TAJDID.ID~Surabaya || SD Muhammadiyah 22 Surabaya sukses menggelar agenda Wisuda Purnawiyata Angkatan ke-60 untuk Tahun Pelajaran 2025-2026 di Gedung Graha Adi pada Rabu (10/6/2026).
Dengan mengusung tema yang penuh semangat, “Melangkah Bersama Meraih Prestasi”, prosesi ini menandai kelulusan resmi bagi 78 siswa-siswi terbaik mereka.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya, Listianah, SEI., M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga atas kelulusan 100 persen yang diraih oleh angkatan ke-60 ini. Ia mengapresiasi kerja keras, ketekunan, dan dedikasi yang ditunjukkan oleh 78 siswa selama enam tahun menempuh pendidikan dasar.
”Hari ini adalah bukti nyata dari komitmen, kerja keras, dan sinergi kita semua. Melepas 78 permata bangsa di Angkatan ke-60 ini bukan hanya tentang mengakhiri satu babak belajar, tetapi tentang membuka gerbang menuju masa depan yang lebih gemilang,” ujarnya.
Menyoroti tema wisuda kali ini, Listianah menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa dalam melahirkan generasi berprestasi. Menurutnya, prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dilalui bersama-sama.
Ia juga berpesan agar nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan dasar-dasar ilmu agama yang telah ditanamkan di SD Muhammadiyah 22 Surabaya dapat terus dijaga dan diaplikasikan di jenjang pendidikan berikutnya.
”Tema ‘Melangkah Bersama Meraih Prestasi’ adalah pengingat bagi anak-anakku sekalian. Di mana pun kalian melanjutkan sekolah nanti, bawalah nama baik almamater. Teruslah melangkah dengan optimis, hargai proses, dan jangan pernah takut untuk bermimpi besar serta meraih prestasi setinggi-tingginya,” imbuhnya.
Tidak lupa, Listianah juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para orang tua/wali murid yang telah memercayakan putra-putrinya untuk dididik di SD Muhammadiyah 22 Surabaya.
“Penyerahan kembali para siswa kepada orang tua menandai simbolis selesainya tugas pengajaran formal di tingkat dasar, namun sekaligus mengawali babak baru pendampingan orang tua di jenjang remaja,” tegasnya.
Wakil Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bidang Pendidikan Karangpilang, Zainul Miftah, S.Pd., M.Pd. hadir menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus peta jalan moral bagi generasi muda Muhammadiyah yang baru lulus.
Zainul Miftah membuka sambutannya dengan memberikan ucapan selamat kepada 78 wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan masa studinya di Tahun Pelajaran 2025-2026 dengan hasil yang membanggakan. Ia pun menekankan bahwa angka 60 menandai sebuah kematangan institusi SD Muhammadiyah 22 Surabaya dalam mencetak kader-kader bangsa.
”Meluluskan Angkatan ke-60 adalah bukti konsistensi dan dedikasi luar biasa dari para pendidik di SD Muhammadiyah 22. Kepada anak-anakku 78 siswa yang diwisuda hari ini, kalian adalah bagian dari sejarah panjang sekolah ini. Jadikan momentum ini sebagai batu loncatan untuk tidak pernah berhenti belajar,” ujarnya.
Mengupas tema wisuda “Melangkah Bersama Meraih Prestasi”, Zainul Miftah mengingatkan bahwa kata “Bersama” mengisyaratkan sebuah kolaborasi yang solid antara sekolah, persyarikatan, dan orang tua. Namun, ia menggarisbawahi bahwa prestasi yang hakiki dalam pandangan Muhammadiyah tidak boleh lepas dari akar karakter dan akhlak mulia.
Ia berpesan agar bekal Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah ditanamkan sejak dini menjadi pembeda dan benteng moral bagi para alumni di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
”Meraih prestasi itu penting, tetapi menjaga karakter Islami, kedisiplinan, ibadah salat, dan rasa hormat kepada orang tua adalah fondasi utama yang akan membuat prestasi kalian berkah dan bermakna bagi masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wakil PCM Karangpilang ini menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ikatan Wali Murid (Ikwam) dan seluruh orang tua yang telah memercayakan pengasuhan intelektual serta spiritual anak-anak mereka kepada lembaga pendidikan Muhammadiyah.
“Saya berharap kemitraan strategis ini terus terjaga demi keberlangsungan dakwah pendidikan Islam di Karangpilang,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, H. Dikky Syadqomullah, M.H.E.S., juga hadir memberikan apresiasi kepada para wisudawan SD Muhammadiyah 22 Surabaya.
Dikky menyampaikan selamat kepada 78 wisudawan dan wisudawati atas pencapaian berharga ini. Ia juga memuji dedikasi para guru dan kepala sekolah yang berhasil mengantarkan angkatan ke-60 ini lulus dengan hasil terbaik.
”Selamat kepada anak-anakku sekalian yang hari ini diwisuda. Angka 60 menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah 22 Surabaya memiliki akar tradisi pendidikan yang kuat dan telah teruji waktu dalam mencetak generasi-generasi hebat di Kota Surabaya,” ungkapnya.
Menyelaraskan dengan tema wisuda, “Melangkah Bersama Meraih Prestasi”, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Surabaya ini menekankan bahwa kata “Bersama” harus dimaknai sebagai komitmen kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan persyarikatan. Menurutnya, di era digital dan kecerdasan buatan seperti saat ini, anak-anak tidak bisa dibbiarkan berjuang sendiri tanpa pendampingan moral yang kuat.
Ia mengingatkan bahwa prestasi yang diraih oleh siswa Muhammadiyah tidak hanya diukur dari angka-angka akademik di atas kertas, melainkan dari keteguhan iman, adab, dan kemandirian.
”Tantangan zaman ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, modal utama lulusan sekolah Muhammadiyah adalah keseimbangan antara sains-teknologi dan kekuatan spiritual. Melangkah bersama berarti kita mengawal anak-anak ini agar terus berprestasi tanpa kehilangan identitasnya sebagai kader Muslim yang berkemajuan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Dikky berpesan kepada para orang tua agar terus mengawal kelanjutan pendidikan putra-putrinya di jenjang yang selaras dengan nilai-nilai islami.
“Saya berharap agar nilai kedisiplinan dan pembiasaan ibadah yang sudah baik di SD Muhammadiyah 22 dapat terus dipertahankan di rumah,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya Wisuda Angkatan ke-60 ini, SD Muhammadiyah 22 Surabaya kembali membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan dasar yang konsisten mencetak generasi muda Islam yang unggul, berkarakter, dan siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (Yuda)














