TAJDID.ID~Medan || Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Telkom menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi AI gemini academy untuk mendukung kegiatan tridharma perguruan tinggi. Kegiatan ini digelar selama dua hari Selasa-Rabu 30 Juni-1 Juli di Aula FIKTI Lantai 7 Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan.
Pelatihan dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, dihadiri General Manager Witel Sumut Agung Tricahyono dan jajaran, Customer Sucsess Manager Google for Education, Kristiyanto, S.H., M.PP, Manajer Websis selaku narasumber Gede Jiwo Wirasmoro, Para Pimpinan Fakultas, Kepala Biro di UMSU dan para peserta dari kalangan dosen.
Rektor dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk AI generatif seperti Gemini. Menurutnya, perkembangan AI akan membantu kampus dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
“Teknologi ini membuka cakrawala berpikir kita dalam membuat kebijakan yang adaptif. Dosen harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Rektor juga menegaskan kesiapan UMSU untuk terus bertransformasi dalam menghadapi era digital. Kualitas lulusan sangat ditentukan oleh kualitas dosen sebagai garda terdepan pendidikan.
“Yang menciptakan lulusan unggul adalah dosen. Karena itu, sudah saatnya kita berpikir lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan,” katanya.
Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk memanfaatkan peluang ini sebagai langkah menghadapi tantangan masa depan.
“Mari manfaatkan kesempatan ini untuk siap menghadapi tantangan. Jangan cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada. UMSU siap terus melakukan kolaborasi dengan Telkom, dan mudah-mudahan kerja sama ini terus berkelanjutan,” katanya.
Sebelumnya, General Manager Witel Sumut Agung Tricahyono dalam sambutannya mengapresiasi kedekatan dan kolaborasi antara yang telah terjalin dengan UMSU. Dia berharap pelatihan ini memberi manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.
Dia juga menegaskan bahwa AI bukan untuk menggantikan peran manusia dalam pendidikan, melainkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Di perguruan tinggi, AI bukan untuk menggantikan posisi kita, tetapi membantu dalam proses mendidik. AI dapat mendukung pengembangan kapabilitas dosen dalam membuat konten pembelajaran, soal ujian, dan berbagai kebutuhan akademik lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Customer Success Manager Google, Kristiyanto, S.H.,M.PP menyampaikan bahwa UMSU sebagai kampus pertama di Pulau Sumatera yang mendapatkan pelatihan bersama Google.
“UMSU luar biasa, karena ini merupakan pelatihan pertama kampus di Pulau Sumatera yang kami laksanakan. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini saja, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk pelatihan-pelatihan berikutnya,” ujarnya
Dia berharap para dosen dapat memanfaatkan Gemini secara optimal dalam keseharian mereka sebagai pendidik maupun peneliti. “Harapannya para dosen dapat belajar memanfaatkan Gemini untuk aktivitas sehari-hari sebagai dosen, pengajar, maupun peneliti,” katanya.
Menurutnya, konteks utama pelatihan ini adalah meningkatkan kesadaran akademisi agar mampu menggunakan AI secara etis dan sesuai kaidah akademik. “Kami ingin para dosen semakin aware dalam menggunakan AI secara beretika dan bertanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip akademik. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” tambahnya.
Pada rangkaian kegiatan ini dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, serta Memorandum of Agreement (MoA) antara Telkom dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU sebagai bentuk penguatan kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan transformasi digital. (*)













