Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

The “Blankon” Politic

Mujaddid by Mujaddid
2022/05/09
in Daerah, Nasional, Opini, Ulasan
Reading Time: 2 mins read
0
The “Blankon” Politic

Ilustrasi blankon. (net)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Shohibul Anshor Siregar

Seorang jurnalis bertanya sore ini tentang posisi tawar etnis Jawa dalam pilkada 2024 nanti. Komposisinya cukup besar (33,8%?) dibanding etnis-etnis lain di Sumatera Utara.

Dalam pengalaman Sumut komunitas Jawa belum terkonsolidasi untuk urusan politik. Pertama, mereka tidak cukup berhasil menyatu-padukan diri karena memang secara sosial, ekonomi dan juga kultur mereka cukup majemuk juga.

Memang outsider tidak selalu mampu mehami ini. Bukan cuma soal Jawa santri dan abangan, tetapi afiliasi politik dan kultural mereka juga cukup beragam.

Kedua, beberapa di antara figur mereka pernah beroleh kesempatan diposisikan sebagai wakil pada pilkada. Sebagian berhasil seperti Budiono di Langkat semasa kepemimpinan pertama Ngogesa Sitepu.

Tritamtomo adalah tokoh militer dari Jawa yang pernah bertugas sebagai Pangdam I BB, maju ke Pilgubsu tetapi kalah oleh Syamsul Arifin-Gatot Pujonugroho. Waktu itu Suherdi mendampingi Robert Edison Siahaan (RE Siahaan) mantan Walikota Siantar. Kedua pasangan bercampur Jawa ini kalah oleh pasangan bercampur Jawa lainnya, Syamsul Arifin-Gatot Pujonugroho.

Gatot Pujonugroho dalam kedudukan sebagai incumbent memenangi Pilgubsu pasca Sampurno. Ini satu-satunya catatan paling sukses orang Jawa dalam rivalitas politik di Sumatera Utara, dan ia menggandeng tokoh Melayu yang kemudian mengganti kedudukannya sebagai gubernur Sumut.

Djumiran Abdi mendampingi Efendi Muara Simbolon dalam pilgubsu, tetapi kalah, sama halnya dengan Soekirman yang digandeng Gus Irawan Pasaribu dan belum berhasil.

Soekirman waktu itu berada pada posisi serba untung besar. Jawa yang satu ini menjadi Bupati setelah Bupatinya HT Erry Nuradi menang bersama pasangan Jawa Gatot Pujonugroho pada Pilgubsu. Jika menang, tentu saja lebih bergengsi sebagai Wakil gubernur dibanding wakil Bupati. Tetapi jadi Bupati itu luar biasa juga.

Ketiga, selama orang Jawa tidak menseriusi konsolidasi, mereka akan tetap hadir dalam politik tetapi sulit leading. Konsolidasi yang diperlukan ialah memberi keleluasaan bagi setiap kelompok untuk berdedikasi dalam organisasi kelompoknya, namun sanggup membedakan kepentingan besar, menengah dan kecil.

Kemudian, konsolidasi yang amat diperlukan lainnya ialah sahutan atas nsib warga terutama yang berada di sekitar perkebunan atau kawasan eks HGU. Mereka tak tersahuti. Leluhur mereka berjasa sejak era kolonial mengembangkan industri perkebunan yang produknya menjadi primadona termasyhur termasuk di tataran pasar internasional. Tetapi kemudian negara hadir memberi perintah yang tak mengindahkan mereka.

Wagirin Arman adalah salah satu tokoh politik Jawa, pernah berhasil menjadi Ketua DPRD Sumut, sebagai pengganti karena ketua yang sebelumnya berurusan dengan hukum. Namun politisi berbasis di Deliserdang ini belum memiliki kader pengganti yang benar-benar dapat membaca permasalahan dan memimpin gerakan kemajuan masyarakat Jawa ke depan melebihi aspirasi-aspirasi kekelompokan yang ada.

Tentu saya tak melupakan nama-nama beken lainnya seperti Romo H Raden Muhammad Syafi’i, Kasim Siyo dan tokoh yang berkiprah di daerah khususnya di Labuhan Batu, Asahan, Langkat, Medan dan lain-lain.

Keempat, tidak dapat dipandang enteng proses literasi dan kemajuan sosial ekonomi komunitas Jawa di Sumatera Utara termasuk di wilayah-wilayah “kantong besar” transmigrasi. Semua itu menunggu sintuhan dari tokoh mereka meski pun pola dan manajemen pemerintahan saat ini (good governance) mampu mengintervensi setiap orang secara inklusif sehingga tak selalu menganggap kesukujawaan sebagai satu-satunya posisi tawar politik yang cukup penting secara partikularistik.

Saya melihat animo tokoh Jawa akan tetap berusaha mengemuka nanti, dan masa-masa untuk itu bergulir mungkin mulai pertengahan tahun ini dan seterusnya. (*)

Penulis adalah Ketua Lembaga Hikmah dan Kajian Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Sumut dan Dosen FISIP UMSU

Tags: BlankonEtnis Jawa di Sumutpolitik identitasPolitik Sumutshohibul anshor siregar
Previous Post

Islam Anti Rasisme

Next Post

Foto: Arus Balik

Related Posts

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

1 Juli 2026
101
Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

1 Juli 2026
107
Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
142
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Angka Kasus Keracunan Program MBG Terus Meningkat, Ethics of Care: Bukan Sekadar Statistik, tapi Potret Kegagalan Sistemik

Momentum HUT ke-436 Medan, Ethics of Care Desak Pemerintah Fokus Solusi Publik ketimbang Pencitraan

30 Juni 2026
107
Next Post

Foto: Arus Balik

Pengajian Bulanan PDM Ogan Ilir: Pentingnya Nilai Tauhid dan Kaderisasi

Pengajian Bulanan PDM Ogan Ilir: Pentingnya Nilai Tauhid dan Kaderisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
116

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan