Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Ethics of Care Soroti Tata Kelola MBG: Bukan Sekedar Insiden Teknis, Melainkan Cermin Lemahnya Perencanaan Kebijakan Publik

Mujaddid by Mujaddid
2025/09/09
in Daerah, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ethics of Care Soroti Tata Kelola MBG: Bukan Sekedar Insiden Teknis, Melainkan Cermin Lemahnya Perencanaan Kebijakan Publik

Foto Ilustratif.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID ~ Medan || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah dengan tujuan mulia—memberikan gizi layak bagi anak-anak Indonesia—kini justru menuai kritik tajam. Sejumlah kasus keracunan massal, distribusi yang amburadul, hingga menu yang dinilai tidak pantas, memunculkan pertanyaan serius soal kualitas tata kelola program ini.

Farid Wajdi, Founder Ethics of Care, menilai persoalan MBG bukan sekadar insiden teknis, melainkan cermin dari lemahnya perencanaan kebijakan publik.

“Niat baik tidak membenarkan cara buruk. Kita bicara soal anak-anak, generasi masa depan bangsa. Kalau tata kelola rapuh, risikonya justru merugikan mereka yang mestinya dilindungi,” tegas Farid, Senin (9/9/2025).

Menurutnya, skala anggaran MBG yang mencapai ratusan triliun rupiah per tahun membuat program ini tidak bisa dianggap remeh. Alih-alih “gratis” sebagaimana jargon politik yang digaungkan, MBG sejatinya adalah belanja publik dengan konsekuensi pajak rakyat.

“Paradoksnya, alokasi jumbo ini justru melahirkan risiko kesehatan, bukan jaminan keselamatan. Publik membayar mahal, tapi yang terjadi justru keracunan massal di berbagai daerah,” imbuhnya.

 

Borok Tata Kelola

Farid menyoroti rantai pasok MBG yang dinilai rapuh. Bahan baku tidak terlacak asal-usulnya, penyimpanan tanpa rantai dingin, hingga vendor yang dipilih tanpa standar mutu ketat membuka ruang besar bagi kontaminasi. Temuan bakteri berbahaya seperti E. coli pada makanan, menurutnya, hanyalah puncak gunung es.

“Ironisnya, meski bukti bahaya sudah jelas, pemerintah enggan mengambil langkah protektif berupa penghentian sementara. Ini menunjukkan lemahnya keberpihakan pada keselamatan anak,” ujar Farid.

Selain masalah keamanan, menu yang disajikan pun kerap tidak sesuai standar gizi anak sekolah. “Bergizi bukan sekadar ada nasi, lauk seadanya, dan sayur. Harus ada perhitungan kalori dan kebutuhan tumbuh kembang. Kalau tidak, itu hanya simbolisme,” tambahnya.

 

Dampak Serius pada Anak

Farid mengingatkan, dampak terburuk dari rapuhnya MBG menimpa anak-anak. Mulai dari absensi yang meningkat karena sakit, proses belajar terganggu, hingga muncul trauma dan penolakan dari orang tua.

“Sekolah yang seharusnya tempat paling aman justru berubah menjadi sumber ketidakpastian. Ini bahaya besar,” katanya.

 

Perlu Audit Independen

Dari sisi efisiensi, Farid menilai dana besar MBG bisa lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk perbaikan fasilitas belajar, penambahan tenaga pendidik, atau peningkatan layanan kesehatan sekolah.

“Kesalahan paling fatal adalah program ini dipaksakan secara nasional tanpa pilot project yang terukur. Vendor dipilih dengan logika volume, bukan kualitas. Tidak ada sistem tanggung jawab yang tegas ketika anak-anak jadi korban,” ungkapnya.

Farid menegaskan, negara wajib memastikan setiap rupiah belanja publik menghadirkan manfaat, bukan malapetaka. Ia mendorong pemerintah mengambil langkah korektif: audit independen, penghentian distribusi di wilayah bermasalah, penegakan standar keamanan pangan, hingga kompensasi bagi korban.

“Tanpa itu, MBG hanya akan tercatat sebagai proyek politik jangka pendek yang mahal, berisiko, dan berbahaya. Pertanyaannya, apakah ‘gratis’ yang ditawarkan pemerintah benar-benar untuk rakyat, atau sekadar menutup kegagalan negara mengelola amanah dengan akal sehat?” pungkas Farid. (*)

 

Tags: Ethics of CareMakan Bergizi GratisMBG
Previous Post

Butuh Rp 39 Juta, Titi Tepekong Kelurahan Serbalawan Diperbaiki Warga secara Swadaya

Next Post

Tuntut Jadi PPPK Paruh Waktu, Aliansi Non Database Honorer Gelar Aksi Damai di Kementerian PANRB

Related Posts

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

1 Juli 2026
101
Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

1 Juli 2026
107
Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
145
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Angka Kasus Keracunan Program MBG Terus Meningkat, Ethics of Care: Bukan Sekadar Statistik, tapi Potret Kegagalan Sistemik

Momentum HUT ke-436 Medan, Ethics of Care Desak Pemerintah Fokus Solusi Publik ketimbang Pencitraan

30 Juni 2026
107
Next Post
Tuntut Jadi PPPK Paruh Waktu, Aliansi Non Database Honorer Gelar Aksi Damai di Kementerian PANRB

Tuntut Jadi PPPK Paruh Waktu, Aliansi Non Database Honorer Gelar Aksi Damai di Kementerian PANRB

MIH UMSU dan MIH UAD Teken MoU, Perkuat Sinergi Catur Dharma PTM

MIH UMSU dan MIH UAD Teken MoU, Perkuat Sinergi Catur Dharma PTM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan