No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Pilgubsu 2024, PDIP~PKS Jajaki Koalisi dengan Nama “RASA”, Bagaimana dengan Edy Rahmayadi?

27 Maret 2024
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Medan || Dinamika politik jelang Pilkada Sumut 2024 makin menggeliat. Salah satu rumor politik teranyar tentang PDI Perjuangan yang sudah membuka peluang berduet dengan PKS.

Kabar yang beredar kedua partai tersebut sedang menjajaki rencana koalisi dengan nama “RASA” yang oleh banyak pihak disebut-sebut akronim dar Rapidin dan Salman Alfirisi. Pada hal sebelumnya santer terdengar PDIP sudah membuka peluang ke Edy Rahmayadi untuk diusung pada Pilgubsu 2024.

Menaggapi hal tersebut, pengamat politik Shohibul Anshor Siregar, menjelaskan, jika memang belakangan ini PDIP telah semakin menjauh dari Edy Rahmayadi untuk kemudian menawarkan koalisi dengan PKS menghadapi Pilgubsu 2024, maka ada beberapa catatan.

“Pertama, elit (lokal dan Jakarta) serta pendukung grassroot partai mana nanti yang akan paling resisten untuk koalisi ini dan bagaimana akibatnya terhadap obsesi untuk berkuasa di Sumut?,” ujar dosen FISIP UMSU ini, Rabu (27/3/2024).

Kedua, menurut Shohibul, konstituen kedua partai tak mudah diarahkan oleh apa yang mereka sebut sebagai RASA, yang mereka bangun menjadi magic words.

“Baik untuk internal kedua partai maupun di luarnya, RASA itu adalah pilihan magic word yang rentan atau bisa dengan mudah diasosiasikan kepada terminologi lain yang berusia lama di Indonesia, yaitu SARA,” kata Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PW Muhammadiyah Sumut ini.

“Kira-kira jika keduanya dibolakbalik orang untuk memaknai pasangan ini, apakah hasilnya akan lebih bagus atau sebaliknya?,” imbuhnya.

BACA JUGA

Mitha Tanjung Pimpin DPD AMPHURI Sumatera Utara 2024-2028

Semarak Milad Muhammadiyah ke-112, Fun Walk dan Epic Run Warnai Perayaan Seribu Gemilang Kota Blitar

KOKAM Kabupaten Tegal Harus Menjaga Spirit 5 K dan 5 AT

Hadirkan Anggota KPU RI Idham Holik, UMSU Gelar Kuliah Umum “Peran Perguruan Tinggi Sukseskan Pemilu 2024”

FKIP Uhamka Gelar “Welcome Ceremony Sea-Teacher Batch IX Porogram”

Wabup Sidrap Optimis Kemah Tahfidz Muhammadiyah~Aisyiyah Berjalan Sukses

Baca juga:

  • Pilkada Medan 2024, Pengamat: Potensi Skenario Cawe-cawe Jokowi Masih Kuat
  • Isu “Pembegalan” terhadap Musa Rajekshah Mencuat, Ini Respon Kader PAN Sumut

Ketiga, lanjut Shohibul, dari jumlah perolehan kursi di Sumut, PDIP di bawah kepemimpinan Rapidin Simbolon memang mengalami sedikit advantage meski kehilangan beberapa bintang lapangan yang selama ini bermain di Senayan. Tetapi pilpres malah jauh ketinggalan meski ini sebuah kenyataan nasional yang bukan khas Sumut.

“Pertanyaannya, apakah fenomena hasil pemilu 2024 (pileg dan pilpres) secara kombinatif menjadi faktor advantage atau disadvabtage bagi naksud Rapidin Simbolon ber RASA ria dengan Salman Alfarisi?,” kata Shohibul.

“Salman Alfarisi adalah Calon Wakil Walikota dlm Pilkada Kota Medan 2024. Saya tak tahu bagaimana penilaian elit kedua partai ini di Jakarta, sama halnya Rapidin Simbolon yang saya ingat sebelum ini adalah petahana yang kalah dalam pilkada Samosir,” tambahnya.

Keempat, perlu juga dipertimbangkan pada PKS dan PDIP kini terdapat tokoh mumpuni lainnya yang tentu akan terus dievaluasi oleh pimpinan masing-masing. Di antaranya ada yang kapasitasnya mungkin cocok diajukan sebagai calon wakil untuk Pilgubsu 2024.

“Tentu saja PDIP punya obsesi. Meski dulu pernah memiliki kader yang menjadi gubernur, namun belum pernah memenangi pilkada kecuali di ranah legislatif yakni Rizal Nurdin. Karena kecelakaan penerbangan Medan-Jakarta yang menewaskan beberapa tokoh Sumut termasuk Rizal Nurdin, maka Rudolf M kader PDIP yang menjadi Wakil dipromosikan menjadi Gubernur,” tuturnya.

Kelimat, Shohibul menyebut pengalaman PKS berbeda. Gatot digandeng Syamsul Arifin Silaban Sahabat Semua Suku dan menang. Ketika Sumut diterpa prahara dan Gubernur berhalangan tetsp karena slasan hukum, kader PKS menjadi Gubernur. Pilkada berikutnya dimenangkan Gatot.

“Saya kira baik PDIP maupun PKS tak pernah alergi dengan figur mantan militer. Karena itu Jakarta saya kira tidak atau belum pernah menutup pintu buat Edy Rahmayadi,” pungkasnya. (*)

Tags: Edy RahmayadiPDIPPilgubsu 2024PKSRapidin SimbolonRASASalman Alfirisishohibul anshor siregar
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas
Daerah

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas

by Mujaddid
28 Juli 2026
27
Shohibul: Presiden Sebaiknya Rombak Struktur Anggaran
Nasional

Sosiolog Soroti Universitas Republik Indonesia: “Institusi Pendidikan atau Reproduksi Elit Kekuasaan?”

by Mujaddid
24 Juli 2026
31
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

by Mujaddid
19 Juli 2026
37
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

by Mujaddid
3 Agustus 2026
27
Penyiksaan oleh Aparat TNI-Polri di Sumut Ancam Demokrasi dan Hak Asasi Warga
Internasional

Kesaksian Akademisi: AI Menipu Saya, Jangan Percaya Buta!

by Mujaddid
14 Juni 2026
71
Akademisi ini Paparkan Peta Pilpres 2024 di Sumatera Utara
Nasional

Rupiah Sekarat Bertengkar dengan Siapa? Ini Jawaban Menohok Akademisi

by Mujaddid
12 Juni 2026
91
Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman
Nasional

Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman

by Mujaddid
9 Juni 2026
58
Cegah Kriminalitas, Shohibul: Muhammadiyah Perlu Tentukan Prioritas Orientasi Dakwahnya
Daerah

LHKP Muhammadiyah Sumut Desak Pemerintah Hentikan Personifikasi Kurban APBN

by Mujaddid
28 Mei 2026
158
Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!
Nasional

Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!

by Mujaddid
9 Mei 2026
52
Magnet Investor, Tanah yang Menghilang
Daerah

Magnet Investor, Tanah yang Menghilang

by Mujaddid
1 April 2026
45

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.