Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

LHKP PWM Sumut Soroti Wacana Penghapusan Prodi Keguruan: Pengkhianatan Konstitusi dan Kegagalan Nalar Pembangunan

Mujaddid by Mujaddid
2026/04/30
in Daerah, Muhammadiyah, Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Cegah Kriminalitas, Shohibul: Muhammadiyah Perlu Tentukan Prioritas Orientasi Dakwahnya

Shohibul Anshor Siregar.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID~Medan 🔳 Wacana penghapusan program studi (prodi) keguruan di perguruan tinggi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri, seperti yang disorot oleh beberapa media massa, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Shohibul Anshor Siregar, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (LHKP-PWM SU).

Menurut Siregar, gagasan ini bukan hanya sesat pikir, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan cerminan kegagalan nalar pembangunan nasional.

Dalam keterangannya kepada media, Shohibul Anshor Siregar, yang akrab disapa Siregar, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. “Gagasan bahwa prodi keguruan harus dihapus karena tidak relevan dengan industri adalah manifestasi nyata dari pemikiran yang sangat dangkal dan berbahaya,” ujarnya.

“Ini menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan, atau pihak-pihak yang mengusulkan gagasan tersebut, telah gagal memahami fondasi sebuah bangsa, mengabaikan peran sentral guru, dan secara telanjang mengkhianati amanat konstitusi kita.” tegasnya.

 

Kritik Terhadap Logika “Relevansi Industri”

Siregar menegaskan bahwa pendidikan, terutama pendidikan guru, tidak dapat direduksi hanya pada relevansi sempit dengan kebutuhan industri. “Logika bahwa setiap lulusan pendidikan tinggi harus siap ‘diserap’ oleh industri adalah pola pikir liberal yang menyesatkan dan tidak cocok dengan konteks Indonesia,” kritik Siregar. Ia berargumen, jika pemikiran semacam ini terus dominan, masalah pekerjaan di Indonesia justru akan semakin kronis.

“Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas menyatakan, ‘Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.’ Hak ini bukan sekadar hak pasif untuk mencari kerja, tetapi adalah amanat konstitusional bagi negara untuk secara aktif mengupayakan dan menyediakan pekerjaan yang layak bagi warganya,” jelas Siregar dengan nada tegas.

“Ketika kita membiarkan pasar tenaga kerja berjalan liar, di mana lulusan pendidikan hanya dipersaingkan secara liberal, sementara negara gagal mendayagunakan seluruh sumber daya untuk mensejahterakan bangsanya sendiri, maka itu adalah pengingkaran telanjang atas Pembukaan UUD 1945 dan Pasal 27 Ayat (2) itu sendiri.” Imbuhnya.

Menurut Siregar, pemerintah seharusnya memiliki visi besar untuk menciptakan lapangan kerja dan mendayagunakan potensi nasional, bukan hanya melepas lulusan ke kancah persaingan pasar yang brutal. “Jika kita punya sumber daya alam melimpah, demografi produktif, tapi lulusan kita diadu dan banyak yang menganggur karena dianggap tidak relevan, itu artinya negara yang gagal mendefinisikan dan menciptakan relevansi itu sendiri,” jelasnya.

 

Imperatif Pembentukan Kementerian Pengadaan Pekerjaan

Lebih lanjut, Siregar mengusulkan bahwa amanat Pasal 27 Ayat (2) UUD 1945 sebenarnya mewajibkan pemerintah untuk membentuk sebuah institusi yang kuat dan berwibawa, yang secara proaktif bertugas merencanakan dan mengelola penciptaan pekerjaan.

“Sudah saatnya kita berpikir serius tentang Pembentukan Kementerian Pengadaan Pekerjaan yang kuat dan memiliki mandat eksekutif, bukan sekadar kementerian tenaga kerja yang bersifat pasif. Kementerian ini harus punya kuasa untuk memetakan kebutuhan pekerjaan nasional, menginisiasi program-program penciptaan lapangan kerja secara langsung, dan menjadi jembatan utama antara output pendidikan dengan serapan pekerjaan yang terencana. Kementerian ini juga harus bekerja sama lintas sektoral untuk memastikan pendayagunaan optimal sumber daya alam dan industri strategis kita untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sehingga pekerjaan tercipta dan bukan sekadar dicari,” papar Siregar.

 

Guru sebagai Fondasi Bangsa, Bukan Komoditas Industri

Mengenai prodi keguruan, Siregar menekankan bahwa peran guru melampaui sekadar memenuhi kebutuhan industri. “Guru adalah pembentuk karakter, agen pencerah, dan fondasi peradaban sebuah bangsa. Mereka bukan komoditas yang bisa dibongkar-pasang sesuai selera pasar sesaat. Mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti yang diamanatkan konstitusi, adalah tugas suci yang diemban oleh para guru,” tandasnya.

Ia menambahkan, jika ada masalah relevansi dalam kurikulum prodi keguruan, solusinya adalah reformasi dan penguatan, bukan pembubaran. “Kita harus berinvestasi pada peningkatan kualitas guru, mengintegrasikan teknologi, pedagogi modern, dan keterampilan abad ke-21 ke dalam kurikulum LPTK, serta meningkatkan kesejahteraan guru. Bukan malah menghapus program yang fundamental ini,” tutup Siregar.

Siregar berharap, pemerintah dapat meninjau ulang wacana tersebut dan kembali pada koridor konstitusi serta visi pembangunan yang utuh dan berpihak pada kesejahteraan rakyat Indonesia. (*)

Tags: Prodi KeguruanShohibal Anshor Siregar
Previous Post

Menang di Pengadilan Tapi Belum Dibayar, Pensiunan PDAM Tirtanadi Minta Tolong ke Bobby Nasution

Next Post

Kuliah Umum di UMSU, Deputi Kemenkop RI: KMP Solusi Konkret Tekan Kemiskinan

Related Posts

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

1 Juli 2026
101
Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

Mahasiswa PPG FKIP UMSU Ikuti Bela Negara

1 Juli 2026
107
Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

Perkuat Keadilan Ekologis, FH UMSU dan WALHI Nasional Jalin Sinergi Strategis Advokasi Hukum Lingkungan

30 Juni 2026
108
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
144
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Angka Kasus Keracunan Program MBG Terus Meningkat, Ethics of Care: Bukan Sekadar Statistik, tapi Potret Kegagalan Sistemik

Momentum HUT ke-436 Medan, Ethics of Care Desak Pemerintah Fokus Solusi Publik ketimbang Pencitraan

30 Juni 2026
107
Next Post
Kuliah Umum di UMSU, Deputi Kemenkop RI: KMP Solusi Konkret Tekan Kemiskinan

Kuliah Umum di UMSU, Deputi Kemenkop RI: KMP Solusi Konkret Tekan Kemiskinan

Kemenag Simalungun Raih 2 Penghargaan Sekaligus dari Kanwil Kemenag Sumut

Kemenag Simalungun Raih 2 Penghargaan Sekaligus dari Kanwil Kemenag Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan