No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Daerah

Perseteruan Gubsu dan Bupati Tapteng Bukti Lemahnya Tata Kelola Pemerintahan

by Mujaddid
7 Mei 2020
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
0
0
Suheri Harahap.

Suheri Harahap.

0
SHARES
356
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Medan || Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin oleh Bapak Edy Rahmayadi harus mampu mewujudkan fungsi tata kelola pemerintahan yang terkoordinasi dan terintegrasi serta mendorong kerjasama antarlembaga, propinsi dan kabupaten/kota dengan cara colaborative governance yang ditujukan untuk mempercepat tercapainya tujuan pembangunan di Sumatera Utara.

Demikian buah pikiran yang disampaikan Dosen FIS UIN SU dan UMSU Suheri Harahap MSi menyikapi perseteruan antara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani yang beberapa hari terakhir begitu menghebohkan publik.

Suheri mengatakan, perseteruan yang tidak produktif itu harus segera diberhentikan.  Keduanya (Eri dan Bakhtiar-red) harus menghindari pernyataan yang melahirkan polemik apalagi dianggap sebagai bentuk hegemoni kekuasaan dan bersifat prematur, tendensius, sensasional dan sentimen.

“Kalaupun tidak bisa dihindari, berdebatlah dengan menggunakan data objektif dan ilmiah hasil temuan di lapangan,” ujarnya kepada TAJDID.ID di Medan, Jum’at (20/12/2019).

Baca berita terkait: Konflik Edy-Bakhtiar Jenisnya Bukan Permusuhan

Seperti diketahui, perseteruan ini berawal dari  pernyataan Edy Rahmayadi beberapa hari yang lalu.

“Waktu saya mau jagi gubernur, saya dibawa oleh relawan ke Tapanuli Tengah, begitu saya masuk kesana, orang miskin semua disana, nggak jadi saya kampanye. Akhirnya saya sekarang mau balik ke Tapanuli Tengah, eh bupatinya begitu, tak cocok jadi bupati, gimana tak miskin rakyatnya, tak ada sayangnya sama rakyat,” ujar Edy  . di Aula Raja Inal Siregar Jlm Diponegoro Medan. ” (17/12/2019).

Apa yang disampaikan Edy sangat berdampak secara politis bagi Bupati Tapteng Bapak Bakhtiar Sibarani,  sehingga ia langsung merespon di media, bahkan menantang untuk dibuat survei independen dan menyebut pernyataan Gubernur sebagai sentimen pribadi.

Kemudian plemik terus lanjut. Dan pada hari ini dalam berita Harian Waspada (20/12/2019) Gubsu menyebut Bupati Tapteng ‘durhaka’ karena melawan.

Suheri melihat polemik yang dipertontonkan Edy dan Bakhtiar  sebagai  prilaku pemimpin yang masing-masing mempertahan ego dan karakter yang saling membenarkan, bahkan tidak memberi edukasi kepemimpinan daerah yang sehat.

“Rakyat bisa bingung, apalagi kasusnya temuan terhadap orang miskin di Tapteng. Apa sebenarnya motif gubernur menyampaikan contoh kasus ini ke publik? Kenapa harus di Tapteng, dan peristiwanya sudah lama terjadi? Ini menjadi pertanyaan publik sehingga dugaan yang berkembang adalah imbas Pilgubsu 2019 atas perbedaan dukungan dengan Bupati Tapteng,” kata Suheri.

Menurut Suheri, polemik yang tidak produktif ini tentu akan mengganggu koordinasi dan komunikasi dalam birokrasi pemerintahan. Kemudian

Baca berita terkait: Perseteruan Edy-Bakhtiar, Pemuda Muhammadiyah: Kondusifitas Sumut Harus Lebih Utama

Lebih lanjut ia menilai, Gubsu terlalu dini menyebut adanya orang miskin di suatu kabupaten. karena bisa berimplikasi menimbulkan kesan bupatinya tidak. Suheri mempertanyakan, adakah cara penilaian seperti ini lazim digunakan dalam pemerintahan. Begitu juga dengan Bupati Tapteng juga terlalu reaksioner menanggap pernyataan tersebut dan balas membuat  penilaian kepada Gubsu, apa yang sudah dilakukan selama ini.

“Ini lucu, mengapa keduanya  masing-masing menilai. Padahal dalam Trias Politika yang kita anut ada prinsip  separation of power, yakni pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif .  Artinya ada yang menjalankan dan ada yang mengawasi kekuasaan dengan menggunakan mekanisme check and balances serta melibatkan masyarakat juga,” jelasnya.

Menurut Suheri, dalam konteks inilah perlunya seorang pemimpin menggunakan administrasi pemerintahan dalam mengelola data dan temuan lapangan.

Apakan kemiskinan menjadi agenda prioritas Gubernur Sumut ? Lalu bagaimana dengan kebijakan yang dibuat dalam RPJM, RPJP, sehingga dapat terimplementasi dalam anggaran APBD Sumut? Itulah sederet pertanyaan yang menurut Suheri harus diperjelas duduk perkaranya.

“Bagaimanapun kemiskinan di Sumut harus secara bersama-sama baik pusat propinsi dan kabupaten/kota menanggulanginya secara kebijakan (policy),” tegas Suheri.

Suheri menilai persoalan antara Gubernur dan Bupati Tapteng adalah persoalan persaingan politik, bukan jabatan. Jadi, katanya, kasihan orang miskin dijadikan pintu masuk untuk diperdebatkan tanpa melalui kajian akademis dan survei kondisi kemiskinan di Sumut.

“Sangat disangkan. Bukan untuk disesalkan secara kebijakan, malah saling bertahan dengan argumentasi politis tanpa gebrakan yang paripurna untuk rakyat terbebas dari kemiskinan. Karena itu, kita menunggu cara-cara gubernur dan bupati untuk adu ide dan gagasan untuk mengurangi kemiskinan,” kata Suheri.

Kemudian, Suheri juga meminta masyarakat dan media tidak memperpanjang isu yang tidak produktif tersebut. Seharusnya masyarakat dan media membantu mengungkap strategi apa yang dilakukan mereka (Edy dan Bakhtiar) dalam memajukan daerah.

“Cara gaduh sudah tidak zamannya lagi, tarikan politik senantiasi menjadi isu dalam kebijakan. Semoga Pak Gubernur dan Pak Bupati bisa ngopi bareng menjaga kondusifitas untuk hadirnya investasi di daerah agar lapangan kerja terbuka buat rakyat,” tutup Suheri. (*)


Liputan: M. Risfan Sihaloho

Tags: Edy Rahmayadi vs Bahtiar SabaraniEdy Rahmayadi Vs Bakhtiar Ahmad Sabarani

Related Posts

Daerah

Konflik Edy-Bakhtiar Jenisnya Bukan Permusuhan

7 Mei 2020
242
Perseteruan Edy-Bakhtiar, Pemuda Muhammadiyah: Kondusifitas Sumut Harus Lebih Utama
Daerah

Perseteruan Edy-Bakhtiar, Pemuda Muhammadiyah: Kondusifitas Sumut Harus Lebih Utama

7 Mei 2020
462
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0

Persyarikatan

Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Jadi Agenda Utama
Kebangsaan

Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Jadi Agenda Utama

Akademisi UMJT Madiun Kritik Pelecehan Ayat Suci dalam The Sounds Project, Tekankan Pentingnya Etika
Muhammadiyah

Akademisi UMJT Madiun Kritik Pelecehan Ayat Suci dalam The Sounds Project, Tekankan Pentingnya Etika

Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan
Daerah

Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan
Jufri Daily

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan

Langkah Progresif Kampus Berkemajuan: UMSU Siap Dirikan Klub Sepak Bola Profesional ‘UMSU 1957 FC’
Muhammadiyah

Langkah Progresif Kampus Berkemajuan: UMSU Siap Dirikan Klub Sepak Bola Profesional ‘UMSU 1957 FC’

Rektor UMSU Cetak Gol di Final, Rektorat FC Segel Juara Piala Rektor 2026
Daerah

Rektor UMSU Cetak Gol di Final, Rektorat FC Segel Juara Piala Rektor 2026

Opini

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Soekarno-Hatta dan Wajah Kepemimpinan Indonesia
Jufri Daily

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Soekarno-Hatta dan Wajah Kepemimpinan Indonesia

81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?
Nasional

81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan
Jufri Daily

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan

Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence
Nasional

Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence

Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
Jufri Daily

Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan

Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara
Daerah

Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara

Follow TAJDID.ID on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.