Rabu, Juli 22, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Sosok Ahmad Dahlan di Mata Hendrik Kremer

Mujaddid by Mujaddid
2020/01/16
in Muhammadiyah
Reading Time: 2 mins read
0
Sosok Ahmad Dahlan di Mata Hendrik Kremer

Hendrik Kremer.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID || Kepiawaian, kecerdasan dan langkah strategis yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan untuk memberdayakan, mencerdaskan dan menguatkan umat Islam Indonesia yang saat itu masih di bawah tekanan kolonialisme Barat mendapat apresiasi dari pakar Perbandingan Agama Universitas Leiden, Belanda.

Ia adalah Hendrik Kremer, sarjana yang memiliki kepakaran khusus di bidang Bahasa Arab, Agama Timur (khususnya Islam), dan sejarah agama-agama.

Sosok yang memegang peranan penting sebagai ketua Perbandingan Agama di Universitas Leiden mulai dari tahun 1937 sampai 1947.

Meskipuun dikenal sebagai sosok teolog missionaris yang cerdik dalam menjelankan tugasnya, namun Kremer dalam catatannya di “A Survey Of The Nedherlands Indies, The Muslim World,” mengakui dan menjelaskan secara gamblang peran dan Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah untuk umat Islam dan rakyat Indonesia.

Menurutnya, Muhammadiyah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta tahun 1912, merupakan organisasi Pembaharuan Islam yang terstruktur dan rapi.

Pendirinya, seorang yang bertabiat luhur dan pemberani. Pemikirannya sangat luas dan memulai gerakkan ini terutama untuk menjawab tantangan agama lain.

Menyadari posisi demikian, KH Ahmad Dahlan menyakini bahwa, tugas utama hidupnya adalah untuk menunjukkan bahwa agama Islam juga bisa memberikan dorongan yang sama untuk kemajuan dan memberikan layanan tanpa pamrih kepada umat yang masa itu sedang ditekan oleh kebijakan dan diperlemah oleh keadaan pendidikan, kesehatan mereka.

Muhammadiyah semakin meneguhkan posisinya, gerakkannya terus meningkat, kekuatannya dan semakin signifikan sejak 1912. Organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ini mulai mendirikan sekolah, rumah sakit, dan pati asuhan. Bidang- bidang sosial kemasyrakatan lain tidak lupa digarapnya.

Persyarikatan ini juga menghimpun cendikiawan muslim dan mayoritas kelompok pedagang yang bergairah dalam menyemarakkan agama Islam, melalui ceramah,menerbitkan bacaan, menghimpun dana zakat, melakukan penolong umum, dan lain sebagainya.

Kremer juga mengakui, Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang terstruktur dan sistematis. Gerakkan ini mempunyai banyak cabang yang tersebar di Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan daerah-daerah tertentu di Kalimantan.

Muhammadiyah juga mempunyai departemen khusus untuk perempuan dan pemuda.

Kini, capaian yang telah digapai oleh Muhammadiyah tentu berbeda dengan yang telah dicatat oleh Profesor Sejarah Universitas Leiden kala itu. Pondasi awal yang diletakkan oleh Ahmad Dahlan berhasil membawa Muhammadiyah tetap eksis sampai memasuki abad keduanya.

Gerakkan Islam yang kini telah memiliki ribuan amal usaha, dan memiliki struktur jaringan mulai dari Pimpinan Pusat (PP) sampai dengan Pimpinan Ranting (PR) ke desa-desa seluruh Indonesia, juga telah melebarkan jaringannya secara internasional dengan adanya Pimpinan Cabang dan Ranting Istimewa di negara lain. (*)


Sumber: Buku Riset dan Kajian Seabad Muhammadiyah

Artikel ini diambil dari laman muhammadiyah.or.id

Tags: Hendrik KremerKH Ahmad Dahlan
Previous Post

Suheri Harahap, Tokoh Muda Potensial yang Layak Diusung Jadi Calon Bupati Tapanuli Selatan

Next Post

Pentingnya Waktu dalam Kehidupan Muslim

Related Posts

Rektor UMSU Panen Melon Hydroponik Fakultas Pertanian: Dorong Pengembangan Greenhouse sebagai Inovasi Pertanian Modern

Rektor UMSU Panen Melon Hydroponik Fakultas Pertanian: Dorong Pengembangan Greenhouse sebagai Inovasi Pertanian Modern

22 Juli 2026
102
FH UMSU bersama Posbakum Aisyiyah Sumut Edukasi Masyarakat Cegah Kejahatan “Rayap Besi” melalui Literasi Hukum dan Teknologi Laporan-150

FH UMSU bersama Posbakum Aisyiyah Sumut Edukasi Masyarakat Cegah Kejahatan “Rayap Besi” melalui Literasi Hukum dan Teknologi Laporan-150

22 Juli 2026
112
Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

21 Juli 2026
119
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
126
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
110
Milad IMM ke-62 se-UMSU, DPP Ajak Kader Sukseskan Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027

Milad IMM ke-62 se-UMSU, DPP Ajak Kader Sukseskan Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027

20 Juli 2026
106
Next Post
Pentingnya Waktu dalam Kehidupan Muslim

Pentingnya Waktu dalam Kehidupan Muslim

Pilkada Medan, Pembentukan Poros Baru Positif Antisipasi Ancaman Degradasi Demokrasi

Pilkada Medan, Pembentukan Poros Baru Positif Antisipasi Ancaman Degradasi Demokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20086 shares
    Share 8034 Tweet 5022
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6313 shares
    Share 2525 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6100 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua
AUM

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

21 Juli 2026
119
Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara
Nasional

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

20 Juli 2026
110
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 
'Aisyiyah

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
126
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia
Daerah

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
110
Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda
Jufri Daily

Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

19 Juli 2026
172
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

19 Juli 2026
129

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan