No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Wayang Kulit bagi Muhammadiyah

16 Februari 2022
in Muhammadiyah, Nasional, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
2
Budi Nurastowo Bintriman

Budi Nurastowo Bintriman

Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh : Budi Nurastowo Bintriman

Sebatas pengetahuan saya, kesenian wayang kulit sama sekali bukan ciptaan Sunan Kalijaga. Ia lebih merupakan bagian dari peradaban negeri India yang beragama resmi Hindu.

Oleh Sunan Kalijaga, wayang kulit itu dijadikan media untuk menarik atau mengumpulkan umat (ijabah atau dakwah). Nota-bene umat kala itu adalah animisme, dinamisme, dan Hindu. Dakwahnya adalah dakwah Islam. Suatu gambaran yang kompleks.

Di samping dijadikan sebagai media penarik, kesenian wayang kulit secara isi juga disesuaikan sana-sini agar sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Bahkan juga agar sejalan dengan nilai-nilai Jawa.

Pada dua poin di atas, tak ada masalah. Bahkan terbilang merupakan gerakan brilian dari Sunan Kalijaga untuk kurun atau masa itu. Profesor Abdul Mu’ti mengistilahkannya sebagai inkulturasi. Semua sepakat itu.

Makanya rupa Islam di tangan Sunan Kalijaga atau bagi wong Jowo, sejatinya Islam adalah sangat shoft. Bahkan bangsa kita inipun bisa “berinkulturasi” terhadap nilai-nilai penjajah Belanda yang berhati dan berlaku jahat.

Proses dakwah Islam Sunan Kalijaga melalui media kesenian wayang kulit belum tuntas, namun segera berganti era atau generasi. Itu semua karena hukum alam.

Wayang yang jelas-jelas kental Hinduismenya, oleh awam kemudian justeru dianggap menjadi seperti “trademark-nya” dakwah Islamnya Sunan Kalijaga. Padahal bukan sama sekali. Di wayang jadi ada “aji-aji” Kalima Sada yang sejatinya kalimat syahadat (Tauhid).

Terhadap sisi-sisi filosofis-teologis lain yang belum “tergarap” oleh Sunan Kalijaga, jika mau jujur, itu pasti menimbulkan masalah bagi muslim khawas-kritis yang mulai tumbuh subur di Indonesia. Misal konsep tentang laku topo nggeni, topo ngebleng, topo mutih, ngelmu kasekten, poliandri dan lain-lain. Itu merupakan persoalan pelik, karena berlawanan dengan makna tauhid.

Gesekan-gesekan terkait pada perihal substansi kesenian wayang sekarang ini menjadi sangat sensitif. Kalangan cerdik-pandai cenderung menghindar dari diskursus ini. Karena perihal ini menjadi ranah yang menakutkan (ngeri-ngeri sedap).

Coba jawab secara jujur, di mana ada kesesuaiannya antara konsep teologis dalam Islam dengan konsep teologis dalam dunia wayang?

Dalam tataran yang paling sederhana, bahwa “pagelaran wayang kulit semalam natas”, jelas itu merupakan laku laghwa. Dengan logika profetik mana laghwa itu bisa kita terima?

Belakangan ini ada tokoh Muhammadiyah, Prof. Abdul Mu’ti yang “pro” dengan kesenian wayang kulit. Dan itu tentu banyak pendukungnya. Beliau menyatakan, bahwa secara kesejarahan, pengetahuan Khalid Basalamah mengenai kesenian wayang kulit adalah dangkal.

BACA JUGA

45 Hari Mengabdi di Simalungun: Mahasiswa UMSU Hadirkan Semangat Belajar Baru di Pondok Pesantren Modern MBS Darul Arqom

Direktur Eksekutif APAIE Kunjungi Stand UMSU

LLHPB ‘Aisyiyah Se~Indonesia Persiapkan Dukungan Aksi Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022

Anies Ganti 30 Nama Jalan, Perkampungan dan Gedung di Jakarta dengan Nama Tokoh Betawi

Haedar: Muhammadiyah Tidak Pandai Beretorika Teriak NKRI Harga Mati, Tapi Mempraktekkannya dalam Amal Nyata

Rayap Besi ala Medan

Muhammadiyah sendiri secara kelembagaan sangat akrab dengan tontonan (bukan tuntunan) kesenian wayang kulit. Acara-acara milad di Muhammadiyah sangat sering menghelat pagelaran wayang kulit semalam natas.

Terlepas dari pengetahuan Khalid Basalamah dangkal atau tidak tentang kesenian wayang kulit, mari jika kita hendak membahasnya, kita gunakan analisa-analisa dan argumentasi yang jernih dan bertanggungjawab. Karena kesenian apapun itu, tidak muncul atau lahir di ruang hampa.

Bagi Muhammadiyah sendiri, media untuk menarik atau mengumpulkan umat (dakwah atau ijabah) insya Allah cukup dengan adanya lembaga pendidikan sekolah, kampus, rumah sakit, dan lain-lain maka akan jauh lebih efektif dan efisien. Maka yang ada itu mari kita optimalkan.

Maka bisa jadi, ketika Muhammadiyah masih “berbaik sangka” terhadap ampuhnya penggunaan media kesenian wayang kulit untuk berdakwah, sejatinya sekarang ini, itu adalah mithos belaka. Karena secara faktual kita beda zaman dengan Sunan Kalijaga. Dan lebih dari itu, adakah riset mengenai perihal dakwah itu?

Sunan Kalijaga sangat brilian menginkulturasi kesenian wayang kulit untuk berdakwah. Sedang kita sekarang ini tak melakukan apa-apa terhadap kesenian wayang kulit. Kita jauh turun bobot dan derajatnya dibanding Sunan Kalijaga, di saat menghelat pagelaran kesenian wayang kulit semalam natas.

Pagelaran kesenian wayang kulit yang dihelat oleh Muhammadiyah sudah tak ada nilai-nilai dakwahnya. Atau sebut saja nyaris tak ada. Maka ia tak ada beda dengan tontonan-tontonan kesenian wayang kulit lain di tempat lain.

Wallahu a’lam bishshawwab…(*)

Penulis adalah Kader Muhammadiyah, mubaligh akar rumput, ber-NBM : 576.926
Tags: Budi Nurastowo BintrimanMuhammadiyahWayang
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
30
Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib
Kemuhammadiyahan

Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib

by Mujaddid
24 Agustus 2026
29
FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun  Terapkan Metode Deep Learning
Internasional

FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun Terapkan Metode Deep Learning

by Mujaddid
24 Agustus 2026
31
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
61
SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah
Jufri Daily

SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

by Mujaddid
4 Agustus 2026
27
Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ
Kemuhammadiyahan

Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ

by Mujaddid
4 Agustus 2026
7
Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban
Jufri Daily

Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban

by Mujaddid
24 Juli 2026
44
Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan
Daerah

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

by Mujaddid
13 Juli 2026
24
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’
Daerah

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

by Mujaddid
13 Juli 2026
26
Politik Helm Pak AR: Kearifan Muhammadiyah dalam Berbangsa dan Menyiapkan Generasi Berkemajuan
Esai

Politik Helm Pak AR: Kearifan Muhammadiyah dalam Berbangsa dan Menyiapkan Generasi Berkemajuan

by Mujaddid
10 Juli 2026
54

Comments 2

  1. Rohadi says:
    5 tahun ago

    Logikanya nyambung. Terima kasih pencerahanya.

    Reply
  2. Rohadi says:
    5 tahun ago

    Terima kasih atas penjelasannya dan pencerahannya.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Qori Internasional UMSU Daud Sitorus Wakili Indonesia di Kroasia
  • Wabup Sergai Serahkan 1.036 Paket Perlengkapan Sekolah di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sei Rampah
  • Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda
  • IMM Kota Medan Apresiasi Langkah Cepat KPPG Medan Donal Simanjuntak Tinjau Korban Erupsi Sinabung
  • Membanggakan, Dosen UMJT Madiun Raih Peserta Terbaik Praktik Mengajar Program PEKERTI Kemendikti Saintek
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah
Daerah

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat
Islam

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.