• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Minggu, Maret 29, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Menjaga Marwah, Menyambung Estafet

Jufri by Jufri
2026/03/29
in Esai, Islam, Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Opini
0
Menjaga Marwah, Menyambung Estafet
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

✍️ Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Pagi itu kami berbincang santai, tetapi arah pembicaraan membawa kami pada tema yang tidak ringan: masa depan gerakan, keberlanjutan kepemimpinan, dan harga diri organisasi. Percakapan sederhana itu terasa seperti potongan kecil dari dinamika besar yang sedang bergerak di tubuh sebuah gerakan dakwah yang telah lama berkhidmat untuk umat.

Dari obrolan tersebut muncul satu kesadaran penting: keberlanjutan bukan sekadar soal siapa memimpin, tetapi bagaimana memastikan api perjuangan tetap menyala.

 

Kepemimpinan dan Kebutuhan Akan Keberlanjutan

Kami sepakat bahwa keberlanjutan kepemimpinan di sebuah institusi pendidikan besar bukanlah soal individu. Ini adalah soal kesinambungan, dan kepentingan kolektif.

Sebuah institusi tidak dibangun dalam satu masa kepemimpinan. Ia tumbuh melalui konsistensi visi, stabilitas kebijakan, dan kesinambungan arah gerak. Ketika sebuah amal usaha telah mencapai momentum pertumbuhan yang baik, maka kesinambungan menjadi kebutuhan agar ritme pembangunan tidak terputus di tengah jalan.

Namun di sisi lain, tradisi kaderisasi tetap menjadi ruh yang tidak boleh ditinggalkan. Estafet perjuangan harus disiapkan dengan matang, agar pergantian kepemimpinan kelak benar-benar menjadi kelanjutan perjalanan, bukan sekadar pergantian posisi.

Inilah wajah kaderisasi yang sehat: bukan perebutan jabatan, melainkan kesinambungan misi.

 

Ketika Kekuasaan Bersentuhan dengan Organisasi

Percakapan kami kemudian memasuki wilayah yang lebih sensitif. Ada cerita tentang keinginan pihak tertentu untuk memengaruhi urusan internal organisasi karena dinamika hubungan dengan kekuasaan daerah.

Di sinilah muncul kalimat tegas yang patut dicatat: organisasi tidak boleh dan tidak bisa diintervensi oleh siapapun.

Pernyataan ini bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan penegasan batas yang sehat antara kekuasaan dan organisasi masyarakat. Sejak awal berdiri, gerakan ini memilih jalan mandiri: tidak bergantung pada kekuasaan, tetapi tetap siap bekerja sama dengan kekuasaan.

Kerja sama — iya.
Intervensi — tidak.

 

Mandiri Tanpa Bermusuhan

Sikap yang menarik adalah tetap adanya komitmen untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Ini menunjukkan kedewasaan yang tidak mudah dijaga: mampu membedakan antara hubungan kebangsaan dengan kemandirian organisasi.

Gerakan masyarakat tidak harus menjadi oposisi pemerintah. Namun juga tidak boleh menjadi subordinasi kekuasaan. Ia harus menjadi mitra kritis, siap bekerja sama, tetapi tetap berdiri tegak.

Jika pemerintah membantu, itu disyukuri. Jika tidak, organisasi tetap berjalan dengan kekuatan sendiri.

Sejarah panjang gerakan muhammadiyah membuktikan bahwa amal usaha dapat tumbuh besar karena kekuatan jamaah, bukan semata karena fasilitas negara.

 

Menjaga Kepentingan Persyarikatan di Atas Segalanya

Sepatutnya kita menjaga Muhammadiyah, karena menjadi dosa bagi kita jika kepentingan apa pun diletakkan lebih tinggi daripada kepentingan persyarikatan. Banyak orang tidak mampu membaca hal ini dalam perjuangan. Rasa tidak suka harus tetap objektif, dan rasa suka tidak boleh membuat kita menjual diri.

Di sinilah integritas kader diuji: mampu menjaga jarak dari kepentingan pribadi, kelompok, maupun kekuasaan, ketika kepentingan organisasi sedang dipertaruhkan.

 

Tugas Kader: Menjaga Harga Diri Persyarikatan

Kalimat paling kuat dari percakapan pagi itu adalah: Tugas kader adalah menjaga harga diri dan martabat Muhammadiyah .

Harga diri organisasi tidak diukur dari kedekatannya dengan kekuasaan, tetapi dari kemampuannya menjaga kemandirian. Anggota organisasi boleh berada di pemerintahan, boleh menjadi pejabat, boleh menjadi mitra strategis negara. Tetapi ketika menyangkut urusan internal organisasi, garisnya harus jelas: tidak boleh ada yang mengatur dari luar.

Inilah keseimbangan yang harus terus dijaga: loyal sebagai warga negara, mandiri sebagai gerakan sosial keagamaan.

Menyambung Estafet, Menjaga Api

Dari percakapan sederhana itu, tersirat pesan besar: keberlanjutan dan kemandirian harus berjalan beriringan. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi nilai tidak boleh berubah. Estafet boleh berpindah, tetapi arah perjuangan tidak boleh bergeser.

Api perjuangan sudah menyala. Kaderisasi adalah bahan bakarnya. Kemandirian adalah pelindungnya.

Dan tugas generasi hari ini adalah memastikan api itu tidak pernah padam, demi umat, demi generasi mendatang, dan demi masa depan gerakan yang tetap bermartabat. (*)

Silaturahmi~Kolaborasi~Sinergi~Harmoni

 

Tags: KepemimpinanMarwah Organisasiorganisasi
Previous Post

Rektor UMSU Apresiasi Kiprah Tun Dr H Rahmat Shah

Related Posts

Jangan Tinggalkan Organisasi, Kelak Hasilnya Akan Dinikmati

Jangan Tinggalkan Organisasi, Kelak Hasilnya Akan Dinikmati

11 November 2019
335

Pemimpin Harus Memiliki Basis Spritualitas dan Profetisitas

18 Oktober 2019
180
Mahasiswa Mencari Identitas Diri Via Organisasi, Relevankah?

Mahasiswa Mencari Identitas Diri Via Organisasi, Relevankah?

3 Agustus 2019
537

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In