TAJDID.ID~Mataram || Program Diksuspala Muhammadiyah Region NTB – Bali, yang dilaksanakan sejak tanggal 7 November 2024 di Balai Penggerak Guru, Mataram ditutup secara resmi pada hari Ahad, 20 November 2024. Penutupan kegiatan ini dihadiri oleh Dr. K.H. Saad Ibrahim, M.A Ketua PP Muhammadiyah, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah di wakilkan oleh Dr. Nasihin, M.E.I., Ketua Balai Guru Penggerak, Ketua PWM NTB, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PWM NTB – Bali.
Ketua PWM NTB, menyampaikan terima kasih atas support dari Ketua BGP yang telah memfasilitasi keperluan Diksuspala. Harapannya melalui Diksuspala ini, dapat meningkatkan jumlah siswa PPDB, 200%.
Berita terkait: Majelis Dikdasmen & PNF Region NTB-Bali Sembuhkan Sekolah yang Sakit Menjadi Sehat Melalui Diksuspala
Dr. K.H. Saad Ibrahim, M.A Ketua PP Muhammadiyah dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa tantangan dalam pegembangan dan pemberdayaan guru adalah meningkatkan kualifikasi guru dan kesejahteraan.
“Kesejahteraan bagi seorang guru merupakanamal dan sumbangan dalam Pendidikan, berapapun rupiah guru yang didapat oleh guru bukan hal penting, tetapi berkhidmat dalam dunia Pendidikan,” ujar Kyai Sa’ad.
“Selain itu peran guru dalam mendidik merupak amal yang paling mendasar dan memiliki tanggungjawab. Demikian halnya di Bali sebagai daerah minoritas memiliki tantangan yang besar dan lebih strangle dalam menghadapi permasalahan,” imbuhnya.
Pada acara penutupan tersebut disampaikan prestasi yang telah diraih oleh para peserta Diksuspala. Prestasi tersebut adalah, Terbaik Paralel I, Juara I diraih oleh RA Emma Rosada, S.S. M.Pd., dari SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Juara II diraih oleh Riskah dari SMP Muhammadiyah Narmada, Juara III diraih oleh H. Khairuddin Usaman dari MA Muhammadiyah Labuhan Liang.
Prestasi lainnya adalah prestasi Terbaik Kelas. Kelas Diksuspala dibagi tiga, yaitu kelas a, kelas B, kelas C dan setiap kelas mendapat juara satu sampai juara tiga. Prestasi lainnya adalah Terbaik Posttest, Prestasi Medsos, dan Prestasi kelompok berupa yel yel atau sorakan anggota Diksuspala secara berkelompok.
Adapun prestasi yang diraih oleh Kepala sekolah dari Bali adalah sebagai berikut, Terbaik Kelas A Peringkat I adalah Samsul Arifin, S.PdI., dari SD Muhammadiyah Tabanan, Terbaik Kelas A Peringkat II, Nur Amalia Shahidah, S.P.d, SD Muhammadiyah Unggulan Jembrana,
Terbaik Kelas B Peringkat I, Juniardhi Setiawan, S.Pd., Gr. Dari SD Muhammadiyah 4 Denpasar, Terbaik Kelas B Peringkat III, Lely Novian Sarjani, S.Sos, S.Pd., SD Muhammadiyah Tabanan.
Terbaik Kelas C Peringkat I, Abdillah Nur Ihsan, S.Si., Gr. , SMP Muhammadiyah I Denpasar.
Sedangkan Terbaik Posttest adalah, peringkat I, Samsul Arifin, S.PdI., dari SD Muhammadiyah Tabanan; peringkat II Muhammad Husaini, S.Pd., SD Muhammadiyah I Denpasar; Peringkat III Bustanil Hakim, S.Pd., SD Muhammadiyah Unggulan Jembrana.
Sedangkan lomba “Yel-yel” juara I di raih oleh Kelas B yang dipimpin oleh Juniardhi Setiawan, S.Pd., Gr. Dari SD Muhammadiyah 4 Denpasar. Dan lomba medsos melalui Tik tok dengan jumlah nitizen yang melilhat tiktok acara diksuspala juara III diraih oleh Nur Amalia Shahidah, S.P.d, SD Muhammadiyah Unggulan Jembrana.
Lomba-lomba yang diadakan pada Diksuspala, sekitar 70% peserta dari Bali membawa pulang prestasi. Prestasi yang telah diraih merupakan support dan tantangan dalam tangungjawab untuk meningkatkan siswa PPDB sejumlah 200%.
Tindaklanjut kegiatan tersebut adalah bentuk mengadakan upgrading dan branding sekolah dengan melakukan kegiatan seperti mengadakan lomba lomba, guru magang atau sister school, studi banding, dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan PPDB sekolah. Pentingnya kerjasama dalam memotivasi dan mensupport kegiatan amal usaha muhamadiyah untuk kemaslahatan umat. (*)
Kontributor: Nove, Sek. Majelis Dikdasmen & PNF PWM Bali




