Rabu, Juli 15, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

Mujaddid by Mujaddid
2026/06/29
in Esai, Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Muktamar 49
Reading Time: 3 mins read
0
Kayu Gelondongan dan Hutan Kita
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Demokrasi sering dimaknai sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kalimat yang dipopulerkan Abraham Lincoln itu telah menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan politik modern. Namun, perjalanan banyak bangsa menunjukkan bahwa demokrasi tidak cukup hanya diukur dari terselenggaranya pemilu. Demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang cerdas, berdaya secara ekonomi, berintegritas, dan memiliki budaya politik yang dewasa.

Di Indonesia, kualitas demokrasi masih menghadapi berbagai tantangan. Politik transaksional, polarisasi, penyalahgunaan kekuasaan, disinformasi, serta melemahnya etika komunikasi publik sering kali menggeser demokrasi dari ruang pertarungan gagasan menjadi arena perebutan kepentingan. Karena itu, persoalan mendasar bangsa ini bukan sekadar bagaimana memilih pemimpin, tetapi bagaimana membangun kualitas manusia Indonesia.

Para pemikir klasik telah lama mengingatkan bahwa kekuatan sebuah negara bertumpu pada kualitas manusianya. Aristoteles menekankan pentingnya kebajikan dalam kehidupan bernegara. Al-Farabi menggambarkan negara utama dipimpin oleh pemimpin yang berilmu dan berakhlak. Ibnu Khaldun menjelaskan bahwa kemajuan peradaban hanya dapat bertahan apabila ditopang oleh keadilan, solidaritas sosial, dan tata kelola yang baik. Pesan mereka tetap relevan hingga hari ini: sistem politik yang baik membutuhkan manusia-manusia yang baik.

Di tengah realitas tersebut, perdebatan mengenai sistem demokrasi—baik pemilihan langsung maupun mekanisme permusyawaratan—akan selalu menjadi bagian dari dinamika ketatanegaraan. Namun, apa pun sistem yang dipilih, tanpa pendidikan yang berkualitas, kesejahteraan yang merata, dan moralitas publik yang kuat, demokrasi akan kehilangan substansinya.

Di sinilah Muhammadiyah memiliki tanggung jawab sejarah. Sejak awal berdirinya, Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan tajdid yang berorientasi pada pencerahan. Tajdid bukan hanya pembaruan pemikiran keagamaan, tetapi juga pembaruan cara membangun masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan karakter bangsa. Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah membuktikan bahwa dakwah tidak berhenti di mimbar, tetapi diwujudkan dalam karya nyata yang mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu, Muktamar Muhammadiyah dapat menjadi model demokrasi yang sehat dan mencerahkan. Tradisi musyawarah yang hidup di Muhammadiyah menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tidak harus melahirkan perpecahan. Setiap gagasan memperoleh ruang untuk didiskusikan secara terbuka, setiap keputusan diambil melalui mekanisme organisasi, dan setiap amanah dipahami sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar kekuasaan.

Nilai-nilai seperti kejujuran, integritas, musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan, dan orientasi pada kemaslahatan merupakan fondasi demokrasi yang sesungguhnya. Inilah budaya organisasi yang patut menjadi inspirasi bagi kehidupan demokrasi Indonesia. Demokrasi tidak boleh dikendalikan oleh uang, popularitas, atau kekuatan oligarki, tetapi harus dipimpin oleh akal sehat, etika, dan kepentingan rakyat.

Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang mengusung tema “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya” dan akan berlangsung di Sumatera Utara pada 18–21 November 2027 menjadi momentum yang sangat strategis. Di tengah tantangan bonus demografi, perkembangan teknologi, krisis etika publik, serta dinamika demokrasi menuju Pemilu 2029, Muhammadiyah diharapkan kembali menghadirkan pemikiran-pemikiran besar yang menjadi panduan bagi bangsa.

Harapannya, Muktamar tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga melahirkan rekomendasi strategis tentang pendidikan, ekonomi, tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, dan penguatan demokrasi yang berkeadaban. Muhammadiyah harus terus menjadi suara nurani bangsa—kritis ketika melihat penyimpangan, sekaligus konstruktif dalam menawarkan solusi.

Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang dialog daripada permusuhan, lebih banyak keteladanan daripada retorika, dan lebih banyak gagasan daripada sekadar slogan. Demokrasi yang sehat bukanlah demokrasi yang bebas dari perbedaan, melainkan demokrasi yang mampu mengelola perbedaan dengan adab, ilmu, dan kebijaksanaan.

Pada akhirnya, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memenangkan pemilu, tetapi oleh bagaimana bangsa ini membentuk karakter warganya. Ketika pendidikan mencerdaskan, ekonomi menyejahterakan, hukum menghadirkan keadilan, dan politik dijalankan dengan amanah, demokrasi akan benar-benar menjadi jalan menuju kemajuan.

Dari Sumatera Utara, semoga Muktamar Muhammadiyah ke-49 menjadi mata air pencerahan yang melahirkan gagasan-gagasan besar bagi Indonesia. Sebuah Muktamar yang bukan hanya menguatkan organisasi, tetapi juga menjadi model demokrasi yang sehat, beradab, dan mencerahkan, sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah untuk mencerdaskan bangsa dan menerangi semesta. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Tags: Berita Muktamar 49Muktamar 49
Previous Post

BikersMu Chapter Klaten Jateng bersama PDM Klaten Gelar Baitul Arqom BikersMu Pertama di Indonesia, Inovasi Dakwah Komunitas

Next Post

IMM Batu Bara Dukung Inisiasi Pembentukan Perda Kepemudaan

Related Posts

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

15 Juli 2026
108
Dosen Prodi Manajemen Program Doktor UMSU Laksanakan Visiting Lecture di UMAM Malaysia

Dosen Prodi Manajemen Program Doktor UMSU Laksanakan Visiting Lecture di UMAM Malaysia

15 Juli 2026
110
Prodi Manajemen Program Doktor SPs UMSU dan UMAM Perlis Malaysia Perkuat Implementasi Kolaborasi Akademik Internasional

Prodi Manajemen Program Doktor SPs UMSU dan UMAM Perlis Malaysia Perkuat Implementasi Kolaborasi Akademik Internasional

15 Juli 2026
111
Kolaborasi Prodi Manajemen Program Doktor UMSU dan UMAM Laksanakan PkM Internasional di PRIM Perlis Malaysia

Kolaborasi Prodi Manajemen Program Doktor UMSU dan UMAM Laksanakan PkM Internasional di PRIM Perlis Malaysia

15 Juli 2026
109
Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

14 Juli 2026
105
Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan

Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan

14 Juli 2026
117
Next Post
Lapas Labuhan Ruku Sulap 10 Hektar Lahan Jadi Kebun Jagung, IMM Batu Bara: Ini Kepemimpinan Visioner!

IMM Batu Bara Dukung Inisiasi Pembentukan Perda Kepemudaan

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20082 shares
    Share 8033 Tweet 5021
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6311 shares
    Share 2524 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6099 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah
Daerah

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

15 Juli 2026
108
Pertamina: Agonizing Indonesia
Daerah

Pertamina: Agonizing Indonesia

15 Juli 2026
144
Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya
Esai

Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

14 Juli 2026
105
Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan
Daerah

Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan

14 Juli 2026
117
Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan
Daerah

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

13 Juli 2026
114
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’
Daerah

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

13 Juli 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan