• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Minggu, Juni 7, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Menulis: Melestarikan Amal dan Mengabdi untuk Keabadian

Sudarta Salman SE MM by Sudarta Salman SE MM
2026/06/06
in Islam, Nasional, PTM/A
0
Menulis: Melestarikan Amal dan Mengabdi untuk Keabadian
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Sudarta Salman S.E MM

Perjalanan Muhammadiyah selama lebih dari satu abad telah melahirkan banyak gagasan, perjuangan, dan pengabdian yang bermanfaat bagi umat dan bangsa. Namun, sehebat apa pun amal dan karya yang dijalankan, ia akan mudah terlupakan jika tidak diabadikan dalam tulisan.

Sebagaimana diungkapkan oleh sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Kalimat ini mengandung makna yang sangat dalam bagi kita semua. Bagi warga Muhammadiyah, menulis bukan sekadar kegiatan intelektual, melainkan bagian dari dakwah dan pengabdian. Bagi pimpinan amal usaha, tulisan menjadi bukti perencanaan, pelaksanaan, dan hasil karya yang dapat diwariskan dan dikembangkan oleh generasi berikutnya. Bagi organisasi otonom, tulisan adalah sarana menyebarkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan, mendokumentasikan pengalaman, dan menginspirasi banyak orang.

Pramoedya juga pernah menyampaikan gagasan lain yang senada: “Kalau mau mengenal dunia, membacalah. Kalau mau dikenal dunia, menulislah.”

Bagi kita, “dikenal dunia” bukan berarti mencari popularitas semata, melainkan agar nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemaslahatan yang diperjuangkan Muhammadiyah dapat terus hidup, dipelajari, dan diamalkan oleh generasi mendatang.

KHA Dahlan, memang tidak meninggalkan buku-buku, namun tulisan beliau di Soeara Moehammadijah diangkat ulang oleh penerus-penerusnya. Pun juga gagasan-gagasan beliau di tulis dan dipublikasikan sehingga kita kenal sampai sekarang.

KH AR Fachruddin serta pimpinan Muhammadiyah lainnya juga gemar menulis dan tradisi menulis ini masih berlanjut sampai pada kepemimpinan Prof. Haedar Nashir saat ini.

Mengapa kita perlu menulis Pertama : Mendokumentasikan perjuangan: Agar setiap langkah, tantangan, dan keberhasilan tidak hilang ditelan waktu. Kedua : Menyebarkan manfaat: Ilmu, pengalaman, dan pemikiran yang tertulis dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Ketiga : Mewariskan peradaban. Tulisan menjadi jembatan penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Mari kita jadikan menulis sebagai kebiasaan. Tidak perlu menunggu menjadi penulis hebat, mulailah dari hal-hal sederhana: catat pengalaman mengelola amal usaha, tuliskan gagasan pengembangan organisasi, dokumentasikan kegiatan dakwah, atau bagikan pemikiran yang bermanfaat.

Ingatlah pesan Pramoedya: Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Dengan menulis, kita tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga melanjutkan perjuangan dalam bentuk yang abadi. Semoga tulisan-tulisan kita menjadi amal jariyah yang terus memberi manfaat (*)

Tags: Menulis
Previous Post

Dosen UMJT Presentasikan Riset Budaya pada The 76th ICA Annual Conference 2026

Next Post

SD Muhammadiyah 24 Surabaya Wisuda 75 Siswa, Tekankan Pentingnya Karakter Islami dan Prestasi

Related Posts

Jadilah Santri Muhammadiyah yang Rajin Membaca dan Giat Menulis

Jadilah Santri Muhammadiyah yang Rajin Membaca dan Giat Menulis

11 Maret 2026
144
Menulis untuk Mengabadi, Bukan Sekadar Meng-viral: Bukti Nyata Kader Muhammadiyah di Era Digital Bising

Menulis untuk Mengabadi, Bukan Sekadar Meng-viral: Bukti Nyata Kader Muhammadiyah di Era Digital Bising

27 Juli 2025
158
Sulitkah Menulis?

Sulitkah Menulis?

26 April 2020
347
Next Post
SD Muhammadiyah 24 Surabaya Wisuda 75 Siswa, Tekankan Pentingnya Karakter Islami dan Prestasi

SD Muhammadiyah 24 Surabaya Wisuda 75 Siswa, Tekankan Pentingnya Karakter Islami dan Prestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In