No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Kritik Gratis, Jembatan Tidak Jadi

9 April 2026
in Nasional, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Gambar ilustrasi.

Gambar ilustrasi.

Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Nashrul Mu’minin

 

Pernyataan Prabowo Rabu petang—heran pada pengkritik yang “hanya komentar, tak ikut bangun jembatan”—langsung viral. Kompas menurunkan laporan lengkapnya. Kalimatnya sederhana, nadanya akrab, tapi sengatnya kena: kerja tim diutamakan, cakap-cakap dipinggirkan. Kedengaran masuk akal. Masalah publik, kan, memang tak selesai oleh omongan.

Namun negara bukan proyek gotong-royong bangun jembatan desa. Di ruang publik, kritik adalah bahan baku kontrol; tanpa itu, kekuasaan jadi tukang kayu tunggal, paku dibengkokkan ke kaki sendiri. Pasal 28E UUD 1945 menjamin kebebasan berpendapat. Ayat (3) Pasal 28F menambah: setiap orang berhak berkomunikasi, memperoleh informasi, untuk mengembangkan pribadi dan lingkungannya. Jadi, mencibir pengkritik berpotensi menabrak konstitusi, meski dikemas canda.

Sebab-akibatnya terang. Sebab: presiden menormalisasi dikotomi “kerja vs kritik.” Akibat: pejabat ramai-ramai membungkam wartawan dengan dalih “Anda tidak membangun apa-apa.” Ruang redaksi mengecil, laporan investigasi dikesampingkan, warga makin buta, korupsi justru leluasa. Kritik yang dilemahkan bukan menyelamatkan jembatan, malah membiarkannya keropos.

Logika kerja tim memang penting. Tapi tim apa? Jika jembatan itu APBN, maka pengkritik bukan penonton—mereka pencegah korupsi beton. Anggaran bocor satu persen berarti kilometer jalan hilang. Tanpa audit sosial, gotong-royong berubah arisan gelap. Di sinilah pers dan akademisi masuk: mereka semen pengawas, bukan penonton.

Metafora jembatan pun patut dipilah. Jembatan fisik bisa diukur: panjang, beban, tahun jadi. Jembatan hukum dan kepercayaan publik tak kasatmata, tapi runtuhnya fatal. Ketika pengkritik disuruh “ikut cor beton,” kita lupa bahwa cor itu bisa keropos jika tak ada yang bersuara soal campuran semen.

BACA JUGA

Ulasan tentang Permen BUMN No PER-03/MBU/03/2021

Azmi Syahputra: Pembentukan Satgas Antibegal Pantas Diapresiasi

SRCC UMSU Perkuat Kesiapan Tim Menuju PIMNAS melalui Simulasi PKP2 PKM 2026

Dadang Kahmad: Pernyataan Letjen Dudung Perlu Diperbaiki

Dari Kartini ke Rasuna: Ketika Kata-kata Menjadi Perlawanan

Menghadirkan Industri Hospitality di Banda Aceh

Efek psikologisnya nyata. Anak muda yang baru belajar menulis opini di blog kampus mendapat sinyal: “Diam, atau bawa sekop.” Padahal demokrasi tumbuh justru saat mahasiswa memotret tugu mangkrak, bukan saat mereka mengangguk di barisan upacara.

Bukan berarti semua kritik suci. Ada cuitan asal bunyi, ada komentar hanya untuk likes. Tapi membedakan noise dari masukan berbobot itu tugas pendengar, bukan alasan menutup mikrofon. Demokrasi menyediakan filter—data, debat publik, hukum pencemaran nama baik—bukan larangan bicara.

Mari hitung untung rugi. Jika kritik diredam, keputusan meluncur cepat, ya. Namun risiko salah jalan makin besar: proyek XS mangkrak, bansos salah sasaran. Sebaliknya, jika kritik dikelola, ide matang, koreksi dini, meski timeline molor sedikit. Pilih cepat dan rapuh, atau lambat tapi kokoh?

Presiden tentu lelah mendengar nyinyiran tanpa solusi. Solusinya bukan menampik, tapi menantang balik: “Ini data kami, silakan bongkar jika keliru.” Adu argumen dengan bukti, bukan adu keras suara. Dari situ lahir kepercayaan, bukan ketundukan.

Jembatan sesungguhnya yang harus dibangun hari ini adalah jembatan makna: antara kekuasaan yang bekerja dan warga yang mengawasi. Bila pilar itu kuat, beton fisik hanyalah detail teknikal. Sampai jembatan itu terbentang, kritik tetap semen—kadang panas, tapi mengikat seluruh struktur agar tidak runtuh diam-diam. (*)

Tags: kritikPrabowo Subianto
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Yang Penting Pidato
Kebangsaan

Yang Penting Pidato

by Mujaddid
3 Agustus 2026
10
Satria Unggul Wicaksana Prakasa, S.H., M.H.,
Muhammadiyah

Anggap Stigmatisasi ‘Londo Ireng’ Ancam Demokrasi, Fordek FH PTM Layangkan 4 Tuntutan Sikap

by Mujaddid
28 Juli 2026
40
NCBI Desak Presiden Prabowo Cabut Tanda Kehormatan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana
Nasional

NCBI Desak Presiden Prabowo Cabut Tanda Kehormatan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

by Mujaddid
8 Juni 2026
29
Sentimen versus Argumen
Nasional

Sentimen versus Argumen

by Mujaddid
3 Juni 2026
45
Alegori Gua Plato dan Fenomena Kritik terhadap Kekuasaan di Indonesia
Nasional

Alegori Gua Plato dan Fenomena Kritik terhadap Kekuasaan di Indonesia

by Mujaddid
30 Mei 2026
49
Bukan Cuma Penguasa, Rakyat Juga Ingin Kaya Raya!
Nasional

Bukan Cuma Penguasa, Rakyat Juga Ingin Kaya Raya!

by Mujaddid
20 Mei 2026
61
Ditantang Mundur dari ASN Jika Ingin Kritik Pemerintah, Begini Jawaban Feri Amsari
Nasional

Ditantang Mundur dari ASN Jika Ingin Kritik Pemerintah, Begini Jawaban Feri Amsari

by Mujaddid
20 April 2026
140
Kriminalisasi Suara Kritis
Nasional

Kriminalisasi Suara Kritis

by Mujaddid
18 April 2026
115
Menjaga Batas di Tengah Godaan Kekuasaan
Jufri Daily

Menjaga Batas di Tengah Godaan Kekuasaan

by Mujaddid
6 April 2026
43
Pajak dan Nyinyir Tanpa Solusi?
Nasional

Pajak dan Nyinyir Tanpa Solusi?

by Mujaddid
29 Maret 2026
52

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Qori Internasional UMSU Daud Sitorus Wakili Indonesia di Kroasia
  • Wabup Sergai Serahkan 1.036 Paket Perlengkapan Sekolah di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sei Rampah
  • Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda
  • IMM Kota Medan Apresiasi Langkah Cepat KPPG Medan Donal Simanjuntak Tinjau Korban Erupsi Sinabung
  • Membanggakan, Dosen UMJT Madiun Raih Peserta Terbaik Praktik Mengajar Program PEKERTI Kemendikti Saintek
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah
Daerah

Stop Ekstraksi Modal! Saatnya Bank Wajib Pihaki Ekonomi Daerah

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat
Islam

Ekonomi Umat Tanpa Dominasi Hulu Tak Berdaulat

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.