Minggu, Juli 19, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Aisyiyah: Tiang Utama Peradaban, Penguat Negara

Mujaddid by Mujaddid
2026/05/07
in 'Aisyiyah, Jufri Daily, Nasional, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Aisyiyah: Tiang Utama Peradaban, Penguat Negara
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Di tengah dinamika zaman yang terus bergerak cepat, kita sering lupa bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya bertumpu pada kebijakan dan kekuasaan, tetapi juga pada ketahanan keluarga dan kualitas manusianya. Di sinilah peran perempuan menemukan makna paling dalam—bukan sekadar pelengkap, tetapi penentu arah peradaban.

Sejak awal berdirinya, Aisyiyah telah menegaskan bahwa dakwah tidak cukup hanya disampaikan dari mimbar ke mimbar. Dakwah harus hidup, menyatu dalam tindakan nyata—di sekolah, di layanan kesehatan, hingga di tengah denyut kehidupan masyarakat.

Pesan mendalam dari Nyai Ahmad Dahlan seakan menjadi kompas moral gerakan ini:

“Kalau Muhammadiyah dipandang kurang baik, janganlah hanya dicela. Dan kalau dipandang baik, janganlah hanya dipuji, tetapi bantulah dan suburkanlah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.”

Pesan ini sederhana, tetapi tajam. Ia menegur kecenderungan kita yang sering berhenti pada penilaian—mengkritik tanpa kontribusi, atau memuji tanpa keterlibatan. Padahal, membangun peradaban membutuhkan partisipasi, bukan sekadar opini.

Peran perempuan, terutama kader Aisyiyah, sangat strategis dalam membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang sejahtera. Dari tangan-tangan mereka lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Mereka mendidik dengan kasih, menguatkan dengan keteladanan, dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang berkemajuan.

Dalam relasinya dengan Muhammadiyah, Aisyiyah bukan sekadar pelengkap, melainkan tiang penyangga yang kokoh. Jika Muhammadiyah membangun struktur besar pergerakan, maka Aisyiyah menguatkan fondasi terdalamnya: keluarga, pendidikan perempuan, dan nilai kemanusiaan.

Aisyiyah telah menjadi pelita peradaban melalui berbagai bidang—pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Amal usaha yang dirintis bukan sekadar institusi, tetapi menjadi ruang pengabdian yang menghadirkan solusi nyata bagi umat. Ini adalah bukti bahwa dakwah tidak berhenti pada kata-kata, tetapi hadir dalam tindakan yang menyentuh kehidupan.

Tema Milad ke-109 tahun ini, “Memperkokoh Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak hanya untuk dirinya sendiri atau kelompoknya, tetapi untuk kemanusiaan yang lebih luas. Perdamaian tidak lahir dari retorika, melainkan dari keadilan, kepedulian, dan keberanian untuk merawat sesama.

Di tengah dunia yang sering diwarnai konflik dan polarisasi, perempuan berkemajuan hadir sebagai penjaga nurani. Mereka menenun harmoni dalam diam, menguatkan kehidupan tanpa banyak sorotan. Ketika perempuan kuat, keluarga akan kokoh. Ketika keluarga kokoh, masyarakat akan stabil. Dan ketika masyarakat stabil, negara akan berdiri dengan tegak.

Maka, memperkuat Aisyiyah berarti memperkuat peradaban.
Memberdayakan perempuan berarti membangun masa depan bangsa.

Selamat Milad ke-109 Aisyiyah. Teruslah menjadi cahaya—yang tidak hanya menerangi, tetapi juga menghidupkan. (*)

 

#milad109Aisyiyah
#Aisyiyah
#PerempuanBerkemajuan

 

Tags: AisyiyahMilad 109 Aisyiyahmilad109AisyiyahPerempuan Berkemajuan
Previous Post

Inilah 11 ‘Wonderkid’ Muslim yang Kini Merajai Panggung Sepak Bola Eropa

Next Post

Kejatisu Telaah Laporan Dugaan Korupsi di Inalum, Tunggu Arahan Kajati

Related Posts

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

19 Juli 2026
108
Teror ‘Rem Blong’

Teror ‘Rem Blong’

19 Juli 2026
278
Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

18 Juli 2026
114
Boro-boro Berhemat, yang Mau Dihemat itu Tak Ada

Boro-boro Berhemat, yang Mau Dihemat itu Tak Ada

18 Juli 2026
122
Mahupiki Apresiasi Peningkatan Kinerja Kejaksaan Agung

Kasus Eks Jampidsus FA, Azmi Syahputra: Jangan Geser Supremasi Hukum jadi Supremasi Jabatan

18 Juli 2026
117
Bendum PP Muhammadiyah Ingatkan Rektor PTMA Perkuat Ketahanan Finansial 

Bendum PP Muhammadiyah Ingatkan Rektor PTMA Perkuat Ketahanan Finansial 

17 Juli 2026
110
Next Post
Kejatisu Telaah Laporan Dugaan Korupsi di Inalum, Tunggu Arahan Kajati

Kejatisu Telaah Laporan Dugaan Korupsi di Inalum, Tunggu Arahan Kajati

Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya: Dari Niat yang Sunyi Menuju Cahaya yang Luas

Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya: Dari Niat yang Sunyi Menuju Cahaya yang Luas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20083 shares
    Share 8033 Tweet 5021
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6311 shares
    Share 2524 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6099 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

19 Juli 2026
108
Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta
IPM

Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

18 Juli 2026
114
Boro-boro Berhemat, yang Mau Dihemat itu Tak Ada
Esai

Boro-boro Berhemat, yang Mau Dihemat itu Tak Ada

18 Juli 2026
122
Dari Abu Pasar Nauli, Al-Ma’un Menyala Kembali
Islam

Dari Abu Pasar Nauli, Al-Ma’un Menyala Kembali

16 Juli 2026
130
Media Sosial Menggugat Dominasi Narasi Barat, tetapi Manipulasi Mengintai
Internasional

Media Sosial Menggugat Dominasi Narasi Barat, tetapi Manipulasi Mengintai

16 Juli 2026
106
Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah
Daerah

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

15 Juli 2026
115

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan