No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Hamim Ilyas: Islam Otentik adalah IRLA yang Tidak Sebatas Jargon, Tapi Juga Harus Implementatif

25 Maret 2024
in Islam, Muhammadiyah, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas. (Foto: muhammadiyah.or.id)

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas. (Foto: muhammadiyah.or.id)

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Yogyakarta || Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas mengatakan, Islam sebagai rahmat seluruh alam atau Islam rahmatan lil alamin tidak sebatas jargon belaka, tapi juga harus mampu diimplementasikan oleh setiap muslim.

“Islam otentik adalah Islam Rahmatan Lil Alamin yang tidak menjadi jargon saja tetapi ada penjabarannya dalam Al-Qur’an yang relevan sampai kiamat nanti,” tutur Hamim Ilyas, dalam Pengajian Ramadan 1445 H Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah pada Sabtu (23/4) di Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, Hamim menjelaskan, visi Islam Rahmatan Lil Alamin (IRLA) disampaikan bahwa telah diisyaratkan dalam al-Fatihah ayat 7 yang mengisyaratkan hasil dari menempuh shirath mustaqim. Shirath adalah at-thariqul wadlihus sahlu, jalan yang jelas lagi mudah dan al-mustaqim berarti as-sawiyyu, terdekat tercepat mencapai apa yang dituju.

“Apa yang dituju itu adalah an-Ni’mah, al-halah al-hasanah, keadaan baik semua bidang kehidupan.” kata Hamim.

Menurut Hamim jika semua bidang kehidupan dalam keadaan yang baik maka dapat terwujud hayah thayibah, seluruh bidang kehidupan umat islam akan menjadi baik keadaanya. Untuk mewujudkan hayah thayibah tersebut maka Islam mengemban misinya tersendiri.

“Misi IRLA adalah memberi kabar gembira dan peringatan dalam masyarakat tentang segala yang harus diwaspadai dalam mewujudkan hayah thayyibah,”jelasnya.

BACA JUGA

HMJ Manajemen UMSU Adakan Sosisialisasi dan Pembukaan PPK ORMAWA di Desa Suka Makmur Kutalimbaru

UMSU Siap Sukseskan Muktamar IPM ke-23 di Medan

72 Sapi dan 90 Kambing Terkumpul, QurbanMu Muhammadiyah OKU Timur Tuai Apresiasi

FKIP UMSU Bekali Mahasiswa Kepemimpinan Kritis dan Kreatif Lewat “Leader Camp”

Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971

Menteri Dikdasmen Lakukan Groundbreaking Gedung Pesantren ABK al-Walidah Ajibarang Banyumas

Hamim mengungkapkan, dalam al~Qur’an  ada gambaran tentang angin yang disebut sebagai busyr (kabar gembira) dan mubasysyir (pemberi kabar gembira) dengan manfaatnya yang besar (al-Furqan, 25: 48); ar-Rum, 30: 46 dan 48; Fathir, 35: 9; dan al-Jatsiyah, 45: 5).

Menurut Hamim, gambaran tersebut menunjukkan bagaimana misi memberi kabar gembira yang diemban IRLA seharusnya dilaksanakan umat. Maka misi Islam yang pertama adalah meneduh-sejukkan kehidupan sehingga terwujud stabilitas dalam bidang kehidupan sehingga bisa diwujudkan keadaan baik.

Kedua, menyuburkan kebaikan. “Dalam kehidupan umat manusia jangan sampai kebaikan kok mahal atau terlalu mewah sehingga tidak subur kebaikan di masyarakat. dan sayangnya kita Islam mayoritas tetapi kebaikan tidak subur,” kata Hamim

Ketiga, membuahkan. Islam rahmatan lil alamin membuahkan hayah thayibah menjadi pribadi yang hebat. “Gambaran Quran untuk pribadi yang hebat memang luar biasa yakni pribadi rahmat,” imbunya

Keempat, mengharumkan. Angin mengharumkan dengan membawa bau harum yang ada di satu tempat berpindah ke tempat lain.

“IRLA dengan risalahnya mengharumkan nama orang-orang beriman. Nama mereka tidak hanya dikenal di kalangan kaum seiman, tapi juga di kalangan umat beragama lain, bahkan sampai mendunia,” pungkasnya.(*)

Tags: IRLAIslam Otentikislam rahmatan lil alamin
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Internasional

UNESCO: Islam adalah Agama Paling Aman di Dunia

by Mujaddid
1 Desember 2019
572

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
  • Lulusan Terbaik Medkom UMY Bahas Fenomena Jastip dan Guru Gembul dalam Seminar Media dan Komunikasi UMJT
  • Belajar dari Kelangkaan BBM di Bali: FSPPB Dorong Pembenahan Tata Kelola lewat RUU Migas 2026
  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.