No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Medsos

Psikiater: Jangan Mengecilkan Covid-19 dengan Dalil untuk Hilangkan Rasa Takut

by Mujaddid
31 Mei 2020
in Medsos
Reading Time: 2 mins read
0
0
0
SHARES
258
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Medan|| Sejak pandemik wabah Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia beberapa bulan terakhir ini, sering sekali kita mendengar kata-kata himbauan bijak agar jangan takut dan panik terhadap Corona. Alasannya, karena katanya “rasa takut” dapat menurunkan sistem imun tubuh. Benarkah adagium itu ?

Seorang psikiater muda di Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Vania Bogor, dr Jiemi Ardian dengan cerdas dan lugas membantah hal tersebut.

Lewat akun twitternya (@jiemiardian) dokter ganteng ini menyampaikan sebuah threading yang berisi untaian tweet (utas) mengklarifikasi adagium “rasa takut menurunkan sistem imun” tersebut.

Berikut threading yang ia posting pada Jum’at (17/4/2020):

Katanya “rasa takut menurunkan sistem imun”.

Kalimat di atas hanya separuh benar. Dalam penelitian oleh Segerstrom dkk ‘worry affects the immune respone to phonic fear’ yang diterbitkan dalam jurnal ‘Brain, Behavior and Immunity’ ditemukan bahwa ada peningkatan NK (natural killer) cell – salah satu sel darah putih yang memerangi infeksi- dalam peredaran darah pada kelompok orang yang cemas secara normal.

Berbeda cerita pada kelompok yang kecemasan dan rasa takutnya intens, baru ditemukan NK Cell menurun. Apa artinya?”

Kecemasan dibutuhkan oleh tubuh. Misal, situasi COVID-19 malah terlalu berpikir positif, itu justru berbahaya.

Kita butuh kecemasan pada dosis dalam durasi yang sesuai untuk tubuh kita bekerja dengan baik. Jangan malah mengecilkan COVID dengan dalil untuk menghilangkan rasa takut.

Apalagi menggunakan misinformasi untuk “berpikir positif”.

Kita lebih butuh berpikir realistik, tidak positif tidak negatif. Berusaha menyebarkan pikiran positif pada kondisi yang tidak sesuai, malah terasa seperti “denial”. Positif palsu terdengar menyakitkan bagi yang terdampak.

Kalau kamu cemas dan takut saat ini, itu wajar. Ga usah merasa bersalah karena tidak merasa positif saat ini.

Gak perlu takut dengan “sistem imun terganggu”, selama kecemasan dan takutmu masih dalam tahap wajar.

Mari sebar harapan, tapi jangan mengecilkan penderitaan.


 

Tags: COVID-19dr Jiemi Ardianrasa takut

Related Posts

Pentingnya Jurnalisme Responsif Pandemi Covid-19
Daerah

Pentingnya Jurnalisme Responsif Pandemi Covid-19

15 Agustus 2021
122
Daerah

Tanggapi Tudingan Gubernur Riau, Edy Rahmayadi: Tak Boleh Salah Menyalahkan

13 Agustus 2021
184
Daerah

Foto: Vaksinasi Massal ke-2 di Medan

12 Agustus 2021
108
HIMMAH UNIMED Berikan 100 Paket Sembako kepada Mahasiswa yang Terdampak Covid-19
Daerah

HIMMAH UNIMED Berikan 100 Paket Sembako kepada Mahasiswa yang Terdampak Covid-19

7 Agustus 2021
59
Dukung Penanggulangan Covid- 19, IMM Tapsel-Padangsidimpuan Salurkan Bantuan Sembako
Daerah

Dukung Penanggulangan Covid- 19, IMM Tapsel-Padangsidimpuan Salurkan Bantuan Sembako

5 Agustus 2021
99
Internasional

Kewalahan Hadapi Gelombang Baru Covid-19, RS di Thailand Beli Kontainer untuk Simpan Mayat

1 Agustus 2021
84

Recent Posts

  • Perkuat Ekosistem Digital Kampus, Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi Meutya Hafid
  • Jadi Kontingen Terbesar di ASEAN, UMSU Utus 47 Mahasiswa Kuliah dan Studi Pengalaman di Malaysia
  • Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
  • Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara
  • Memperkuat Karakter dan Pengabdian, FH UMSU Lepas 441 Mahasiswa Peserta KKN 2026

Recent Comments

  1. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  2. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  3. Ashsaism mengenai IMM Sumsel Dukung Zaki Nugraha jadi Caketum pada Muktamar IMM XX Palembang
  4. Ay mengenai Temanku
  5. Akuntansi mengenai Dukung Swasembada Pangan Nasional, Penyuluh Pertanian OKUT Normalisasi Saluran Irigasi

Follow Global Journal on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.