No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Pengamanan dan Pelestarian Aset Intelektual Muhammadiyah Perlu Digalakkan

22 Agustus 2019
in Muhammadiyah
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Siti Ruhaini Dzuhayatin (foto: muhammadiyah.or.id)

Siti Ruhaini Dzuhayatin (foto: muhammadiyah.or.id)

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Yogyakarta || Staf Khusus Presiden tentang Isu Keagamaan Internasional, Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, bahwa selain memiliki  aset berbentuk fisik yang melimpah, sesungguhnya Muhammadiyah juga memiliki aset lain,  yakni kekayaan intelektual yang sangat berharga dan luar biasa hasil dari pemikiran mendalam oleh pendirinya, KH Ahmad Dahlan.

Menurutnya, kalau aset fisik  sudah disadari dan diakui oleh semua pihak, baik dari kalangan internal maupun eksternal Muhammadiyah. Namun yang sering luput dari inventarisir kekayaan Muhammadiyah adalah aset intelektual yang dimiliki oleh cendikianya.

“Pengamanan dan pelestarian aset intelektual yang dimiliki oleh Muhammadiyah harus terus digalakan, karena selain sebagai aset juga sebagai alat atau tameng untuk menahan dari serbuan paham-paham yang berseberangan dengan paham Muhammadiyah,” ujarnya di Madrasah Muallimin Yogyakarta,  Rabu (21/8)

Lebih lanjut ia menjelaskan, hasil dari produk pemikiran yang diwariskan oleh KH Ahmad Dahlan salah satunya adalah pembahasan mengenai gender. Di masa awal pembentukan Muhammadiyah, dominasi kaum laki-laki atas perempuan masih sangat kental. Budaya patriaki yang ada masa itu menjadikan perempuan sebagai manusia kelas dua, serta marak terjadi penindasan atas kaum perempuan. Hal tersebut terjadi lantaran lemah dan rendahnya pendidikan yang diterima oleh kaum perempuan.

BACA JUGA

Urgensi Solidaritas Lintas Iman dalam Pembangunan Rendah Karbon di Maluku

MPM PWM Sumut Rancang Pembangunan Rumah Damping

Puncak Milad ke-52 FISIP UMSU Diisi Orasi Ilmiah Doktor Baru dan Pemberian Penghargaan kepada Mahasiswa Petugas KPPS dan PTPS Pemilu 2024

MDMC Sumut Evakuasi Pasien Korban Bencana Banjir Langkat ke Rumah Sakit

LPCRPM PWM Sumut Lakukan Pendampingan “SICARA” kepada PCR Muhammadiyah Simalungun

MBS Tuban Rihlah ke Masjid Namira Lamongan

Namun, katanya,  budaya tersebut secara pelan namun pasti berhasil dikikis oleh KH Ahmad Dahlan. Dahlan menyakini antara laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan sama. Pemahaman tersebut menginisiasi Ahmad Dahlan untuk mendirikan Madrasah Mu’allimat, sebagai wadah pendidikan khusus perempuan pertama yang dimiliki oleh organisasi Islam di Indonesia.

Karena gagasan-gagasannya yang masih sulit diterima pada masa itu, Ahmad Dahlan kemudian banyak menerima hujatan bahkan cercaan dari masyarakat di sekitarnya. Dicap sebagai Kiai kafir, bahkan juga pernah dituduh sebagai antek penjajah.

“Meski demikian, hujatan yang diterimanya dibalas dengan kelembutan. Prinsip welas asih ini yang menjadi suatu yang langkah untuk ditemukan saat ini,” sebut perempuan yang aktif di Pimpinan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah ini.

Akhir-akhir ini, lanjutnya, Islam sering ditampakkan sebagai agama yang marah-marah, susah menerima perbedaan, serta dianggap sebagai ajaran yang menimbulkan permusuhan. Padahal ajaran tersebut sangat jauh bertentangan dengan nilai dan substansi agama Islam.

“Maka, sebagai penerus estafet perjuangan KH Ahmad Dahlan, kader-kader Muhammadiyah sudah seyogyanya meniru dan menerapkan prinsip yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan,” katanya.

Selain itu, sebagai kader Persyarikatan Muhammadiyah harus mampu menjadi oase di tengah keringnya moral di lingkungan sosial. Serta selalu memberi kebaikan di manapun berada, itu lah fungsi Islam sebagai rahmatan lil alamiin.

“Sehingga tidak terjadi pemisahan (sekularisasi) antara agama dengan praktik kehidupan sosial, karena agama dan kehidupan sosial berada dalam satu tarikan nafas,” tegasnya.

Dengan demikian, katanya,  bukan lagi menyoal sekularisasi sebagai solusi atas ketidakselarasan antara agama dan praktik kehidupan, melainkan yang harus dipikirkan adalah bagaimana menyatukan kehidupan beragama dan perilaku sosial. (*)


Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags: Aset Intelektual MuhammadiyahMuhammadiyahSiti Ruhaini Dzuhayatin
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

by Mujaddid
12 Oktober 2026
75
Muhammadiyah dan FSPPB Bahas Masa Depan Tata Kelola Migas
Muhammadiyah

Muhammadiyah dan FSPPB Bahas Masa Depan Tata Kelola Migas

by Mujaddid
8 Oktober 2026
56
Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari
AUM

Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari

by Mujaddid
7 Oktober 2026
55
Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah: Merawat Kebersamaan, Menjaga Ruh Islam Berkemajuan
'Aisyiyah

Marhaban Muktamar 49 dan Tantangan Tata Kelola Lingkungan

by Mujaddid
2 Oktober 2026
61
Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang
Daerah

Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang

by Mujaddid
17 September 2026
61
Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
Internasional

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

by Mujaddid
14 September 2026
73
Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

by Mujaddid
7 September 2026
71
Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
Daerah

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

by Mujaddid
5 September 2026
55
Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
83
Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib
Kemuhammadiyahan

Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib

by Mujaddid
24 Agustus 2026
84

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.