Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Muhammadiyah dalam Lingkup Pendidikan

Mujaddid by Mujaddid
2020/11/29
in Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Memberdayakan Pengawas Pendidikan di Sekoah Muhammadiyah
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Achmad Zaky


Muhammadiyah adalah organisasi social keagamaan yang lahir padatahun 1912 dandipeloporioleh KH. Ahmad Dahlan di Kauman Yogyakarta yang merupakan salah satu alternatif dalam menjawab persoalan multi dimensi umat Islam dan bangsa Indonesia pada waktu itu.

Kelahiran Muhammadiyah merupakan bagian dari daya kreatif umat Islam Indonesia. Oleh karena itu, sejarah perkembangan Muhammadiyah adalah dinamika dan mekanisme hubungan daya kreatif intelek manusia muslim dan berbagai persoalan hidupnya dengan norma ajaran Islam.

Gerakan pembaruan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan adalah dengan menggunakan pola pendidikan nasional yang memberikan potret sebagai organisasi yang inklusif dan progresif dengan tidak melupakan maksud dan tujuan serta identitas yang prinsipil dalam pelaksanaan pendidikan Muhammadiyah.

Inti dari Psikologi Humanistik adalah pengakuan dan penghargaan kepadaharkat dan martabat manusia secara menyeluruh. Aliran ini mengakui eksistensi manusia yang memiliki potensi, bakat, kreativitas, kemerdekaan yang semuanya ini menjadi pembeda dengan makhluk lain. Nilai-nilai dasariyah manusia ini akan berimplikasi pada pendidikan. Pelaksanaan pendidikan setidaknya harus mampu mengakomodir segala nilai-nilai kemanusiaan tersebut.

Semangat untuk menyelenggarakan pendidikan Muhammadiyah bersumber dari “ruh” gerakanMuhammadiyah yang bersifat purifikatif dan transformative itu. Ketika nilai-nilai purifikasi, modernisasi dan transformasi itu menjadi core biliefdan core value warga Muhammadiyah, biasanya akan diikuti dengan pendirian atau pembaruan terhadap pendidikan Muhammadiyah.

Pendidikan Muhammadiyah adalah asset yang berharga, tetapi lebih berharga lagi adalah warga Muhammadiyah yang memiliki state of mind atau mind set purifikasi, modernisasi dan transformasi.

Muhammadiyah harus lebih menghargai sumberdaya manusia dari pada amalusahanya. Amalusaha Muhammadiyah diibaratkan “telur” sedangkan SDMnya adalah “ayam”nya. Jangan sampai Muhammadiyah lebihmenghargai “telur” daripada “ayam”, walaupun hal ini yang justru sering terjadi dimana-mana. Dengan berbagai alasan, pendiri dan pembaru pendidikan pendidikan Muhammadiyah tidakj arang “disingkirkan” justru seteah berhasil membesarkan pendidikan Muhammadiyah itu.

Pada saat ini saya akan menceritakan bagaimana Muhammadiyah memberikan peran terhadap kehidupan pendidikan yang saat ini saya jalani.
Saya mengetahui Muhammadiyah sudah dari kecil sebagaimana organisasi Islam lainnya seperti NU, tetapi tidak mengetahui bagaimana atau apa jalan yang Muhammadiyah lakukan terhadap kehidupan Islam di Indonesia.

Pada tahun 2019 akhirnya saya mendaftarkan diri di ITB Ahmad Dahlan Ciputat dan mengetahui bahwa institute ini didirikan oleh Muhammadiyah.

Dan juga saya akhirnya berkesempatan belajar langsung tentang Kemuhammadiyahan. Di ITB Ahmad Dahlan saya akhirnya mengerti bahwa landasan yang diambil oleh Muhammadiyah berdasarkan Majelis Tarjih Muhammadiyah yang dimana hukum yang diputuskan oleh Muhammadiyah berdasarkan Ijtima para ulama Muhammadiyah dan berdasarkan hadits yang terkuat dan akhirnya akan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal pendidikan juga Muhammadiyah ternyata sangat berjasa sekali dalam pendidikan karena sudah banyak sekali mendirikan sekolah dan universitas diseluruh Indonesia, salah satunya adalah ITB Ahmad Dahlan Ciputat yang saat ini saya sedang mengemban ilmu di dalamnya.

Walaupun saya bukan dari keluarga muslim yang menerapkan hukum yang diambil dari Majelis Tarjih Muhammadiyah dan terdapat perbedaan dalam pengambilan dan keputusan hukum yang dibuat, namun saya mengerti bahwa perbedaan tersebut bukanlah suatu halangan atau hambatan dalam membuat kemajuanislam di Indonesia dan juga bukan menjadi sebuah perpecahan karena perbedaan dalam mengambil hukum Islam antara Nadhlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Muhammadiyah dengan pendidikannya juga sekarang tidak hanya berdampak terhadap diri saya tetapi teman-teman saya, karena banyak dari mereka yang juga mengemban ilmu di Universitas dan Institut yang didirikan oleh Muhammadiyah.

Hal ini menunjukan bahwa memang benar Visi Muhammadiyah yang ingin menyajikan pendidikan yang utuh, pendidikan yang seimbang, yakni pendidikan yang dapat melahirkan manusia utuh dan seimbang keperibadiannya, tidak terbelah menjadi manusia yang berilmu umum saja atau berilmu agama saja.

Dengana danya sekolah dan universitas yang didirikan Muhammadiyah ini menjadi kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi karena Universitas yang didirikan Muhammadiyah tergolong mudah dan muraha pabila kita yang ingin melanjutkan sekolah kejenjang universitas.

Walaupun begitu kualitas danpendidikan yang diberikan oleh Muhammadiyah tidak kalah dengan universitas negeri. Karena tujuan Muhammadiyah adalah memberikan pendidikan yang setinggi-tingginya kepadamasyarakat Indonesia dan kesetaraan pendidikan.

Maka dari itu kesimpulannya saya mengerti dan mendapat pelajaran dan pengalaman baru bagaimana Organisasi Muhammadiyah membuat peran dalam memajukan dan memberikan pendidikan di Indonesia. Bahwa Muhammadiyah sangat ingin masyarakat Indonesia mendapatkan pendidikan yang seimbang, adil dan memberikan kesetaraan pendidikan terhadap masyarakat Indonesia.

Juga memahami perbedaan yang terja di antara Muhammadiyah dengan Nadhlatul Ulama dalam memberikan hukum Islam yang diterapkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Bahwa tidak perlu menjadi terpecah karena perbedaan organisasi, sebab tujuan utama dari itu semua adalah bagaimana kita sebagai muslim dapat menjalankan perintah agama Islam dengan sebaik-baiknya. (*)


Penulis adalah Mahasiswa S1 Manajemen ITB Ahmad Dahlan Ciputat, Jakarta.

Tags: Mahasiswa Muhammadiyah MenulisMuhammadiyahpendidikan muhammadiyah
Previous Post

Hari Menanam Pohon 2020, Bacila dan HKTI Sumut Tanam Pohon di Lau Dendang

Next Post

Sejarah Lahirnya ‘Aisyiyah

Related Posts

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
136
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
107
UMSU dan Telkom Gelar Pelatihan AI Gemini Academy

UMSU dan Telkom Gelar Pelatihan AI Gemini Academy

30 Juni 2026
103
Kunjungi UMSU, Chosun University Korea Selatan Gelar Pertunjukan Tari Tradisional

Kunjungi UMSU, Chosun University Korea Selatan Gelar Pertunjukan Tari Tradisional

30 Juni 2026
103
LPPM UMSU Hadir di Desa Gung Pinto, Wujudkan Pengabdian Nyata untuk Lingkungan, Kesehatan, dan Kemandirian Masyarakat

LPPM UMSU Hadir di Desa Gung Pinto, Wujudkan Pengabdian Nyata untuk Lingkungan, Kesehatan, dan Kemandirian Masyarakat

29 Juni 2026
115
Next Post
Sejarah Lahirnya ‘Aisyiyah

Sejarah Lahirnya 'Aisyiyah

Pancasila dalam Pandangan Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
107
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
115

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan