oleh Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, pada Sabtu (06/06/2026).

Menurut Din, persoalan pekerja migran Indonesia dapat dilihat dalam tiga fase besar, yakni fase keberangkatan, masa bekerja di luar negeri, dan fase kepulangan ke tanah air. Pada setiap fase tersebut terdapat berbagai persoalan krusial yang membutuhkan perhatian dan perlindungan yang serius.

“Dalam ketiga fase itu terdapat titik-titik rawan yang sering kali menimbulkan masalah bagi pekerja migran. Karena penempatan tenaga kerja melibatkan banyak pihak, peluang terjadinya praktik yang tidak adil dan berorientasi keuntungan semata masih cukup besar,” ujarnya.

BACA JUGA

Pengurus Fordek FH & Ketua STIH PTM Se-Indonesia Periode 2024~2026 Resmi Dilantik 

Erdogan: Kami Membungkuk Cuma di Hadapan Allah, Tidak di Hadapan Kekuatan Lain

PKDTM 1 PC IPM Rawalo: Denyut Nadi Keberlanjutan Persyarikatan Muhammadiyah

Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Tentang Desa Peri-Urban: Prodi KS FISIP UMSU Gelar Kuliah Tamu Bersama Praktisi Desa

Mini Talk Show Medan Coding Competition 2026 di UMSU, Dekan FEB: AI Jadi Kompetensi Prodi Bisnis Digital

Kepala Sekolah Baru Dilantik, SD Muhammadiyah 20 Surabaya Ditargetkan Kian Berkualitas dan Bertambah Murid

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini penempatan pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh perusahaan penyalur tenaga kerja atau agensi. Sementara penempatan secara mandiri jumlahnya masih sangat kecil, yakni kurang dari 10 persen.

Permasalahan yang sering muncul pada fase pra-keberangkatan, lanjut Din, adalah rendahnya tingkat pendidikan calon pekerja migran. Bahkan, masih ditemukan calon pekerja migran yang tidak menamatkan pendidikan dasar. Kondisi tersebut membuat mereka rentan mengalami eksploitasi dan kesulitan beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan di negara tujuan.

“Banyak yang berangkat tanpa keterampilan yang cukup. Ketika sampai di negara tujuan, mereka menghadapi peralatan dan sistem kerja yang berbeda dengan kondisi di kampung halaman. Akibatnya, mereka mengalami culture shock, kesulitan bekerja, bahkan tidak jarang mendapat perlakuan tidak layak dari majikan,” katanya.

Din juga menyoroti pentingnya keterlibatan organisasi kemasyarakatan Islam dalam memberikan pendampingan kepada pekerja migran. Saat menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Depnaker RI, dia pernah mendorong organisasi perempuan seperti Aisyiyah dan Fatayat NU untuk membentuk wadah perlindungan bagi pekerja migran yang kembali ke Indonesia.

Mayoritas pekerja migran Indonesia adalah perempuan yang membutuhkan pendampingan dan perlindungan berkelanjutan. Oleh karena itu, menurutnya, ini merupakan ruang yang masih sangat terbuka untuk digarap Muhammadiyah.

Melalui ortom-ortom yang dimiliki, misalnya, Muhammadiyah dapat menggelar pelatihan, pembekalan, dan pendampingan bagi calon pekerja migran agar mereka memiliki kecerdasan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi tantangan di negara tujuan.

Din menambahkan, selain meningkatkan kapasitas calon pekerja migran, program tersebut juga dapat menjadi upaya pencegahan terhadap berbagai risiko, termasuk kasus pelecehan seksual yang kerap dialami pekerja migran perempuan.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung Herry Suhardiyanto menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara karena telah memilih UM Bandung sebagai lokasi pelaksanaan Muhammadiyah Diplomacy Training.

Herry menilai diplomasi merupakan kemampuan yang sangat penting, terutama dalam konteks perlindungan warga negara Indonesia, termasuk pekerja migran yang berada di luar negeri. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang memiliki kapasitas diplomasi dan mampu berkontribusi di tingkat organisasi, nasional, maupun internasional.

Kegiatan ini akan digelar selama dua hari. Acara ini dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni, Ketua Lazismu Ahmad Imam Mujadid Rais, Wamen P2MI Zulfikar Ahmad Tawalla, Duta Besar Bunyan Saptomo, Duta Besar Salman Al-Farisi, Ketua Departemen Hubungan dan Kerja Sama Luar Negeri Imam Addaruqutni, Sekretaris LHKI Yayah Khisbiyah, dan LHKI PP Muhammadiyah Bidang Perjanjian Internasional Agung Rachmat Hidayat.(*)

✍️ FA/FK

Tags: Din SyamsuddinLembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat MuhammadiyahLHKI PP MuhammadiyahUM Bandung
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah
Daerah

Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
16
Penguatan SDM Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen dan Tendik
Daerah

Penguatan SDM Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen dan Tendik

by Mujaddid
3 Agustus 2026
14
Kepala Perpustakaan UM Bandung Kritisi Pemangkasan Anggaran Perpusnas: AI Hanya Mesin, Perpustakaan adalah Bahan Bakarnya
Muhammadiyah

Kepala Perpustakaan UM Bandung Kritisi Pemangkasan Anggaran Perpusnas: AI Hanya Mesin, Perpustakaan adalah Bahan Bakarnya

by Mujaddid
1 Agustus 2026
11
Dari Kuala Lumpur ke Bandung: Cerita Fatin Temukan Vibe Positif dan Kehangatan Kuliah di UM Bandung
Internasional

Dari Kuala Lumpur ke Bandung: Cerita Fatin Temukan Vibe Positif dan Kehangatan Kuliah di UM Bandung

by Mujaddid
31 Juli 2026
8
Ini Alasan Prodi Farmasi UM Bandung Kian Diminati Calon Mahasiswa
Daerah

Ini Alasan Prodi Farmasi UM Bandung Kian Diminati Calon Mahasiswa

by Mujaddid
22 Juli 2026
12
PSYNTECH Volume 3 Perkuat Budaya Inovasi di Prodi Psikologi UM Bandung
Daerah

PSYNTECH Volume 3 Perkuat Budaya Inovasi di Prodi Psikologi UM Bandung

by Mujaddid
19 Juli 2026
33
Dihadiri Ratusan Peserta, Seminar Internasional PAI UM Bandung Rumuskan Cetak Biru Pendidikan Islam di Negeri Minoritas
Internasional

Dihadiri Ratusan Peserta, Seminar Internasional PAI UM Bandung Rumuskan Cetak Biru Pendidikan Islam di Negeri Minoritas

by Mujaddid
8 Juli 2026
12
Datang ke Madiun, Din Syamsudin Ajak Warga Persyarikatan Kuliah di UMJT
Daerah

Datang ke Madiun, Din Syamsudin Ajak Warga Persyarikatan Kuliah di UMJT

by Mujaddid
24 Juni 2026
16
LP2 PPM Gandeng FAI UM Bandung dan UHAMKA Gelar Seminar Nasional “Pembelajaran Bahasa Arab Berkemajuan di Pesantren Muhammadiyah”
AUM

LP2 PPM Gandeng FAI UM Bandung dan UHAMKA Gelar Seminar Nasional “Pembelajaran Bahasa Arab Berkemajuan di Pesantren Muhammadiyah”

by Mujaddid
20 Juni 2026
7
Komisioner KPI Kuliah Umum di UM Bandung: Lembaga Penyiaran Harus jadi Benteng Informasi Kredibel di Tengah Kepungan Algoritma dan Hoaks
Daerah

Komisioner KPI Kuliah Umum di UM Bandung: Lembaga Penyiaran Harus jadi Benteng Informasi Kredibel di Tengah Kepungan Algoritma dan Hoaks

by Mujaddid
19 Juni 2026
15

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Qori Internasional UMSU Daud Sitorus Wakili Indonesia di Kroasia
  • Wabup Sergai Serahkan 1.036 Paket Perlengkapan Sekolah di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sei Rampah
  • Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda
  • IMM Kota Medan Apresiasi Langkah Cepat KPPG Medan Donal Simanjuntak Tinjau Korban Erupsi Sinabung
  • Membanggakan, Dosen UMJT Madiun Raih Peserta Terbaik Praktik Mengajar Program PEKERTI Kemendikti Saintek
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah
Daerah

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat
Islam

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.