• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Senin, Februari 23, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Hati-hati Berkoalisi

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2026/02/23
in Nasional, Opini, Tilikan
0
Hati-hati Berkoalisi
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

✍️ M. Risfan Sihaloho

 

Di negeri yang gemar berkoalisi, sering kali yang dirayakan bukan nilai, melainkan posisi. Orang berlomba masuk barisan, bukan untuk memperjuangkan gagasan, tetapi agar tak tertinggal dalam perjamuan kekuasaan. Seolah-olah siapa yang tak berafiliasi akan dianggap sepi, tak relevan, tak punya akses. Padahal, tak semua meja perjamuan menyajikan kehormatan. Sebagian hanya menyuguhkan ilusi peran.

Jangan gegabah beraliansi dan latah berkolaborasi—terutama jika fondasinya sekadar pragmatisme. Pragmatisme memang terdengar cerdas: realistis, fleksibel, tidak kaku. Tapi ketika ia kehilangan kompas moral, ia berubah menjadi dalih untuk menjual sikap. Hari ini bersumpah setia pada nilai, besok menandatangani kompromi yang menggerusnya. Semua itu dilakukan dengan dalih “strategi”.

Dalam seluk-beluk pergaulan, kita sering merasa penting. Merasa bisa mewarnai. Merasa akan membawa perubahan dari dalam. Tetapi tak jarang, yang terjadi justru sebaliknya: kita yang diwarnai. Kita yang disubordinasi. Kita yang perlahan kehilangan suara karena terlalu sibuk menjaga harmoni semu. Awalnya duduk sejajar, lama-lama hanya jadi pelengkap foto bersama.

Berharap bisa bermanfaat, ternyata dimanfaatkan. Berharap bisa mengarahkan, ternyata diarahkan. Ironisnya, semua itu dibungkus dengan retorika kolaborasi. Kata “sinergi” menjadi mantra, padahal relasi yang terbangun timpang sejak awal. Ada yang memegang kendali, ada yang dikendalikan. Ada yang menentukan agenda, ada yang sekadar menyetujui.

Dalam konteks relasi kekuasaan—baik di level lokal, nasional, bahkan global—keadilan bukanlah default setting. Ia harus diperjuangkan. Dan sering kali, yang dominan tak ingin benar-benar sejajar. Superioritas menyamar sebagai kepemimpinan. Dominasi berdandan sebagai koordinasi. Kita diajak “bersama”, tetapi batasnya jelas: bersama selama tidak mengganggu pusat kendali.

Di sinilah pentingnya bijak menempatkan diri. Validasi bukan hanya soal pengakuan dari luar, tetapi kejujuran ke dalam. Apakah kita benar-benar dibutuhkan karena nilai dan kapasitas, atau hanya karena legitimasi simbolik yang bisa kita sumbangkan? Apakah kita masuk karena visi yang sejalan, atau karena takut kehilangan panggung?

Ambisi itu wajar. Keinginan berkontribusi itu mulia. Tapi ambisi yang tak dikendalikan mudah tergelincir menjadi hasrat eksistensi. Tergiur sensasi. Tergoda akses. Terkesima kedekatan dengan pusat kuasa. Sampai-sampai lupa bahwa jati diri bukan untuk ditukar dengan kartu undangan rapat strategis.

Tulisan ini bukan ajakan untuk anti-aliansi. Bukan pula seruan menyendiri dalam menara idealisme. Aliansi bisa menjadi kekuatan besar bila dibangun atas kesetaraan, kejelasan tujuan, dan komitmen nilai. Tetapi aliansi tanpa prinsip hanyalah kontrak jangka pendek yang mahal biayanya. Kita mungkin mendapat posisi, tetapi kehilangan identitas.

Ada kalanya berdiri di luar lebih terhormat daripada masuk lalu dibungkam. Ada saatnya menjaga jarak lebih strategis daripada terlalu cepat merapat. Tidak semua pintu yang terbuka harus dimasuki. Tidak semua undangan harus dipenuhi.

Sebab pada akhirnya, sejarah tak mencatat siapa yang paling sering hadir di lingkaran kekuasaan. Sejarah mencatat siapa yang tetap utuh ketika kekuasaan berubah arah.

Maka cerdaslah dan bijaklah membangun relasi. Uji setiap tawaran dengan pertanyaan sederhana: apakah ini memperkuat nilai yang kita perjuangkan, atau justru menggerusnya pelan-pelan? Apakah kita sedang membangun kekuatan bersama, atau hanya menjadi ornamen dalam panggung orang lain?

Aliansi dan koalisi seharusnya memperbesar martabat, bukan mengecilkan karakter. Jika harus memilih, lebih baik kehilangan kesempatan dan “jatah” daripada kehilangan jati diri. Karena ketika identitas sudah tergadaikan, yang tersisa hanyalah bayangan—hadir secara fisik, tetapi absen secara prinsip.

Dan bangsa ini sudah terlalu penuh dengan bayangan. (*)

 

Tags: Aliansikoalisikolaborasi
Previous Post

Prof Din Syamsuddin: Ekoteologi Harus Dirumuskan sebagai Solusi Krisis Global

Related Posts

Duet Anies-Muhaimin Mencuat, Pengamat: AHY Tidak Usah Kecil Hati

Duet Anies-Muhaimin Mencuat, Pengamat: AHY Tidak Usah Kecil Hati

2 September 2023
200
Balas Pernyataan Hasto, Andi Arief: Kalau Demokrat Berkoalisi dengan PDIP di 2024 Sama Saja Bunuh Diri

Balas Pernyataan Hasto, Andi Arief: Kalau Demokrat Berkoalisi dengan PDIP di 2024 Sama Saja Bunuh Diri

29 Mei 2021
238
Pilkada Medan, Pembentukan Poros Baru Positif Antisipasi Ancaman Degradasi Demokrasi

Pilkada Medan, Pembentukan Poros Baru Positif Antisipasi Ancaman Degradasi Demokrasi

17 Januari 2020
191

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In