• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Senin, Mei 18, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Dari Nias hingga Langkat: Dakwah itu Perjalanan Keikhlasan

Jufri by Jufri
2026/05/17
in Daerah, Jufri Daily, Muhammadiyah, Opini
0
Dari Nias hingga Langkat: Dakwah itu Perjalanan Keikhlasan
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Siang ini, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Ali Imran Sinaga menutup kegiatan Training of Trainers (TOT) Majelis Tabligh Wilayah Sumatera Utara yang berlangsung di Kompleks SMP Swasta Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi. Kegiatan bertajuk Pelatihan Instruktur Mubaligh/Mubalighat Muhammadiyah Tingkat Wilayah Sumatera Utara Batch 3 (TOT/PIMMWILSU#3) ini dilaksanakan pada Kamis–Ahad, 14–17 Mei 2026 atau bertepatan dengan 27–30 Dzulqa’dah 1447 H.

Acara ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ia menjadi ruang perjumpaan para kader dakwah dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Ada yang datang dari Nias, Sibolga, Labuhan Batu, dan berbagai kabupaten kota lainnya. Sebanyak 19 kabupaten/kota hadir dengan latar pendidikan yang beragam, mulai dari lulusan SLTA hingga S3. Semua duduk bersama dalam satu semangat: dakwah Muhammadiyah.

Salah satu kesan menarik datang dari peserta asal Nias, Muhammad Syafi’i. Dengan rendah hati ia berkata bahwa dirinya “bukan yang terbijak, tapi yang terjauh.” Kalimat sederhana itu justru menunjukkan kebijaksanaan. Sebab orang bijak sering tidak merasa dirinya paling bijak.

Dalam forum itu terasa bahwa para peserta bukan hanya datang untuk menambah ilmu, tetapi juga memperluas wawasan dan memperdalam kebijaksanaan dalam berdakwah. Dakwah bukan sekadar kemampuan berbicara di mimbar, tetapi juga kemampuan memahami masyarakat, memahami zaman, dan memahami bagaimana Islam disampaikan dengan hikmah.

Ada peserta yang rela menempuh perjalanan panjang naik sepeda motor dari Sibolga demi mengikuti kegiatan ini. Perjalanan seperti itu menunjukkan bahwa dakwah tidak selalu lahir dari kenyamanan. Kadang ia tumbuh dari pengorbanan dan keikhlasan.

Kalimat yang paling terasa dalam kegiatan ini adalah bahwa pekerjaan dakwah tidak selalu dibalas dengan balasan dunia. Sebab dakwah memang sering berjalan di jalan sunyi. Tidak selalu menghadirkan kemewahan, tetapi menghadirkan ketenangan batin karena merasa ikut menjaga cahaya ilmu dan persyarikatan tetap hidup di tengah masyarakat.

Menarik pula melihat bagaimana sistem pengajaran dalam TOT ini disusun dengan rapi dan sistematis sesuai kebutuhan masyarakat Sumatera Utara. Materi yang mencapai sekitar 20 tema dibagi kepada masing-masing PDM agar lebih terstruktur dan mudah dikembangkan di daerah masing-masing. Ini menunjukkan bahwa dakwah Muhammadiyah tidak hanya bertumpu pada semangat, tetapi juga pada manajemen dan pengkaderan yang serius.

Kehadiran peserta perempuan seperti Latifah dari Labuhan Batu juga memperlihatkan bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah terus tumbuh secara inklusif. Perempuan bukan hanya pelengkap dalam dakwah, tetapi juga bagian penting dari penggerak perubahan sosial dan pendidikan umat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat menyambut Gebyar Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumatera Utara dengan tema “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya.” Tema ini terasa relevan dengan suasana pelatihan, sebab dakwah Muhammadiyah memang tidak hanya berbicara tentang ceramah keagamaan, tetapi juga tentang mencerdaskan kehidupan umat, membangun peradaban, dan menghadirkan cahaya Islam yang mencerahkan bagi masyarakat luas.

Menariknya, di akhir kegiatan suasana menjadi lebih hangat ketika Ketua PDM Tebing Tinggi, Jufri, menyampaikan pantun-pantun yang mengundang senyum sekaligus semangat kebersamaan:

Kiyai Fakih pergi ke Klaten,
Sampai di sana beli kemeja.
Pelatihan ini memanglah paten,
Semoga Muhammadiyah makin berjaya.

 

Banyak bunga di Tanjung Morawa,
Dibawa sampai ke tanah Jawa.
Banyak cerita dalam sebuah peristiwa ini,
Mudah-mudahan pelatihan ini lebih luar biasa.

 

Orang kaya rajin berderma,
Makin dibagi makin bertambah.
Muhammadiyah makin berjaya,
Dengan kerja nyata yang berkah.

 

Prof. Ali Imran bersama Dr. Sapri,
Ada pula Ustadz Junaidi begitu Pak Tanwir Siagian.
Itulah sebagian instruktur kita,
Yang berbagi ilmu dan pengalaman.

Dan sebagai penutup:

 

Jika ada sumur di ladang,
Bolehlah kita numpang mandi.
Jika kesempatan datang,
Bolehlah kita berjumpa lagi.

 

Jika ada jarum yang patah,
Jangan simpan di dalam peti.
Jika ada kata yang salah,
Jangan ditulis di story.

Di tengah tantangan zaman digital, perubahan sosial, hingga derasnya arus informasi, kegiatan seperti ini menjadi penting. Dakwah membutuhkan kader yang bukan hanya semangat, tetapi juga terlatih, terorganisir, dan mampu memahami realitas masyarakat.

Karena itu, TOT ini sesungguhnya bukan hanya tentang pelatihan. Ia adalah pertemuan gagasan, perjalanan pengabdian, dan penguatan cinta kepada Muhammadiyah. Sebuah cinta yang membuat orang rela datang dari tempat jauh, menempuh perjalanan panjang, bahkan meninggalkan kenyamanan demi satu keyakinan: bahwa dakwah harus terus berjalan. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Tags: Dakwah MuhammadiyahMuhammadiyah Sumut
Previous Post

Irwan Akib: Muhammadiyah Games adalah Kebangkitan Olahraga Muhammadiyah

Next Post

Al Maun Generation - PDPM Ogan Ilir Periode 2025–2029 Dilantik

Related Posts

Majelis Ulama Indonesia Berkemajuan

Majelis Ulama Indonesia Berkemajuan

19 April 2026
130
Silaturahmi: Ngopi Santai, Membaca Arah Dakwah Muhammadiyah dari Warung Kopi

Silaturahmi: Ngopi Santai, Membaca Arah Dakwah Muhammadiyah dari Warung Kopi

22 Maret 2026
119
Tim SatuMu PWM Sumut Gelar Bimtek di PDM Asahan

Tim SatuMu PWM Sumut Gelar Bimtek di PDM Asahan

17 Maret 2026
141
SatuMu Diperkenalkan di Pengajian PWM Sumut, Langkah Percepat Digitalisasi Muhammadiyah

SatuMu Diperkenalkan di Pengajian PWM Sumut, Langkah Percepat Digitalisasi Muhammadiyah

8 Maret 2026
127
Kekompakan Pemimpin, Kekuatan Organisasi

Kekompakan Pemimpin, Kekuatan Organisasi

8 Maret 2026
138
Poskor Muhammadiyah Sumut-Aceh Salurkan 30 Ton Beras Bantuan NGO UEA

Poskor Muhammadiyah Sumut-Aceh Salurkan 30 Ton Beras Bantuan NGO UEA

22 Desember 2025
137
Next Post
Al Maun Generation – PDPM Ogan Ilir Periode 2025–2029 Dilantik

Al Maun Generation - PDPM Ogan Ilir Periode 2025–2029 Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In