No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Nasional

Mau Berantas Preman? Shohibul: Ciptakan Lapangan Kerja!

by Mujaddid
8 Mei 2020
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
0
0
SHARES
176
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Medan || Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ak ingin pengelolaan parkir dilakukan preman berkedok ormas. Karena itu ia meminta para kepala daerah menertibkan pengelolaan parkir di wilayahnya.

Terkait hal tersebut, beberapa hari yang lalu beredar video ormas yang meminta ‘jatah preman’ kepada minimarket. Dalam video yang sempat viral tersebut, tampak Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda didampingi polisi dan sejumlah ormas.

Dalam video itu, Aan meminta agar minimarket di Kota Bekasi bekerja sama dengan ormas dalam hal penarikan retribusi parkir.

Menanggapi hal itu, Sosiolog FISIP UMSU (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) Sohibul Anshor mengatakan, Tito harus memahami bahwa negara tak sanggup menciptakan lapangan kerja, sehingga ormas melakukan improvisasi untuk memperjuangkan para anggotanya.

Sohibul mengkritisi pernyaraan Tito yang menyebut preman atau apa pun namanya tak perlu ada

“Memang orang sebetulnya tak senang memilih hidup sebagai preman dan itu adalah sebuah keterpaksaan karena tiadanya pekerjaan,” ujarnya di Medan, Jumat (8/11/2019).

Jika orang tak punya pekerjaan akan rawan. Sohibul mengingatkan Tito jangan main-main dengan hidup, hak hidup dan perjuangan untuk hidup.

“Saya minta Tito ikut memikirkan pekerjaan, mengurangi korupsi di kementeriannya dan jangan suka-suka menuding. Sekali lagi, ciptakan lapangan kerja,” katanya.

Tito, lanjutnya, harus diberitahu agar faham bahwa di negeri ini ada white collar crime (kejahatan elit) dan ada blue collar crime (kejahatan awam).

Shohibul mengatakan, yang diributkannya ini cuma remeh temeh kejahatan awam. Karena itu, Tito juga harua diberi tahu bahwa kriminalitas akan reda dengan sendirinya jika rakyat sejahtera.

“Jika belum bisa memberi sesuatu kepada rakyat jangan banyak permintaan apalagi perintah,” ringkasnya. (*)

Tags: lapangan kerjamendagripremanpreman parkirtito karnavian

Related Posts

Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Mendagri: Jangan Adu Domba Aceh dan Sumut!
Daerah

Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Mendagri: Jangan Adu Domba Aceh dan Sumut!

12 Juni 2025
96
Nasional

Terbitkan Surat Edaran, Tito Izinkan Plt, Pj dan Pjs Kepala Daerah Pecat hingga Mutasi Pegawai

18 September 2022
80
Nasional

Mendagri Tito Potensial Jadi Pejabat Dunia Paling Kuat Mengalter Nilai Demokrasi

9 Mei 2022
239
Tito Imbau Masyarakat Ganti Masker Tiap 4 Jam Sekali, ini Tanggapan Warganet
Nasional

Tito Imbau Masyarakat Ganti Masker Tiap 4 Jam Sekali, ini Tanggapan Warganet

3 Juli 2021
376
Medsos

Tito Minta Polisi Jadi Konsultan Dana Desa, Said Didu: Ancooorrrrrr

29 Februari 2020
241
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share
    0
    Tweet 0

Persyarikatan

Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Jadi Agenda Utama
Kebangsaan

Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Jadi Agenda Utama

Akademisi UMJT Madiun Kritik Pelecehan Ayat Suci dalam The Sounds Project, Tekankan Pentingnya Etika
Muhammadiyah

Akademisi UMJT Madiun Kritik Pelecehan Ayat Suci dalam The Sounds Project, Tekankan Pentingnya Etika

Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan
Daerah

Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan
Jufri Daily

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan

Langkah Progresif Kampus Berkemajuan: UMSU Siap Dirikan Klub Sepak Bola Profesional ‘UMSU 1957 FC’
Muhammadiyah

Langkah Progresif Kampus Berkemajuan: UMSU Siap Dirikan Klub Sepak Bola Profesional ‘UMSU 1957 FC’

Rektor UMSU Cetak Gol di Final, Rektorat FC Segel Juara Piala Rektor 2026
Daerah

Rektor UMSU Cetak Gol di Final, Rektorat FC Segel Juara Piala Rektor 2026

Opini

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Soekarno-Hatta dan Wajah Kepemimpinan Indonesia
Jufri Daily

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Soekarno-Hatta dan Wajah Kepemimpinan Indonesia

81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?
Nasional

81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan
Jufri Daily

UMSU 1957 FC: Dari Lapangan Kampus, Menendang Bola Kemajuan

Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence
Nasional

Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence

Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
Jufri Daily

Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan

Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara
Daerah

Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara

Follow TAJDID.ID on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.