No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Mahasiswa UMBandung Diharapkan Jadi Solusi di Tengah Masyarakat

12 Agustus 2021
in Daerah, PTM/A
Reading Time: 4 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Bandung ||  Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) reguler dan tematik di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, pelaksanaan KKN dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Mengangkat tema “Penguatan Sumber Daya Lokal Menuju Desa Mandiri Sebagai Upaya Menanggulangi Dampak Covid-19”, kegiatan ini akan berlangsung dari 13 Agustus hingga 13 September 2021.

Terkait hal ini, Kepala Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), Prof. Dr. Ir. Ellyza Nurdin, M.S., mengatakan bahwa KKN sebagai kegiatan para mahasiswa untuk mengamalkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat.

Prof. Ellyza menyampaikan, para mahasiswa UMBandung tersebut akan dibagi lagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang disebarkan ke berbagai lokasi kegiatan KKN dan akan dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan dalam penyusunan program KKN sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi KKN tersebut.

”Selain itu, KKN juga sebagai upaya untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEKS. Kemudian nanti para mahasiswa dituntut untuk bisa mengenali dan sekaligus membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” kata Prof. Ellyza, dalam acara pelepasan dan pembekalan KKN yang digelar secara virtual, Rabu (11/08/2021).

Selain Kepala LP3M, dalam acara pelepasan ini juga hadir Rektor UMBandung Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU., Ketua MCCC Jawa Barat dr. Dian Indahwati, Sp.OG., Camat Margaasih Drs. Asep Roswandi, M.Si. yang diwakili Sekretaris Camat Margaasih Akhmad Rifai, S.Sos., M.M., dan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Dr. Drs. Wahidin, M.Kes.

Wahidinmenyampaikanuraian materi pembekalan mengenai masih tingginya angka pernikahan di bawah umur yang terjadi di Jawa Barat. Wahidin menjelaskan, banyak perempuan di bawah usia 19 tahun yang sudah menikah dengan sebab “luar biasa”, yakni hamil di luar pernikahan.

Menurut Wahidin, meskipun undang-undang memperbolehkan perempuan menikah minimal pada usia 19 tahun. Namun, kondisi ini cukup memprihatinkan karena akan memicu meningkatnya jumlah perceraian.

”Oleh karena itu, BKKBN memberikan rekomendasi atau anjuran perempuan menikah itu pada usia minimal 21 tahun dan laki-lakinya 25 tahun. Mengapa demikian? Karena kondisi pada umur 21 tahun itu perempuan sudah berada dalam kondisi siap untuk melahirkan,” tutur Wahidin.

Selain angka pernikahan di bawah umur, Wahidin menegaskan bahwa ada lagi kondisi yang cukup membuat kita prihatin, yakni tingginya angka stunting.

”Kondisi-kondisi inilah yang idealnya kita bantu selesaikan bersama-sama, termasuk nanti dari para mahasiswa UMBandung yang KKN apabila menemukan fakta demikian,” kata Wahidin.
Jihad komunal

Dari sisi kesehatan, Ketua MCCC Jawa Barat dr. Dian Indahwati menyoroti pentingnya mengedukasi masyarakat tentang bahaya covid-19 yang cepat sekali menular.

”Tidak bosan-bosanya kita memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, misalnya. Selain itu, upaya agar covid-19 tidak semakin menyebar yakni dengan mendeteksi dini untuk memperlambat lajut penyebaran virusnya, kemudian nanti bisa dihentikan,” kata dr. Dian.

dr. Dian mengatakan, aspek kesehatan saat ini mempengaruhi banyak aspek. Di antaranya berimbas ke masalah ekonomi. Menurut dr. Dian, aspek kesehatan memang bukan segalanya, tetapi saat ini tanpa kesehatan yang baik, segalanya tidak bisa kita lakukan.

”Mayoritas masyarakat tahu bahaya covid-19, tetapi mereka kurang disiplin prokes. Oleh karena itu, pembekalan seperti ini sangat penting untuk para mahasiswa agarpunya pemahaman yang benar mengenai covid-19. Nantinya para mahasiswa bisa ikut mengedukasi masyarakat,” tutur dr. Dian.

Ada satu hal lagi yang sangat penting diketahui masyarakat, yakni mengenai vaksinasi. Menurut dr. Dian, vaksinasi sangat penting dilakukan karena itu sebagai ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia.

”Vaksinasi itu jihad komunal karena mampu mencegar penularan covid-19 dan menurunkan risiko kematian,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Margaasih Akhmad Rifai mengatakan pihaknya menyambut baik KKN para mahasiswa UMBandung di daerahnya. Menurut Akhmad, kondisi piskologi masyarakat di Margaasih saat ini butuh “sentuhan” agar bisa semangat bangkit dari pandemi covid-19.

”Mudah-mudah dengan hadirnya para mahasiswa dari UMBandung, nanti masyarakat bisa terbantu dalam hal menangani masalah di sana. Minimal masyarakat bisa disemangati hidupnya,” kata Akhmad.

Menurutnya, masyarakat di Margaasih banyak yang sudah apatis terhadap protokol kesehatan karena terlalu lama dalam situasi pandemi.

”Diharapkan nanti dengan para mahasiswa bisa berkolaborasi dalam membantu mengatasi permasalahan yang di masyarakat. Kami yakin dengan pembekalan seperti tadi disampaikan para pemateri bisa menjadi bekal para mahasiswa di lapangan,” tutur Akhmad.

Berikan solusi
Pada acara inti pembekalan dan pelepas KKN 2021, Rektor UMBandung Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto M.Si., IPU., memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk melaksanakan KKN dengan baik.

Misalnya menjadi contoh pihak yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Contohnya memakai masker, menghindari kerumunan, dan sebagainya.

BACA JUGA

Belajar dari Kasus Amsal Sitepu

MPW PWM Sumut Sosialisasikan SIMAM untuk Percepat Digitalisasi Aset Muhammadiyah

Tingkatkan Profesionalitas Guru, SD Muhammadiyah 2 Sukaramai Banda Aceh Gelar “Academic Recharging”

LLHPB PWA Jateng Agendakan Rapat Jelang Ramadhan, Sukseskan Green Muktamar

Pemberdayaan Ekonomi Kawasan Pantai Timur Sebuah Keharusan Sejarah

Ethics of Care: Banjir Medan Bukan Bencana Alam, Tapi Bencana Kebijakan

”Hindari perilaku yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan,” kaca Prof. Herry.

Prof. Herry juga menekankan pentingnya para mahasiswa untuk mengenali lokasi KKN dan kondisi masyarakatnya seperti apa. Hal itu harus dilakukan, menurut Prof. Herry, karena agar mudah dalam mendeteksi masalah mereka dan membantu menyelesaikannya.

”Di lapangan juga para mahasiswa bisa berkolaborasi dengan masyarakat untuk ikut menjadi orang yang memberikan solusi atas permasalahan yang ada di sana. Termasuk bisa juga jadi kader relawan covid-19 misalnya atau ikut mengkampanyekan vaksinasi sehingga tantangan di desa bisa diselesaikan,” tandasnya.

Prof. Herry menekankan para mahasiswa agar bisa menghadirkan solusi atas permasalahan, tetap menjaga tali silaturami dengan masyarakat meskipun KKN sudah selesai, dan menjaga nama baik kampus serta persyarikatan Muhammadiyah.

”Dengan didukung oleh dosen pembimbing di lapangan, menyusun dan mewujudkan program KKN dengan baik, mampu menjaga diri selama di lapangan, dan banyak mengambil manfaat selama KKN di desa, inysaallah itu akan sangat berguna sebagai bekal sebelum menjadi sarjana,” pungkas Prof. Herry.

Rektor kemudian melepas para mahasiswa peserta KKN reguler dan tematik pada 2021 ini dengan bacaan basmallah.

Untuk diketahui, acara penutup dari kegiatan ini adalah seminar dan expo Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat KKN UMBandung yang kemudian akan dibukukan, dipublikasikan, dan di-HKI-kan.***

Tags: KKN UMBandungPTMAUMBandung
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Mahasiswa UMSU Harus Jadi Pelaku Perubahan Menuju Indonesia Emas
Daerah

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Mahasiswa UMSU Harus Jadi Pelaku Perubahan Menuju Indonesia Emas

by Mujaddid
28 September 2026
56
Sambut 6.027 Mahasiswa Baru, PKKMB UMSU 2026 Hadirkan Ketum PP Muhammadiyah, Kapolri dan Gubsu
Daerah

Sambut 6.027 Mahasiswa Baru, PKKMB UMSU 2026 Hadirkan Ketum PP Muhammadiyah, Kapolri dan Gubsu

by Mujaddid
28 September 2026
69
Penggabungan Ma’had Abu Ubaidah ke UMSU, Rektor Serahkan SK Dosen dan Tendik
Daerah

Penggabungan Ma’had Abu Ubaidah ke UMSU, Rektor Serahkan SK Dosen dan Tendik

by Mujaddid
21 September 2026
75
Rekonstruksi Kepercayaan Diri Muhammadiyah: Membaca Pesan Agung Danarto di Balik Prestasi Global UMSU
Daerah

Rekonstruksi Kepercayaan Diri Muhammadiyah: Membaca Pesan Agung Danarto di Balik Prestasi Global UMSU

by Mujaddid
21 September 2026
63
Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang
Daerah

Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang

by Mujaddid
17 September 2026
61
UMJT Jalin Kolaborasi dengan UMSIDA dan UM Gresik
Daerah

UMJT Jalin Kolaborasi dengan UMSIDA dan UM Gresik

by Mujaddid
17 September 2026
57
Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
Internasional

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

by Mujaddid
14 September 2026
73
Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
Internasional

Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa

by Mujaddid
14 September 2026
66
Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
Internasional

Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara

by Mujaddid
12 September 2026
62
Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
Muhammadiyah

Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform

by Mujaddid
12 September 2026
63

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.