No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Catatan Kritis Survei Elektabilitas Pilkada Sumut

11 Oktober 2024
in Daerah, Nasional, Opini, Pemilu, Pilkada, Ulasan
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Shohibul Anshor Siregar

Kamis siang seseorang dari TV di Jakarta meminta tanggapan atas satu berita ini yang diterbitkan Bangka Pos dengan judul “Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Sumut 2024, Bobby vs Edy, Menantu Jokowi Masih Mendominasi”

Setelah membaca berita itu dan menganalisisnya secara lebih mendalam, maka saya simpulkan:

Pertama, Sampling yang Terbatas.

Survei yang dilakukan dengan hanya 800 responden dapat dianggap tidak representatif, terutama mengingat populasi pemilih di Sumut yang jauh lebih besar. Metode pengambilan sampel yang terbatas ini dapat menyebabkan bias, karena tidak semua segmen masyarakat terwakili secara proporsional.

Kedua, Metode Pengumpulan Data.

Pengumpulan data melalui telepon, khususnya dengan menggunakan nomor handphone Telkomsel, berpotensi mengabaikan kelompok masyarakat yang tidak memiliki akses atau preferensi terhadap teknologi. Hal ini dapat menyebabkan eksklusi terhadap suara-suara penting dari kalangan yang lebih tua atau masyarakat di daerah terpencil.

Ketiga, Margin of Error.

Dengan margin of error sekitar 3,5 persen, hasil survei dapat memberikan gambaran yang kurang akurat tentang preferensi pemilih.

Ketidakpastian ini dapat memperbesar misinterpretasi terhadap elektabilitas masing-masing calon, terutama jika hasilnya sangat mendekati satu sama lain.

Keempat, Kondisi Respons.

Persentase responden yang tidak tahu atau tidak menjawab mencapai 44,9 persen dalam survei Katadata.

Tingginya angka ini menunjukkan ketidakpastian atau ketidakpedulian di kalangan pemilih, yang bisa jadi mencerminkan kurangnya informasi yang memadai tentang calon atau isu-isu yang ada.

Kelima, Efek ‘Jokowi’.

Pengaruh besar Presiden Joko Widodo yang disebut sebagai ‘Jokowi Effect’ dapat menciptakan bias dalam hasil survei. Responden mungkin memilih calon yang dianggap dekat dengan Jokowi bukan karena preferensi terhadap calon itu sendiri, melainkan karena citra Presiden.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana hasil survei mencerminkan preferensi independen pemilih.

Lagi pula kecenderungan ketergerusan pengaruh Jokowi bukan sesuatu yang harus disembunyikan oleh siapa pun saat ini dan akan terus menurun apalagi setelah 20 Oktober.

Keenam,Simulasi yang Beragam.

Berbagai simulasi yang dilakukan (top of mind, semi terbuka, dll.) dapat menyebabkan kebingungan di antara responden. Variabel yang tidak konsisten ini dapat menyulitkan analisis yang jelas tentang siapa yang sebenarnya lebih unggul dalam elektabilitas.

Ketujuh, Keterbatasan Waktu Survei.

Waktu survei yang dilakukan dalam rentang tertentu (misalnya, 4-9 September untuk Katadata) dapat menciptakan bias temporal.

Dinamika politik dapat berubah dengan cepat menjelang pemilihan, sehingga hasil survei mungkin tidak mencerminkan situasi saat pemungutan suara.

Kedelapan, Pembiayaan. Sudah saatnya setiap penyedia data survey secara terbuka memberi tahu publik darimana asal pembiayaan mereka. Itu jumlah yang besar.

BACA JUGA

Rektor UMMAD Isi Pembekalan AIK kepada Civitas Akademika, Ini yang Beliau Sampaikan

Cari Pewarta Foto Hilang Kontak, ANTARA Perkuat Koordinasi dengan Basarnas dan Polda Banten

Hadiri HUT Bhayangkara ke-78, Walikota Binjai Harapkan Polri Terus Profesional

Dosen UMJT Ingatkan Mitigasi Penyalahgunaan Kekuasaan dalam RUU Perampasan Aset

Kuliah Umum di UMSU, Deputi Kemenkop RI: KMP Solusi Konkret Tekan Kemiskinan

Ranperda Perlindungan Konsumen, DPRD Sumut Diminta Perkuat BPSK

Simpulan.

Meskipun survei elektabilitas dapat memberikan wawasan awal mengenai preferensi pemilih, berbagai kelemahan dalam metode pengumpulan data dan analisis dapat menimbulkan kesimpulan yang kurang akurat.

Oleh karena itu, penting untuk menginterpretasikan hasil survei dengan hati-hati dan mempertimbangkan konteks yang lebih luas dalam analisis pemilihan mendatang. (*)

✒️ Shohibul Anshor Siregar. Dosen FISIP UMSU. Koordinator Umum Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya (‘nBASIS). Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PW Muhammadiyah Sumatera Utara. Sekretaris Yayasan Advokasi Hak Konsstitusional Indonesia (YAKIN).

 

Tags: Bobby Affif NasutionEdy RahmayadiPilkada Sumut
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

PKKMB UMSU 2026, Gubsu Berharap Kolaborasi Pemprovsu~Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan Terus Dikembangkan
Daerah

PKKMB UMSU 2026, Gubsu Berharap Kolaborasi Pemprovsu~Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan Terus Dikembangkan

by Mujaddid
28 September 2026
59
Akademisi: Gerakan Sosial Tuntut “Tutup TPL” Menanti Sensitivitas Politik Bobby Nasution, Berpotensi Eskalasi Jika Diabaikan
Daerah

Akademisi: Gerakan Sosial Tuntut “Tutup TPL” Menanti Sensitivitas Politik Bobby Nasution, Berpotensi Eskalasi Jika Diabaikan

by Mujaddid
12 November 2025
129
Ethics Care: Perlu Sinergisitas Atasi Geng Motor/Begal
Daerah

Gubsu Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi PUPR Sumut, Publik Menanti Keberanian Penegak Hukum

by Mujaddid
28 September 2025
91
Muhammadiyah di Mata Seorang Edy Rahmayadi
Daerah

Muhammadiyah di Mata Seorang Edy Rahmayadi

by Mujaddid
8 November 2024
349
Daerah

PDIP Usung Edy Rahmayadi, Pengamat: Peristiwa Penting di Tengah Gejala Kemunduran Demokrasi

by Mujaddid
11 Agustus 2024
130
Daerah

Didukung PDIP, Ini Sejumlah Tokoh yang Dianggap Layak Dampingi Edy Rahmayadi

by Mujaddid
31 Juli 2024
267
Daerah

Pilkada di Sumut Ditengarai Akan Sarat Permainan Intervensional Kekuatan Anti Demokrasi

by Mujaddid
28 Juni 2024
203
Resmi Diusung Golkar, Pengamat: Bobby Harus Perjuangkan Kompensasi Politik
Daerah

Resmi Diusung Golkar, Pengamat: Bobby Harus Perjuangkan Kompensasi Politik

by Mujaddid
20 Juni 2024
120
Daerah

Ijeck dan Bobby Bersaing Jadi Cagub Sumut dari Golkar, Ini Ulasan Pengamat

by Mujaddid
30 Maret 2024
281
Daerah

Pilgubsu 2024, PDIP~PKS Jajaki Koalisi dengan Nama “RASA”, Bagaimana dengan Edy Rahmayadi?

by Mujaddid
27 Maret 2024
364

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai
  • Siswa SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Juara 1 Nasional ISPO 2026 Lewat Sistem IoT Penyiraman Cabai
  • Ekstrakurikuler Karawitan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Latih Ibu-Ibu Sekolah Lansia, Perkuat Pelestarian Budaya dan Kepedulian Antargenerasi
  • Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat, SPs UMSU Gelar Bazar UMKM, Donor Darah, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
  • Kuliah Umum SPs UMSU Hadirkan Pemprov Sumut, Bahas Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Kreatif
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

Pertanyaan Hakim dan Pertanyaan Munkar-Nakir
Jufri Daily

Pertanyaan Hakim dan Pertanyaan Munkar-Nakir

Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari
AUM

Sang Surya di Horison Pesisir: Dakwah Muhammadiyah Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Bahari

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.