Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Pilkada 2020, Golkar Sumut Harus Usung Kader yang Potensial Secara Sosial dan Finansial.

Mujaddid by Mujaddid
2019/07/28
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJADID.ID-Medan || Salahsatu hasil rekomendasi dari Rapat Pleno Partai Golkar Sumut yang digelar pada hari Jum’at (26/7/ 2019) di Kantor DPD Partai Golkar Sumut adalah tentang Golkar yang akan mengusung kader murni terutama yang memiliki suara terbanyak pada Pileg 2019 yang lalu.

Menanggapi hal tersebut, akademisi Suheri Harahap MSi mengatakan, pernyataan hasil rapat pleno yang dihadiri Dr Ahmad Doli Kurnia Tanjung (Plt Ketua Partai Golkar Sumut) masih cenderung dianggap sebagai motivasi dan legitimasi politik dalam mewujudkan solidaritas kader partai, belum menjadi sebuah kebijakan (policy) yang sudah diatur dan disepakati bersama lewat mekanisme partai. “Karena selama ini minimnya kader yang bisa diandalkan atau lebih memilih safety player dengan tokoh-tokoh potensial di daerah” ujar Dosen Fakultas Ilmu Sosial) UIN SU yang juga kader SOKSI Sumatera Utara ini.

Menurut Suheri, Partai Golkar Sumut masih sulit mempraktikkan ide untuk membuat terobosan yang menguatkan kader partai maju pada Pilkada 2020.

Pertama, kondisi dinamika politik internal yang terjadi di Golkar pasca pencopoton Ngongesa Sitepu. Menurutnya, diperlukan stabilitas internal bagi Plt (Pelaksana Tugas) menjadi elemen kekuatan semua stakeholder dan pemangku kepentingan dari sisi internal.

Suheri berharap jabatan ini harus bisa mengantarkan Partai Golkar sampai melaksanakan Musda dengan konsolidasi tanpa melakukan proses pergantian (Plt) di Kabupaten/Kota. Kalaupun ada bisa melahirkan iklim yang tidak sehat untuk mencapai harapan dalam mengusung kader murni tadi. Apalagi menjelang Munas dan Musda terjadi polarisasi dukungan.

“Tapi kita yakin Golkar sudah terbiasa dan mampu keluar dari krisis internal,” tegasnya.

Kemudian konsepsi konsolidasi partai sangat penting untuk menggerakkan mesin partai sehingga dalam setiap even politik seperti Pilkada dapat direalisasikan. Tapi, ia menilai selama ini pola top down yang dibuat dengan evaluasi sepihak dan tarikan kepentingan yang cukup tinggi dan cenderung berafiliasi dengan kekuatan penguasa (pemerintah) membutuhkan model pertarungan pragmatis bergeser ke pertarungan ideoligis. Mungkinkah konsep kader murni bisa menang dan mengapa opsi banyak kader partai lebih memilih lewat jalur independen. Ditambah lagi kebijakan DPP Partai Golkar yang selama ini dianggap tidak konsisten dengan perjuangan pada pencalonan kader murni (internal).

Kedua, lanjut Suheri, istilah kader murni jangan sampai menyempit pada mereka yang lolos di DPRD saja. Tapi perlu dibahas secara komprehensif. Pertama, baik dari aspek sosial, dimana kader murni adalah mereka yang sudah berbuat dan memelihara hubungan sosial dengan masyarakat setempat. Jadi punya track record sosialnya, memiliki moral sosial dan visi pembangunan sosial budaya serta grand design ekonomi yang mumpuni. Artinya benar-benar mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Kemudian, kedua, aspek finansial. Istilah kader murni bukanlah mereka yang memenangkan Pileg 2019 saja dengan suara terbanyak tapi bagaimana dengan finansial kader murni yang akan diusung? Bisakah Partai Golkar menghapus istilah ‘uang sampan’, meminimalisir praktek politik uang, dll.

Menurut Suheri, seluruh kader partai harus berprasangka baik dengan gagasan hasil Rapat Pleno Partai Golkar Sumut. Semoga hasil-hasil kebijakan dan dinamika politik menjelang Munas, Musda dapat terlewati dengan konsep kebersamaan dan terus memberdayakan potensi Ormas yang ada seperti Ormas MKGR, GM KOSGORO 1957, SOKSI, AMPI dll.

Kemudian, sambung Suheri, berjalannya mesin partai pada Pilkada 2020 sampai ke tingkat Pokkar (desa) dan militansi elemen pendukung lainnya akan memudahkan kader murni memenangkan pertarungan Pilkada 2020. Begitu juga terhindarnya Partai Golkar dari konflik internal akan bisa menjayakan kembali trust masyarakat kepada partai Golkar yang berjuang untuk rakyat.

“Bersama rakyat kita menang,” tutupnya.(*).

Tags: golkar sumutpilkada 2020suheri harahap
Previous Post

Barat dan Timur

Next Post

Tarkait Materi Propaganda, FB Hapus Akun di 4 Negara Ini

Related Posts

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

1 Juli 2026
107
Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
Angka Kasus Keracunan Program MBG Terus Meningkat, Ethics of Care: Bukan Sekadar Statistik, tapi Potret Kegagalan Sistemik

Momentum HUT ke-436 Medan, Ethics of Care Desak Pemerintah Fokus Solusi Publik ketimbang Pencitraan

30 Juni 2026
107
UMSU dan Telkom Gelar Pelatihan AI Gemini Academy

UMSU dan Telkom Gelar Pelatihan AI Gemini Academy

30 Juni 2026
103
LPPM UMSU Hadir di Desa Gung Pinto, Wujudkan Pengabdian Nyata untuk Lingkungan, Kesehatan, dan Kemandirian Masyarakat

LPPM UMSU Hadir di Desa Gung Pinto, Wujudkan Pengabdian Nyata untuk Lingkungan, Kesehatan, dan Kemandirian Masyarakat

29 Juni 2026
115
Lapas Labuhan Ruku Sulap 10 Hektar Lahan Jadi Kebun Jagung, IMM Batu Bara: Ini Kepemimpinan Visioner!

IMM Batu Bara Dukung Inisiasi Pembentukan Perda Kepemudaan

29 Juni 2026
104
Next Post
Tarkait Materi Propaganda, FB Hapus Akun di 4 Negara Ini

Tarkait Materi Propaganda, FB Hapus Akun di 4 Negara Ini

Pesan Amien Rais kepada Warga Muhammadiyah: Pertajam Fiqih Kebangsaan

Pesan Amien Rais kepada Warga Muhammadiyah: Pertajam Fiqih Kebangsaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan