No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Pemberdayaan Dhu’afa dari Teologi Surat al-Ma’un

24 November 2020
in Esai, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Aprilia Damayanti


Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang sangat besar di Indonesia. Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa Muhammadiyah juga memiliki banyak kader-kader yang menyebar di seluruh penjuru Indonesia.

BACA JUGA

Akademisi UM Bandung Ingatkan Dampak Psikologis Narasi Negatif di Medsos bagi Ibu Bekerja

Ini Susunan dan Pembidangan PP Muhammadiyah Periode 2022-2027

Kabinda DIY Silaturahmi ke PWM DIY

Teror Bangkai Babi Kian Meresahkan, Ini Pernyataan PW Muhammadiyah Sumut

Ketua PWM DIY Ajak Majelis & Lembaga Bekerja Secara Profesional, Modern dan Berkemajuan

Massa Milad Ke-113 Muhammadiyah di Jakarta Membeludak, 2026 Rencananya Digelar di GBK

BahkanMuhammadiyah dikenal sebagai sebuah organisasi Islam pembaharuan yang bercorak modern. Dalam pengamalannya, Muhammadiyah meyakini al-Qur’an dan Sunnah al Maqbullah itu sebagai sumbernya.Tafsir atas al-Qur’an diturunkan pada tataran praksis dan diterjemahkan menjadi gerakan yang nyata.

Dalam hakikatnya, salah satunya yang menjadi landasan pokok pergerakan Muhammadiyah itu dengan adanya kekuatan teologis dari Surat al-Ma’un yang diajarkan oleh KH. Ahmad Dahlan, Pendiri Muhammadiyah. Surat Al-Ma’un merupakan surat yang ke 107 yang terdiri dari 7 ayat dan termasuk golongan surat Makiyah. Secara etimologi, al-Ma’un berarti banyak harta, berguna dan bermanfaat, kebaikan dan ketaatan, dan zakat.

Kata al-Ma’un itu berdasarkan tafsir klasik dapat kita pahami sebagai contoh hal-hal kecil yang diperlukan orang dalam kegiatan sehari-hari, yaitu melakukan perbuatan kebaikan dengan memberikan bantuan kepada sesame manusia dalam hal-hal kecil.

Menurut maknanya yang lebih luas, kata al-Ma’un itu artinya “bantuan” atau “pertolongan” di dalam setiap kesulitan.

Di dalam surat al-Ma’un ada beberapa pesan yang dapat kita pelajari, diantaranya yaitu;

Pertama, orang yang menelantarkan kaum dhuafa (mustadh’afiin) tergolong ke dalam orang yang mendustkan agama.

Kedua, ibadah shalat memiliki dimensi sosial, dalam artinya tidak ada faedah shalat seseorang jika tidak dikerjakaan dimensi sosialnya.

Ketiga, mengerjakan amal saleh tidak boleh diiringi dengan sikap riya atau pamer dalam beribadah.

Keempat, orang yang tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain, bersikap egois dan egosentris termasuk kedalam kelompok orang yang mendustakan agama.

Padasurat al-Ma’un itu menyadarkan orang yang beriman yang taat beragama, orang yang tekun dalam salat, rajin dzikir, rajin membaca al-Qur’an, serta berulang-ulang menunaikan ibadah haji dan umrah akan tetap dikelompokkan dalam sebagai pendusta agama, jika ketaatannya dan beribadahnya itu tidak melahirkan kepedulian dalam social terhadap kaum dhuafa.

Pengertian dhuafa di dalam al-Qur’an yaitu dengan segala perubahannya menurut “al Isfahani” mengandung beberapa pengertian, yaitu lemah fisik, lemah kedudukan, lemah ekonomi, lemah akal/ilmu, dan lemah iman dan jiwa.

 

Upaya dalam Pemberdayaan Kaum Miskin (Dhu’afa)

Islam memberikan anjuran untuk peduli terhadap masalah kemiskinan, mengabaikan orang yang miskin sebagaimana terdapat dalam surat al-Ma’un, sama artinya dengan mendustakan agama. Apabila kita tidak mau dikatakan sebagai pendusta agama, maka kita harus peduli terhadap masalah kemiskinan.

Lebih dari itu upaya kongkrit dan komitmen terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Pengentasan kemiskinan dengan membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak dengan dukungan manajemen dan sumber daya manusia yang unggul dan sebuah perencanaan yang matang.

Di dalam al-Qur’an menganalogikan bahwa pengentasan kemiskinan sebagai sumber perjuangan yang berat, sebagaimana jalan yang mendaki. Menurut al-Qur’an surat al-Baladayat 12-16:

“Dan (tahukah kamu) apa jalan yang mendaki dan sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan atau memberikan makan pada hari terjadinya kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

Untuk keperluan hidup manusia Allah telah memberikan bekal sumber daya alam dan segenap potensi yang terdapat pada diri manusia jika seorang memiliki kemauan untuk mengembangkannya, bahkan Allah telah memberikan jaminan rizki kepada makhluk hidup di muka bumi sebagimana disebut dalam surat Hudayat 6:

مَا مِنۡ دَآ بَّةٍ فِى الۡاَرۡضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزۡقُهَا وَ يَعۡلَمُ مُسۡتَقَرَّهَا وَمُسۡتَوۡدَعَهَا‌ؕ كُلٌّ فِىۡ كِتٰبٍ مُّبِيۡوَ

Artinya :”Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya.Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”

 

StrategiPemberdayaan

Pemberdayaan kaum dhuafa utamanya menjadi tanggungjawab bagi kaum muslimin, khususnya mereka yang telah diberikan karunia kecukupan harta (kelompok aghniya), mereka berkewajiban untuk mengeluarkan sebagian hartanya baik melalui jalur infaq, maupun zakat.

Persoalannya adalah bagaimana membangkitkan kesadaran masyarakat bagi orang-orang yang mampu untuk melaksanakan kepeduliannya dalam pengentasan kemiskinan.

Orang-orang yang memiliki kelebihan harta tetapi tidak melaksanakan kewajibannya melaksanakan zakat, tidak peduli terhadap kaum fakir-miskin mendapatkan ancaman akan dimasukkan ke dalam neraka Saqar, (QS, al Muddatsir:44), karena tidak peduli terhadap fakir miskin, sebab dalam harta mereka terdapat hak bagi orang-orang miskin (QS, al Ma’arij:24).

 

Tahap-TahapPemberdayaan

Pemberdayaan masyarakat akan berlangsung secara bertahap. Tahap-tahap yang harus dilalui tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tahap penyadaran dan pembentukan perilaku menuju perilaku sadar dan peduli sehingga merasa membutuhkan peningkatan kesadaran tinggi.
  • Tahap transformasi kemampuan berupa wawasan pengetahuan, kecakapan-keterampilan agar terbuka wawasan dan memberikan keterampilan dasar sehingga dapat mengambil peran di dalam pembangunan.
  • Tahap peningkatan kemampuan intelektual, kecakapan-keterampilan sehingga terbentuklah inisiatif dan kemampuan inovatif untuk mengantarkan kemandirian.

Tujuan pemberdayaan adalah untuk membentuk individu dan masyarakat menjadi lebih mandiri. Dimana kemandirian tersebut meliputi kemandirian berpikir, bertindak, dan mengendalikan apa yang mereka lakukan tersebut.

Kemandirian dalam masyarakat adalah suatu kondisi yang dialami masyarakat yang ditandai oleh kemampuan untuk memikirkan, memutuskan serta melakukan sesuatu yang dipandang tepat demi mencapai pemecahan masalah-masalah yang dihadapi dengan mempergunakan daya kemampuan yang terdiri kemampuan kognitif, konotif, psikomotorik, afektif, dengan pengarahan sumberdaya yang dimiliki oleh lingkungan internal masyrakat tersebut.

Padaakhirnya, berhasil atau tidaknya pemberdayaan kaum dhuafa sangat ditentukan oleh kesungguhan para pelaksana dalam menjalankan konsep-konsep yang telah dirancangsebagaibahan acuan untuk melakukan sebuah perubahan sosial (social change) dalam masyarakat itu tersebut. (*)


Penulis adalah Mahasiswi ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Tags: Aprilia Damayantikaum dhuafaMuhammadiyahTeologi Al-Ma'un
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

by Mujaddid
7 September 2026
18
Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
Daerah

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

by Mujaddid
5 September 2026
4
Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
31
Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib
Kemuhammadiyahan

Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib

by Mujaddid
24 Agustus 2026
31
FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun  Terapkan Metode Deep Learning
Internasional

FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun Terapkan Metode Deep Learning

by Mujaddid
24 Agustus 2026
31
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
66
SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah
Jufri Daily

SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

by Mujaddid
4 Agustus 2026
28
Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ
Kemuhammadiyahan

Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ

by Mujaddid
4 Agustus 2026
7
Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban
Jufri Daily

Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban

by Mujaddid
24 Juli 2026
45
Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan
Daerah

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

by Mujaddid
13 Juli 2026
26

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.