TAJDID.ID-Medan || Aksi bela Muslim Uyghur mulai menggelinding di banyak tempat. Hari ini di Medan, Jum’at (20/12/2019) berlangsung dua aksi bela Muslim Uighur yang berbeda.
Aksi pertama sebelum salat Jum’at berlangsung di seputaran Masjid Raya Al-Mahsun. Aksi ini dipimpin Indra Suheri dari Forum Umat Islam (FUI).
Dalam orasinya ia menyampaikan kecaman atas perlakukan dzolim pemerintah China kepada muslim Uyghur di Xinjiang.
Kemudian aksi kedua ba’da Jum’at berlangsung di halaman Masjid Amal Silaturrahim Kawasan pecinan Sukaramai, Medan. Aksi ini digelar oleh Aliansi Muslim Peduli Uyghur (AMPUH) yang dipimpin oleh Khairi Amri dan menampilkan anak-anak milenial dari komunitas pemuda pejuang tauhid
Dalam aksi tersebut, ustad Ibnu Hajar menyampaikan kekecewaanya atas penindasan kaum muslimin di banyak tempat, mulai dari Palestina, Suriah Myanmar Kashmir dan di Xinjian China.
Kemudian salah seorang peserta aksi, Ali dalam orasinya menegaskan lemahnya umat islam diberbagai belahan dunia karena umat Islam tidak bersatu.
Ali berharap kasus biadab di Xinjiang harus jadi pengalaman berharga agar Islam bersatu.
Awalnya kedua aksi ini akan melakukan longmarch ke konsulat jendral China di Medan. Namun karena tidak izin dari kepolisian aksi hanya berlangsung di seputaran dua masjid itu. (*)
Liputan: Syaful Hadi
Mdh2an Allah SWT sll mberikan Petunjuk Kkuatan kesabaran serta Kemudahan dlm upaya mewujudkan perilaku manusia yg berakhlaqul Karimah menuju RAHMATAN LIL ALAMIN.
Aamiin YRA
Mari suarakan jihad bela muslim
pantang mundur untuk menumpas kejahatan dan kezaliman.