TAJDID.ID 🔳 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Sisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah dinyatakan lolos tahap kurasi Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) XII yang akan diselenggarakan di Universitas Negeri Malang pada 19–25 April 2026.
Teater Sisi UMSU menjadi satu-satunya perwakilan kampus Muhammadiyah sekaligus mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam ajang nasional tersebut.
Dalam ajang tersebut, Teater Sisi UMSU akan membawakan karya berjudul “Mayapada”, sebuah pementasan yang mengangkat isu krusial tentang kerusakan lingkungan akibat ketamakan manusia terhadap sumber daya alam.
“Mayapada” menghadirkan lanskap yang perlahan kehilangan nyawanya—ketika hijau hutan berganti dengan deru mesin-mesin yang tanpa henti menggerus bumi. Pementasan ini merefleksikan ketamakan manusia terhadap sumber daya alam, yang tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup itu sendiri.
Terinspirasi dari berbagai fenomena ekologis yang mencuat hingga akhir tahun 2025, “Mayapada” menjadi cermin atas realitas yang kerap diabaikan, sekaligus seruan untuk kembali menata relasi manusia dengan alam.
Ketua Teater Sisi UMSU, Ardian Hatorangan Harahap, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh tim yang terlibat dalam proses kreatif.
“Lolosnya Mayapada ke Festamasio XII adalah hasil dari proses panjang yang kami jalani bersama. Ini bukan hanya tentang keberhasilan administratif, tetapi juga pengakuan terhadap gagasan dan kerja artistik yang kami bangun,” ujarnya.
Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) sendiri merupakan forum bergengsi yang mempertemukan kelompok teater mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan, eksplorasi artistik, serta penguatan jejaring antar komunitas teater kampus.
Proses kurasi Festamasio dikenal memiliki standar penilaian yang ketat, mencakup aspek dramaturgi, konsep penyutradaraan, hingga kekuatan artistik dalam pementasan. Keberhasilan Teater Sisi UMSU menembus tahap ini menunjukkan bahwa Mayapada memiliki kualitas konseptual dan artistik yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Saat ini, tim Teater Sisi UMSU tengah melakukan persiapan intensif untuk menghadapi panggung Festamasio XII di Malang. Pendalaman konsep, penguatan aktor, serta penyempurnaan elemen artistik menjadi fokus utama agar pesan ekologis yang diusung dapat tersampaikan secara maksimal.
Partisipasi ini diharapkan tidak hanya membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, tetapi juga mempertegas peran teater mahasiswa sebagai medium kritik sosial dan kesadaran ekologis di tengah masyarakat. (*)







