• Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan
Jumat, Januari 15, 2021
TAJDID.ID
Iklan
  • SAJIAN
  • Kejadian
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEDSOS
    • PENGUMUMAN
  • Gagasan
    • OPINI
    • ESAI
    • RESENSI
  • Gerakan
    • MUHAMMADIYAH
      • PTM/A
      • AUM
      • LAZISMU
      • MDMC
      • MCCC
      • MUKTAMAR
    • ‘AISYIYAH
    • ORTOM
      • PM
      • NA
      • IMM
      • IPM
      • HW
      • TS
  • Kajian
    • KEISLAMAN
    • KEBANGSAAN
    • KEMUHAMMADIYAHAN
    • SAINS
    • KESEHATAN
  • Teladan
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • Jambangan
    • PUISI
    • CERPEN
  • Renungan
    • SYAHDAN
    • KUTIPAN
  • Tulisan
    • PEDOMAN
    • ULASAN
    • PERCIKAN
    • TILIKAN
  • RINGAN
    • KIAT
    • CELOTEHAN
No Result
View All Result
  • SAJIAN
  • Kejadian
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEDSOS
    • PENGUMUMAN
  • Gagasan
    • OPINI
    • ESAI
    • RESENSI
  • Gerakan
    • MUHAMMADIYAH
      • PTM/A
      • AUM
      • LAZISMU
      • MDMC
      • MCCC
      • MUKTAMAR
    • ‘AISYIYAH
    • ORTOM
      • PM
      • NA
      • IMM
      • IPM
      • HW
      • TS
  • Kajian
    • KEISLAMAN
    • KEBANGSAAN
    • KEMUHAMMADIYAHAN
    • SAINS
    • KESEHATAN
  • Teladan
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • Jambangan
    • PUISI
    • CERPEN
  • Renungan
    • SYAHDAN
    • KUTIPAN
  • Tulisan
    • PEDOMAN
    • ULASAN
    • PERCIKAN
    • TILIKAN
  • RINGAN
    • KIAT
    • CELOTEHAN
No Result
View All Result
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Menakar Popularitas Calon Wali Kota Medan 2020

Editor 1 by Editor 1
5 Maret 2020
in OPINI
0
Menakar Popularitas Calon Wali Kota Medan 2020

Foto Ilustrasi calon walikota dan wakil walikota.

350
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

 

 

 

Oleh: Roni Djambak, Pemerhati Komunikasi Politik


Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020 dapat dipastikan tidak akan diikuti oleh pasangan calon (Paslon) perseorangan. Pasalnya, tidak ada satu pun Paslon perseorangan yang memenuhi syarat minimal dukungan untuk maju sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Hingga akhir masa pendaftaran syarat minimal dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan. Hanya dua Bapaslon yang datang yakni H. Azwir – Abdul Latif Khan dan Yudi Irsandi – Suyono. Namun keduanya belum memenuhi syarat minimal dukungan yang sudah ditetapkan KPU Kota Medan, yakni 104.954 dukungan yang tersebar di 11 kecamatan.

KPU Kota Medan juga telah melakukan pengecekan jumlah dukungan kedua bapaslon tersebut di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Terdapat jumlah dukungan untuk Bapaslon H. Azwir – Abdul Latif Khan 948 dukungan atau 0,9% dan Bapaslon Yudi Irsandi – Suyono 140 dukungan atau 0,1% dari total syarat minimal yang ditetapkan. Sehingga dua bapaslon tersebut, selain belum memenuhi jumlah dukungan minimal, juga belum memiliki Form B.1.1-KWK Perseorangan yakni surat pernyataan Paslon yang memuat tabel dukungan serta belum memiliki form B.2-KWK Perseorangan yang memuat rekapitulasi jumlah dukungan dengan tidak terpenuhinya syarat minimal dukungan tersebut hingga waktu penutupan pendaftaran, maka Pilkada Medan 2020 tidak akan diikuti oleh calon dari jalur perseorangan.

Pilkada Kota Medan memiliki peluang untuk dimenangkan oleh calon perseorangan. Keadaan tersebut dapat dilihat dari jumlah partisipasi pemilih masyarakat kota Medan pada Pilkada Kota Medan tahun 2005-2010 berada diangka 54,07%, tahun 2010-2015 berada pada 38,03%, terendah tahun 2015-2020 tingkat partisipasi turun drastis yaitu berada diangka 26,88%.

Melihat persentase partisipasi seperti itu ada kepantasan para tokoh di Kota Medan berlomba lomba untuk mencari peluang menjadi calon wali kota melalui jalur perseorangan. Seorang Akademisi Fisip UMSU Shohibul Anshor Siregar, menilai banyak alasan yang membuat paslon jalur independen tidak memenuhi syarat pendaftaran. Selain tidak adanya tokoh populer, dan juga karena masyarakat tidak begitu paham tentang dukungan kepada calon perseorangan.

Kendala tidak adanya Paslon independen yang maju pada Pilkada Medan 2020 ini tentus cukup sulit dijelaskan. Tetapi dengan memperbandingan succse story tertentu calon perseorangan di Indonesia dan Sumut beberapa hal dapat dijadikan sebagai dugaan umum untuk kasus Kota Medan 2020.

Kemudian, makro politik yang terbangun dengan lingkungan pemahaman yang kurang memperkenalkan nilai demokrasi secara penuh tidak memberi peluang bagi calon perseorangan. Rakyat mungkin sudah memiliki keterpatrian pemahaman bahwa politik di Indonesia adalah transaksi
“Prediksi Figur Calon Walikota Medan dari Jalur Parpol”

Setelah KPU Medan menetapkan pemilihan Paslon Kota Medan 2020 tanpa jalur perseorangan, kini terdapat sejumlah nama diprediksi yang akan maju menjadi calon walikota Kota Medan 2020 itu dari jalur partai. Nama yang pertama sekali sering muncul ialah, Ikhwan Ritonga. Ikhwan Ritonga, kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan mengaku siap maju sebagai kandidat Calon Wali Kota Medan jika ditunjuk partai.

Namun di tengah jalan, terdapat sejumlah keraguan ketika Boby Afif Nasution diterima oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan yang berlangsung di Kertanegara IV, Jakarta membicarakan soal pencalonan Bobby sebagai Wali Kota Medan.

Apakah Prabowo Subianto akan seratus persen mendukung Bobby karena mengingat Prabowo kini Menteri dan Jokowi merupakan Presiden yang dapat membuat mereka saling bertautan. Namun hingga saat ini Partai Gerindra belum memutuskan siapa yang akan diusung. Selain Ikhwan Ritonga, figur kader Partai Gerindra untuk Calon Walikota Medan terdapat Aulia Rahman. Aulia Rahman merupakan anggota DPRD Kota Medan dari Dapil II Medan Utara (Medan Labuhan, Medan Deli, Medan Marelan dan Medan Belawan)
Selanjutnya ialah, Bobby Afif Nasution. Berlatar belakang pengusaha muda, dan memiliki figur perwakilan millennial Anak Medan. Bobby bukanlah kader partai tertentu–pantang menyerah ia terus menerus menjalin silaturahmi ke berbagai partai politik, organisasi masyarakat dan kepemudaan.

Terakhir ialah Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Akhyar Nasution digadang-gadangkan maju sebagai Calon Walikota Medan. Di media sosial, Akhyar terlihat populer terdapat laman Facebook, Akhyar didapuk sebagai Plt yang perhatian kepada pembangunan fisik dan pembangunan (sosial) keumatan. Dicontohkan netizen, Akhyar sangat perhatian kepada salah satu ormas islam (Kota Medan) terbesar di Indonesia.

Sebagai kader PDI – Perjuangan mudah mudahan beliau didukung seratus persen oleh partainya sebagai Calon Wali Kota Medan 2020. rewind story bahwa pimpinan pusat punya keputusan mutlak terhadap siapakah calon kepada daerah tertentu yang akan mendapat mandat untuk berkompetisi.

Penutup
Seandainya saja Dzulmi Eldin tak bermasalah dengan hukum, tentu nama-nama di atas tak mampu mengalahkan kepopuleran beliau. Ikhwan Ritonga, Bobby Afif Nasution, Aulia Rachman dan Akhyar Nasution harus lebih banyak mengeluarkan tenaga yang terutama hanya untuk menyaingi kepopuleran Dzulmi Eldin menjelangPilkada. Adakah alasan yang membuat partisipasi politik masyarakat Kota Medan begitu rendah ketika Pilkada Kota Medan 2015-2020. Eldin digambarkan pada masa itu sudah pasti menang dan untuk apa dilawan kembali. Eldin menjadi populer berkat merangkul di segala lapisan masyarakat. (*)

Tags: pilkada medan 2020
Previous Post

Deklarasi Bangka Belitung

Next Post

Haedar Nashir: Darul Ahdi Wa Syahadah adalah Bentuk Ijtihad politik Muhammadiyah

Related Posts

Refleksi Sarang Laba-laba dalam al~Qur’an

Refleksi Sarang Laba-laba dalam al~Qur’an

14 Januari 2021
58
Transparansi Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH RI

Transparansi Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH RI

14 Januari 2021
14
Kompleksitas Jalinan Antara Muhammadiyah dan Kekuasaan

Kompleksitas Jalinan Antara Muhammadiyah dan Kekuasaan

12 Januari 2021
31
Penataan Politik Indonesia

Penataan Politik Indonesia

8 Januari 2021
52
Menakar UU Ciptaker Bab X dan PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI 

Menakar UU Ciptaker Bab X dan PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI 

7 Januari 2021
56
Perebutan Kekuasaan

Perebutan Kekuasaan

1 Januari 2021
36
Next Post
Haedar Nashir: Darul Ahdi Wa Syahadah adalah Bentuk Ijtihad politik Muhammadiyah

Haedar Nashir: Darul Ahdi Wa Syahadah adalah Bentuk Ijtihad politik Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOROTAN

  • Mendengarkan Tukang Bongak
    Mendengarkan Tukang Bongak
  • Muhammad Sabri Fiin, Sosok Kader Otentik yang Pantas Memimpin PAN Deli Serdang
    Muhammad Sabri Fiin, Sosok Kader Otentik yang Pantas Memimpin PAN Deli Serdang
  • Berhentikan Ketua KPU Arif Budiman, Pemuda Muhammadiyah Sebut DKPP Gagal Paham
    Berhentikan Ketua KPU Arif Budiman, Pemuda Muhammadiyah Sebut DKPP Gagal Paham
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail
    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail
  • Gantikan Akhyar, Sekda Jadi Orang Pertama yang Divaksin di Medan
    Gantikan Akhyar, Sekda Jadi Orang Pertama yang Divaksin di Medan

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • SAJIAN
  • Kejadian
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEDSOS
    • PENGUMUMAN
  • Gagasan
    • OPINI
    • ESAI
    • RESENSI
  • Gerakan
    • MUHAMMADIYAH
      • PTM/A
      • AUM
      • LAZISMU
      • MDMC
      • MCCC
      • MUKTAMAR
    • ‘AISYIYAH
    • ORTOM
      • PM
      • NA
      • IMM
      • IPM
      • HW
      • TS
  • Kajian
    • KEISLAMAN
    • KEBANGSAAN
    • KEMUHAMMADIYAHAN
    • SAINS
    • KESEHATAN
  • Teladan
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • Jambangan
    • PUISI
    • CERPEN
  • Renungan
    • SYAHDAN
    • KUTIPAN
  • Tulisan
    • PEDOMAN
    • ULASAN
    • PERCIKAN
    • TILIKAN
  • RINGAN
    • KIAT
    • CELOTEHAN

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In