No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Ketaatan Tanpa Validasi: Menyikapi Perbedaan Awal Ramadan

18 Februari 2026
in Daerah, Islam, Keislaman, Muhammadiyah, Nasional, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Padian Adi S. Siregar

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kampung Durian Medan

 

Setiap Ramadan, pertanyaan klasik selalu muncul: kapan puasa dimulai? Bagi banyak umat Islam, jawabannya ditetapkan melalui mekanisme ijtihad kolektif, perhitungan hisab, atau keputusan otoritas keagamaan yang memiliki legitimasi ilmiah. Namun di era digital, sebagian orang merasa perlu membandingkan dengan keputusan di negara lain, seolah kesamaan tanggal menjadi bukti kebenaran. Fenomena ini bukan sekadar soal kalender, tetapi refleksi tentang ketaatan dan niat dalam menjalankan ibadah.

Seringkali, sebagian individu yang memulai puasa lebih dahulu kemudian melihat kapan negara lain memulai Ramadan. Kesamaan tanggal kadang dijadikan pembenaran bahwa ibadah yang dijalankan adalah benar. Dalam konteks ini, membandingkan bukan lagi sekadar memahami perbedaan metode penetapan, tetapi menjadi sarana untuk menegaskan diri sendiri. Padahal, ketaatan yang tulus terhadap keputusan otoritas yang sahih seharusnya tidak memerlukan pembanding eksternal.

Di era informasi global, akses terhadap keputusan keagamaan dari berbagai negara sangat mudah. Hal ini dapat menimbulkan dorongan psikologis untuk mencari konfirmasi, seolah-olah kebenaran ibadah bergantung pada kesamaan praktik di tempat lain. Namun bagi umat yang matang dalam pemahaman agama, ketaatan tidak diukur dari apakah pihak lain melakukannya sama atau tidak. Ketaatan berdiri di atas legitimasi proses dan niat yang tulus, bukan sekadar kesamaan tanggal atau praktik dengan orang lain.

Keputusan awal Ramadan, baik melalui rukyat atau hisab, selalu memiliki dasar ilmiah dan pertimbangan hukum yang jelas. Mengikuti keputusan ini bukan bentuk ketidakmandirian berpikir, melainkan bentuk tanggung jawab dan kesadaran beribadah. Individu yang menaati keputusan otoritas yang sah tanpa mencari pembanding eksternal menunjukkan kedewasaan spiritual dan pemahaman bahwa ketaatan adalah bagian integral dari ibadah.

Perbedaan penetapan awal Ramadan di berbagai negara bukanlah hal baru. Sejak dahulu, ulama memahami bahwa metode dan kondisi geografis dapat menghasilkan perbedaan. Namun bagi mereka yang benar-benar taat, perbedaan ini bukan alasan untuk meragukan atau mencari validasi eksternal. Ketaatan yang sejati menekankan kepercayaan terhadap proses yang sahih dan integritas otoritas, bukan kebutuhan psikologis untuk membenarkan diri.

Godaan untuk membandingkan dengan negara lain memang ada di era informasi modern. Namun membandingkan ibadah dengan pihak lain untuk menegaskan kebenaran justru dapat mengaburkan makna disiplin spiritual. Umat yang matang memahami bahwa ketaatan yang tulus tidak membutuhkan validasi dari luar. Keyakinan pada proses yang sahih dan niat yang ikhlas menjadi dasar utama dalam menjalankan ibadah dengan benar.

Ramadan bukan sekadar tentang tanggal mulai puasa, tetapi tentang bagaimana umat memaknai kepercayaan dan ketaatan. Mereka yang mengikuti keputusan otoritas keagamaan tanpa mencari pembanding eksternal menunjukkan kedewasaan, disiplin, dan kesadaran akan nilai kolektif. Sebaliknya, yang terus mencari pembanding eksternal justru menempatkan kebutuhan psikologis mereka di atas makna ibadah itu sendiri.

BACA JUGA

Pimpinan Panti Asuhan Noordeen Aceh Tengah, Syamsuddin Bin Ashaluddin Tutup Usia

Buka Puasa Bersama, Rektorat Apresiasi Prestasi FISIP UMSU

Ketua BIPA UMSU Raih Juara 1 Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat BRIDA Kota Medan

Datangkan Praktisi Kontraktor, Siswa Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Ikuti Kelas Inspirasi

SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Menerima Outing Class Siswa SD Muhammadiyah 20 Surakarta

Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026: Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi melalui Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

Ketaatan dalam ibadah bukan bersifat pasif; ia berdiri di atas ilmu, pertanggungjawaban, dan niat baik untuk kemaslahatan bersama. Ramadan menjadi momentum untuk meneguhkan disiplin kolektif, solidaritas, dan integritas spiritual umat. Kekuatan umat Islam tidak diukur dari siapa yang memulai lebih dahulu dibanding negara lain, tetapi dari keyakinan terhadap proses yang sah dan kesadaran untuk menjalankan ibadah dengan niat yang ikhlas.

Dengan memahami hal ini, umat dapat menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan dengan tenang, tanpa tergoda untuk membandingkan dengan pihak lain. Ketaatan yang tulus menunjukkan kedewasaan spiritual, komitmen pada nilai keilmuan, dan kesadaran akan tanggung jawab bersama. Ramadan bukan hanya soal tanggal, tetapi tentang membangun disiplin, kepercayaan, dan integritas dalam menjalankan ibadah.

Pada akhirnya, kekuatan umat Islam dalam menyambut Ramadan tidak diukur dari kesamaan praktik dengan orang lain atau negara lain, tetapi dari bagaimana mereka menempatkan kepercayaan pada proses yang sah, niat yang ikhlas, dan kedisiplinan dalam melaksanakan ibadah. Ramadan menjadi momen untuk memperkuat keyakinan, ketaatan, dan integritas spiritual umat, sekaligus meneguhkan nilai kolektif dalam kehidupan beragama. (*)

Tags: Buka Puasa Bersamaramadan
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Alumni Madrasah Ramadan
Islam

Alumni Madrasah Ramadan

by Mujaddid
25 Maret 2026
108
Reinterpretasi “Kembali Suci”
Esai

Reinterpretasi “Kembali Suci”

by Mujaddid
23 Maret 2026
106
Ranting Muhammadiyah Penting Wujudkan Lingkungan ASRI di Hari Peduli Sampah Nasional
Daerah

Ranting Muhammadiyah Penting Wujudkan Lingkungan ASRI di Hari Peduli Sampah Nasional

by Mujaddid
22 Februari 2026
104
Ramadan dan Tuhan Musiman
Islam

Ramadan dan Tuhan Musiman

by Mujaddid
21 Februari 2026
114
Ramadhan, Kekuasaan, dan Keikhlasan yang Dijaga
Jufri Daily

Ramadhan, Kekuasaan, dan Keikhlasan yang Dijaga

by Mujaddid
20 Februari 2026
102
WR III UM Bandung: Puasa adalah Jalan Penyucian Jiwa dan Peneguhan Tauhid
Daerah

WR III UM Bandung: Puasa adalah Jalan Penyucian Jiwa dan Peneguhan Tauhid

by Mujaddid
20 Februari 2026
88
Ramadan Tanpa Al-Qur’an: Ibadah Ramai, Tapi Hati Sepi?
Islam

Ramadan Tanpa Al-Qur’an: Ibadah Ramai, Tapi Hati Sepi?

by Mujaddid
20 Februari 2026
106
Puasa dalam Perspektif Pendidikan, Komunikasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia
Esai

Puasa dalam Perspektif Pendidikan, Komunikasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia

by Mujaddid
18 Februari 2026
123
Puasa dengan Gembira: Menjawab Panggilan Langit dengan Hati yang Merdeka
Islam

Puasa dengan Gembira: Menjawab Panggilan Langit dengan Hati yang Merdeka

by Mujaddid
18 Februari 2026
88
Ramadan yang Menyatukan: Moderasi, Ilmu, dan Persaudaraan
Daerah

Ramadan yang Menyatukan: Moderasi, Ilmu, dan Persaudaraan

by Mujaddid
17 Februari 2026
118

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai
  • Siswa SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Juara 1 Nasional ISPO 2026 Lewat Sistem IoT Penyiraman Cabai
  • Ekstrakurikuler Karawitan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Latih Ibu-Ibu Sekolah Lansia, Perkuat Pelestarian Budaya dan Kepedulian Antargenerasi
  • Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat, SPs UMSU Gelar Bazar UMKM, Donor Darah, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
  • Kuliah Umum SPs UMSU Hadirkan Pemprov Sumut, Bahas Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Kreatif
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

Pertanyaan Hakim dan Pertanyaan Munkar-Nakir
Jufri Daily

Pertanyaan Hakim dan Pertanyaan Munkar-Nakir

Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari
AUM

Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.