Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Catatan Kritis Survei Elektabilitas Pilkada Sumut

Mujaddid by Mujaddid
2024/10/11
in Daerah, Nasional, Opini, Pemilu, Pilkada, Ulasan
Reading Time: 2 mins read
0
Catatan Kritis Survei Elektabilitas Pilkada Sumut
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Shohibul Anshor Siregar

Kamis siang seseorang dari TV di Jakarta meminta tanggapan atas satu berita ini yang diterbitkan Bangka Pos dengan judul “Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Sumut 2024, Bobby vs Edy, Menantu Jokowi Masih Mendominasi”

Setelah membaca berita itu dan menganalisisnya secara lebih mendalam, maka saya simpulkan:

Pertama, Sampling yang Terbatas.

Survei yang dilakukan dengan hanya 800 responden dapat dianggap tidak representatif, terutama mengingat populasi pemilih di Sumut yang jauh lebih besar. Metode pengambilan sampel yang terbatas ini dapat menyebabkan bias, karena tidak semua segmen masyarakat terwakili secara proporsional.

Kedua, Metode Pengumpulan Data.

Pengumpulan data melalui telepon, khususnya dengan menggunakan nomor handphone Telkomsel, berpotensi mengabaikan kelompok masyarakat yang tidak memiliki akses atau preferensi terhadap teknologi. Hal ini dapat menyebabkan eksklusi terhadap suara-suara penting dari kalangan yang lebih tua atau masyarakat di daerah terpencil.

Ketiga, Margin of Error.

Dengan margin of error sekitar 3,5 persen, hasil survei dapat memberikan gambaran yang kurang akurat tentang preferensi pemilih.

Ketidakpastian ini dapat memperbesar misinterpretasi terhadap elektabilitas masing-masing calon, terutama jika hasilnya sangat mendekati satu sama lain.

Keempat, Kondisi Respons.

Persentase responden yang tidak tahu atau tidak menjawab mencapai 44,9 persen dalam survei Katadata.

Tingginya angka ini menunjukkan ketidakpastian atau ketidakpedulian di kalangan pemilih, yang bisa jadi mencerminkan kurangnya informasi yang memadai tentang calon atau isu-isu yang ada.

Kelima, Efek ‘Jokowi’.

Pengaruh besar Presiden Joko Widodo yang disebut sebagai ‘Jokowi Effect’ dapat menciptakan bias dalam hasil survei. Responden mungkin memilih calon yang dianggap dekat dengan Jokowi bukan karena preferensi terhadap calon itu sendiri, melainkan karena citra Presiden.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana hasil survei mencerminkan preferensi independen pemilih.

Lagi pula kecenderungan ketergerusan pengaruh Jokowi bukan sesuatu yang harus disembunyikan oleh siapa pun saat ini dan akan terus menurun apalagi setelah 20 Oktober.

Keenam,Simulasi yang Beragam.

Berbagai simulasi yang dilakukan (top of mind, semi terbuka, dll.) dapat menyebabkan kebingungan di antara responden. Variabel yang tidak konsisten ini dapat menyulitkan analisis yang jelas tentang siapa yang sebenarnya lebih unggul dalam elektabilitas.

Ketujuh, Keterbatasan Waktu Survei.

Waktu survei yang dilakukan dalam rentang tertentu (misalnya, 4-9 September untuk Katadata) dapat menciptakan bias temporal.

Dinamika politik dapat berubah dengan cepat menjelang pemilihan, sehingga hasil survei mungkin tidak mencerminkan situasi saat pemungutan suara.

Kedelapan, Pembiayaan. Sudah saatnya setiap penyedia data survey secara terbuka memberi tahu publik darimana asal pembiayaan mereka. Itu jumlah yang besar.

Simpulan.

Meskipun survei elektabilitas dapat memberikan wawasan awal mengenai preferensi pemilih, berbagai kelemahan dalam metode pengumpulan data dan analisis dapat menimbulkan kesimpulan yang kurang akurat.

Oleh karena itu, penting untuk menginterpretasikan hasil survei dengan hati-hati dan mempertimbangkan konteks yang lebih luas dalam analisis pemilihan mendatang. (*)

✒️ Shohibul Anshor Siregar. Dosen FISIP UMSU. Koordinator Umum Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya (‘nBASIS). Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PW Muhammadiyah Sumatera Utara. Sekretaris Yayasan Advokasi Hak Konsstitusional Indonesia (YAKIN).

 

Tags: Bobby Affif NasutionEdy RahmayadiPilkada Sumut
Previous Post

SMP Muhammadiyah PK Solo Gelar Edukasi Literasi Finansial untuk Siswa

Next Post

Prof Dadang Kahmad Beri Pencerahan kepada Ratusan Calon Sarjana UM Bandung

Related Posts

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

1 Juli 2026
101
Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

1 Juli 2026
106
Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
140
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Angka Kasus Keracunan Program MBG Terus Meningkat, Ethics of Care: Bukan Sekadar Statistik, tapi Potret Kegagalan Sistemik

Momentum HUT ke-436 Medan, Ethics of Care Desak Pemerintah Fokus Solusi Publik ketimbang Pencitraan

30 Juni 2026
107
Next Post
Prof Dadang Kahmad Beri Pencerahan kepada Ratusan Calon Sarjana UM Bandung

Prof Dadang Kahmad Beri Pencerahan kepada Ratusan Calon Sarjana UM Bandung

Integrasi Aplikasi Digital SSDM Polri Wujud Penguatan Good Governance

Ius Costitum Kapolri dan AS SDM Kapolri dalam Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
116

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan