• About Us
  • http://jnews.io
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Haedar Nashir Minta Pemimpin Negeri ini Miliki Moralitas dan Integritas

by Mujaddid
2020/07/15
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di Facebook
Bagikan di Twitter
Bagikan di Whatsapp

TAJDID.ID || Ketua Umum Pimpinan PusatMuhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, Muhammadiyah telah mengambil peran dalam problema covid-19. Muhammadiyah telah berusaha melakukan ijtihad keagamaan supaya solutif atas segala persoalan.

Kendati demikian, menurut Haedar langkah strategis yang ditempuh oleh Muhammadiyah tidak mudah. Mengingat dikalangan internal umat Islam sendiri, ditinjau dari aspek sosiologisnya, cara beragama mereka juga beragam.

Menurutnya, dari cara pandang umat Islam terhadap konteks atau realitas yang dihadapi, mereka bisa dikelompokan menjadi qodariyah, jabariyah, dan puritan. Sebagai firqah Islam, corak berfikir kelompok-kelompok tersebut masih banyak dianut oleh sebagian kalangan umat Islam dalam memandang realitas sosialnya.

RELATED STORIES

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

8 Agustus 2026
143
SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

4 Agustus 2026
122

Banyaknya panorama corak pandang keagamaan di kalangan umat Islam menyebabkan penyelesaian atas persoalan tidak mudah. Haedar mencontohkan, ketika Muhammadiyah berijtihad untuk menutup masjid sebagai usaha mencegah dan memotong penyebaran virus covid-19, banyak mendapat pertentangan.

“Untuk yang salat tarawih saja bahkan ada yang melompat pagar, baik yang bapak-bapak maupun ibu-ibu. Jadi kita susah membayangkan sebenarnya apa yang terjadi dengan umat kita,” tutur Haedar dalam acara Webinar Nasional dalam Rangka Dies Nataliske 55Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) padaRabu(15/7).

Dalam persoalan wabah penyakit, Muhammadiyah berperan lebih progresif. Hal ini dikarenakan Muhammadiyah memiliki sumber daya yang bisa dihadirkan untuk solusi permasalahan tersebut. Pengalaman tersebut terekam jelas dalam memori kerja Muhammadiyah, melalui sumber daya resourcebidang kesehatan yang diterjunkan secara langsung untuk menangani masalah tersebut.

“Persoalan pandemi bukan sederhana, tapi menyangkut kemanusiaan, menyangkut nyawa. Satu nyawa sama dengan seluruh nyawa umat manusia. Sehingga kami mencari solusi, karena agama itu adalah sebagai solusi,” tambahnya.

Usaha memahami agama melalui kacamata Muhammadiyah dilakukan melalui perspektif bayani, burhani, dan irfani. Perspektif holistik ini menjadikan ijtihad yang dilakukan oleh Muhammadiyah bukan hanya memerhatikan sisi keTuhanan saja, melainkan segala sesuatu yang diputuskan oleh Muhammadiyah juga memiliki sisi kemanusiaan, lingkungan secara menyeluruh.

Haedar menegaskan, jangan sampai lagi ada anggapan atau pembiaran terhadap korban meninggal akibat covid-19 dan lebih mengutamakan sektor lain untuk tetap hidup. Ia menyebut cara pandang seperti ini sebagai perspektif yang sadis. Pikiran pragmatis seperti ini harus dihalau dari kehidupan sosial dan kebangsaan Indonesia.

Terakhir, Haedar meminta kepada pemimpin negeri ini untuk memiliki moralitas dan integritas, mereka harus bisa mengutamakan yang terpenting dari yang penting.

Ia juga menyinggung sikap arogan yang dimiliki para elit, di mana salah satunya adalah arogansi terkait pembahasan RUU di saat masyarakat dibelit segala macam persoalan terlebih di masa pendemi seperti sekarang ini.

“Pandemi ini serius, dan negara-negara besar begitu seriusnya. Kok kita masih berani bertaruh kebijakan soal seperti ini yang menyangkut nyawa rakyat,” tegasnya.

“Bahwa moralitas kekuasaan itu juga berkaitan dengan teologis. Jadi siapapun yang diberi amanat oleh rakyat itu ada pertanggungjawaban ilahiyah. Bahwa di atas langit ada langit, bahwa di atas keputusan-keputusan politik ada ruhani kebangsaan yang perlu kita jaga. Jangan sampai kita mengundang marah Tuhan, karena tidak membela derita rakyat,” pungkasnya.(*)


Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags: Berita MuhammadiyahCOVID-19Haedar NashirMuhammadiyah

About Us

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Recent Stories

  • Perkuat Ekosistem Digital Kampus, Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi Meutya Hafid
  • Jadi Kontingen Terbesar di ASEAN, UMSU Utus 47 Mahasiswa Kuliah dan Studi Pengalaman di Malaysia

Categories

  • 'Aisyiyah
  • Advertorial
  • AUM
  • Beauty
  • Catatan Hukum
  • Celebrity
  • Celotehan
  • Cerpen
  • Culture
  • Daerah
  • Editorial
  • Entertainment
  • Esai
  • Fashion
  • Foto
  • Health
  • Hizbul Wathan
  • IMM
  • Internasional
  • IPM
  • Islam
  • Jepretan
  • Jufri Daily
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Kemuhammadiyahan
  • Kesehatan
  • Kiat
  • KOKAM
  • Kutipan
  • LabMu
  • LazisMu
  • Living
  • M. Risfan Sihaloho
  • MahasiswaMu Menulis
  • MCCC
  • MDMC
  • Medsos
  • Muhammadiyah
  • Muktamar
  • Muktamar 49
  • Muswil13
  • Nasional
  • Nasyiatul 'Aisyiyah
  • Nukilan
  • Olah Raga
  • Opini
  • Ortom
  • Pedoman
  • Pemilu
  • Pemko Binjai
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Pengumuman
  • Percikan
  • Pilkada
  • Prestasi
  • PTM/A
  • Puisi
  • Resensi
  • Sains
  • Sejarah
  • Semarak Muktamar
  • Sosok
  • Syahdan
  • TAJDID Channel
  • Tapak Suci
  • Teknologi
  • Tilikan
  • Tokoh Dunia
  • Tokoh Nasional
  • Travel
  • Ulasan
  • Uncategorized
  • Utasan
  • Video
  • Wawasan

Follow Us

Facebook
Twitter
Instagram
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan