No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Jufri Daily

Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya: Dimulai dari Diri Sendiri

by Mujaddid
12 Juni 2026
in Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Muktamar 49, Nasional, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
0
Gambar ilustrasi.

Gambar ilustrasi.

0
SHARES
34
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Pagi ini saya menyaksikan beberapa tayangan di YouTube yang menarik perhatian sekaligus mengundang perenungan. Tayangan pertama memperlihatkan tiga masjid fenomenal yang menjadi kebanggaan umat Islam di Indonesia, yakni Masjid Al Falah di Sragen, Masjid Al Jihad di Banjarmasin, dan tentu saja Masjid Jogokariyan di Yogyakarta. Ketiga masjid tersebut tidak hanya berdiri megah sebagai tempat ibadah, tetapi juga hidup sebagai pusat dakwah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Yang menarik perhatian saya, ketiga masjid tersebut digerakkan oleh kader-kader Muhammadiyah dengan kreativitas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat melaksanakan shalat, tetapi juga menjadi pusat peradaban yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan umat. Di tangan orang-orang yang memiliki visi dan kepedulian, masjid dapat menjadi pusat pendidikan, pusat pemberdayaan ekonomi, pusat pelayanan sosial, bahkan pusat lahirnya berbagai inovasi kemasyarakatan.

Belum selesai rasa kagum itu, saya kembali menyaksikan tayangan tentang empat sekolah yang dibangun Muhammadiyah di Mindanao, Filipina Selatan. Kehadiran sekolah-sekolah tersebut bukan sekadar membangun gedung pendidikan, melainkan juga membangun harapan. Di sana Muhammadiyah menjalankan diplomasi kemanusiaan dan persaudaraan dengan membantu saudara-saudara seiman yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik. Dakwah ternyata tidak selalu dilakukan melalui mimbar dan ceramah. Dakwah juga dapat hadir melalui ruang kelas, buku pelajaran, pelayanan kesehatan, dan kerja-kerja kemanusiaan yang melintasi batas negara.

Dua tayangan tersebut mengingatkan saya pada tema Muktamar Muhammadiyah ke-49, “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya.” Sebuah tema yang sederhana dalam susunan kata, tetapi sangat besar dalam makna dan tanggung jawab yang dikandungnya.

Namun pertanyaan pentingnya adalah, dari mana semua itu harus dimulai?

Jawabannya sederhana: dari kader Muhammadiyah sendiri.

Sulit membayangkan bangsa menjadi cerdas apabila kader-kader yang berada di dalam gerakan ini tidak terus belajar dan mengembangkan diri. Sulit pula membayangkan semesta menjadi bercahaya apabila para kadernya belum mampu menghadirkan cahaya dalam keluarga, lingkungan kerja, organisasi, dan masyarakat di sekitarnya.

Kecerdasan yang dimaksud Muhammadiyah tentu bukan hanya kecerdasan intelektual. Kader Muhammadiyah harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

Kecerdasan intelektual membuat seseorang mampu memahami persoalan secara mendalam, berpikir kritis, dan menghadirkan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi bangsa. Dalam era banjir informasi seperti sekarang, kader Muhammadiyah harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan meneliti harus terus dipelihara. Sebab kemajuan tidak pernah lahir dari kemalasan berpikir.

Namun kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Banyak orang yang pintar, tetapi gagal menjadi pemimpin dan gagal bekerja sama karena tidak memiliki kecerdasan emosional. Muhammadiyah adalah organisasi besar yang tumbuh dalam keberagaman profesi, usia, latar belakang pendidikan, bahkan perbedaan pandangan. Karena itu, kemampuan menghargai orang lain, mendengar pendapat yang berbeda, mengelola ego, dan menjaga ukhuwah menjadi sangat penting.

Di atas semuanya, kecerdasan spiritual adalah fondasi yang tidak boleh diabaikan. Muhammadiyah lahir dari semangat tauhid dan pembaruan Islam. Karena itu, ilmu yang tinggi harus melahirkan kerendahan hati, jabatan harus melahirkan amanah, dan aktivitas organisasi harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kecerdasan spiritual membuat seseorang tetap jujur ketika memiliki kesempatan untuk berbuat curang dan tetap ikhlas ketika pengabdiannya tidak mendapatkan tepuk tangan.

Apa yang kita lihat di Masjid Al Falah Sragen, Masjid Al Jihad Banjarmasin, Masjid Jogokariyan Yogyakarta, maupun sekolah-sekolah Muhammadiyah di Mindanao sesungguhnya adalah buah dari perpaduan tiga kecerdasan tersebut. Ada kecerdasan berpikir dalam merancang program, ada kecerdasan emosional dalam memahami kebutuhan masyarakat, dan ada kecerdasan spiritual yang menjadikan semuanya sebagai bagian dari ibadah. Semua itu tidak hadir dengan sendirinya, melainkan lahir dari tangan-tangan kader Muhammadiyah yang bekerja dengan ikhlas dan penuh kesungguhan.

Di sinilah letak keistimewaan Muhammadiyah. Gerakan ini tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi berusaha menghadirkan perubahan itu dalam bentuk nyata. Tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mengamalkannya. Tidak hanya membangun gedung, tetapi membangun manusia.

Bangsa yang cerdas tidak hanya diukur dari banyaknya sarjana, profesor, atau gedung sekolah yang berdiri. Bangsa yang benar-benar cerdas adalah bangsa yang melahirkan manusia-manusia yang berilmu, berakhlak, berempati, dan bermanfaat bagi sesamanya. Sebagaimana pesan yang sering kita pegang, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia lainnya.

Karena itu, tema “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya” hendaknya tidak berhenti menjadi slogan muktamar. Ia harus menjadi gerakan nyata yang dimulai dari diri sendiri. Dari kebiasaan membaca, belajar, bekerja dengan profesional, menjaga integritas, memperkuat ibadah, serta menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Jika kader Muhammadiyah mampu menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kokoh secara spiritual, maka keluarga akan tercerahkan, masyarakat akan tercerahkan, bangsa akan semakin cerdas, dan semesta pun akan semakin bercahaya.

Sebab cahaya yang menerangi dunia tidak pernah muncul secara tiba-tiba. Ia selalu berawal dari nyala kecil yang dijaga dengan ilmu, keikhlasan, dan pengabdian yang istiqamah.(*)

Tags: Berita Muktamar 49Cerdas Bangsa Semesta BercahayaInfo Muktamar 49MuhammadiyahMuktamar 49Muktamar 49 Muhammadiyah Aisyiyah

Related Posts

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

8 Agustus 2026
44
SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah
Jufri Daily

SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

4 Agustus 2026
22
Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ
Kemuhammadiyahan

Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ

4 Agustus 2026
6
Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah
'Aisyiyah

Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah

3 Agustus 2026
22
Polda Sumut Siap Kawal dan Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah
Daerah

Polda Sumut Siap Kawal dan Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah

3 Agustus 2026
30
Silaturahim ke UMSU, UMN Al Washliyah Siap Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah~Aisyiyah 2027
Daerah

Silaturahim ke UMSU, UMN Al Washliyah Siap Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah~Aisyiyah 2027

1 Agustus 2026
17

Recent Posts

  • Perkuat Ekosistem Digital Kampus, Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi Meutya Hafid
  • Jadi Kontingen Terbesar di ASEAN, UMSU Utus 47 Mahasiswa Kuliah dan Studi Pengalaman di Malaysia
  • Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
  • Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara
  • Memperkuat Karakter dan Pengabdian, FH UMSU Lepas 441 Mahasiswa Peserta KKN 2026

Recent Comments

  1. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  2. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  3. Ashsaism mengenai IMM Sumsel Dukung Zaki Nugraha jadi Caketum pada Muktamar IMM XX Palembang
  4. Ay mengenai Temanku
  5. Akuntansi mengenai Dukung Swasembada Pangan Nasional, Penyuluh Pertanian OKUT Normalisasi Saluran Irigasi

Follow Global Journal on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.