Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Pendidikan Sebagai Tolak Ukur Perempuan

Mujaddid by Mujaddid
2022/06/14
in Esai, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Pendidikan Sebagai Tolak Ukur Perempuan

Ilustrasi. (net)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Fitriani Retno Wardani

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa kamu gunakan untuk mengubah dunia.” ~ Nelson Mandela.

Dilihat dari petikan quote dari Nelson Mandela tersebut, dapat diartikan bahwa pendidikan adalah hal utama yang menjadi tolak ukur untuk mengubah dunia. Ada banyak hal yang dapat kita ubah dengan adanya pendidikan akan kondisi didunia, seperti halnya ketika keadaan dunia sudah tidak jelas, banyak kehancuran dimana-mana, peperangan merajalela, dan kedamaian sangat diacuhkan, maka pendidikanlah menjadi peran untuk dapat mengatasi semua masalah yang sedang terjadi.

Banyak yang beranggapan bahwa pendidikan tinggi-tinggi itu tidak begitu perlu, apalagi bagi kaum wanita. Seperti halnya rumor yang beredar dikalangan masyarakat bahwa, untuk apasi perempuan sekolah tinggi-tinggi bahkan sibuk meraih gelar? Toh nantinya pasti bakal jadi istri orang, tempatnya didapur.

Nah, hal-hal seperti ini yang kebanyakan berasal dari orang tua kita yang masih percaya pada zaman sebelum kemerdekaan. Minimnya pengetahuan mereka akan pendidikan, bahwasanya perempuan juga memiliki hak yang sama untuk mencapai pendidikan setinggi-tingginya. Jangan salah, mendidik seorang anak dirumahpun perlu dengan ilmu,yang notabenya didapat ketika sedang menempuh pendidikan.

Pemikiran-pemikiran seperti ini hanya akan menurunkan kualitas negara kita. Apa salahnya perempuan menempuh pendidikan tinggi? Apa salahnya ketika seorang perempuan menempuh gelar Dokter hingga meninggalkan kampung halamannya? Tidak ada yang salah akan hal itu! Ingat, seorang anak yang cerdas terlahir dari rahim seorang ibu yang juga cerdas.

Banyak contoh yang dapat kita lihar dari wanita-wanita hebat di Indonesia. Misalnya Maudy Ayunda dan Tasya Kamila. Maudy Ayunda menempuh pendidikan S2 nya di Oxford University Inggris, sedangkan Tasya Kamila menempuh pendidikannya di Columbia University, Amerika Serikat. Ini sebagai pembuktian, bahwa perempuan pun dapat memiliki gelar yang tinggi.

Pandangan orang tua pada perempuan zaman dahulu kini perlahan mulai berubah. Tidak banyak orang yang menyetujui seorang perempuan menjadi “wanita karier”,karna dianggap gila bekerja dan akan lupa dengan keluarganya. Kondisi seperti ini masih menjadi pro kontra dikalangan laki-laki dan perempuan. Banyak laki-laki berpikiran bahwa hanya merekalah yang pantas menempuh pendidikan yang tinggi karna akan menjadi kepala keluarga.

Seperti yang kita ketahui, bahwa kebanyakan perempuan menempuh pendidikan yang tinggi karna mereka ingin giat bekerja. Hal-hal seperti ini memang tak dapat terelakan, tetapi jangan sampai mengurangi semangat kita untuk menempuh pendidikan yang sejauh,setinggi,dan seluas apapun. (*)

Fitriani Retno Wardani adalah Mahasiswi UIN Prof KH Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto.

Tags: Fitriani Retno WardanipendidikanperempuanPerempuan dan Pendidikan
Previous Post

RS Muhammadiyah Sumut Akan Gelar Senam Bumil Gratis, Silahkan Mendaftar

Next Post

Indahnya Bersujud di Atas Sajadah Panjang

Related Posts

Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Kayu Gelondongan dan Hutan Kita

Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

29 Juni 2026
108
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Next Post
Indahnya Bersujud di Atas Sajadah Panjang

Indahnya Bersujud di Atas Sajadah Panjang

Medan Darurat Judi! Komplek Asia Mega Mas dan MMTC Digrebek Langsung Kapolda Sumut

Medan Darurat Judi! Komplek Asia Mega Mas dan MMTC Digrebek Langsung Kapolda Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
115

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan