• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Rabu, April 22, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2026/03/07
in Daerah, Muhammadiyah, PTM/A
0
Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID~Madiun 🔳 Dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Suyono, M.Pd hadir sebagai nara sumber program acara Mlutiara Pagi di RRI Pro 1 Madiun, Jumat, 20 Februari 2026.

Program Mutiara Pagi yang juga disiarkan melalui youtube RRI Madiun tersebut menghadirkan tema “Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai”

Dengan dipandu host Miftah El Karym, Suyono menyampaikan pembahasan mengenai kurikulum Ramadhan yang dibuat nabi Muhammad SAW.

“Dengan menjalankan kurikulum puasa dari Rasulullah Muhammad SAW tersebut diharapkan puasa yang dijalankan kaum mukmin bisa lebih bermakna dan bernilai,” terang Suyono.

Suyono menyampaikan, jangan sampai melaksanakan ibadah shauma satu bulan dalam satu tahun hanya rutinitas, hanya melaksanakan puasa menggugurkan kewajiban, tidak ada yang bermakna.

Maka dengan kurikulum Ramadhan dari Nabi Muhammad tersebut, puasa orang yang beriman bisa lebih bermakna dan memiliki nilai lebih.

Orientasi puasa

Dalam paparan awal, Suyono menerangkan mengenai orientasi puasa yang dijelaskan dalam Q.S Al Baqarah ayat 183.

“Ayat ini mudah dihafal, mudah diingat namun memiliki substansi dan esensk luar biasa,”kata Suyono.

Diterangkan Suyono, yang mendapat seruan berpuasa didalam ayat ini hanya khusus orang beriman. Mengapa hanya orang beriman yang diperintahkan berpuasa?

“Karena Allah sudah tahu hanya orang berima yang akan mampu melakuka ibadah puasa,” kata Suyono.

Menurut Suyono, ibadah puasa itu orientasinya membentuk kepribadian taqwa kepada Allah SWT.

‘Yang tadinya sudah beriman, dengan ibadah puasa yang bermakna akan dtingkatkan derajatnya oleh Allah kepada derajat yang paling tinggi namanya derajat mutaqin atau derajat taqwa,”terang Suyono.

Kurikulum Ramadhan

Suyono menerangkan, agar puasa umat yang beriman berlangsung dengan baik, maka Rasulullah Muhammad SAW membuat kurikulum puasa.

“Misalnya saat puasa itu apa yang harus kita lakukan? Ada jadwal mulai kita melakukan saur setelah itu apa misalnya baca Alquran, lalu Shalat Subuh berjamaah lalu mengerjakan aktifitas ibadah lainnya misalnya mengerjaka shalat Dhuha,” terang Sekretaris PDM Kota Madiun tersebut.

Menurut Suyono, kurikulum puasa pertama yang dilakukan Rasulullah memperbanyak atau meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah shalat.

“Disamping shalat wajib kita juga melaksanakan sholat sunnah karena nilainya dilipat gandakan oleh SWT di bulan puasa. Bahkan dikatakan Rasulullah pahalanya disamakan amalan wajib, ini luar biasa,” terang Suyono.

Misalnya Shalat Dhuha atau juga sholat sunah yang melekat di sholat wajib (rawatib) yaitu shalat qabliyah dan badiyah. Malam harinya melaksanakan shalat malam (lail).

“Kita kerjakan shalat sunnah kita, berupaya lebih bernilai mengingat puasa ini hanya satu bulan dalam satu tahun. Malamnya jangan lupa shalat lail kalau tidak bisa dilaksanakan secara rutin di masjid bisa di rumah,” jelas Suyono.

Berinteraksi dengan Al Qur’an

Kurikulum kedua adalah berinteraksi dengan Al Qur’an. Rasul dan sahabat senantiasa tadarus Al Quran tidak bisa meninggalkan untuk membaca Al Quran.

Sekarang sudah banyak tafsir Alquran yang bisa kita baca kemudian bisa memahami dan arti dan maknanya. Setelah memaknai kita harus bisa mengamalkannya.

“Kenapa senantiasa berinteraksi dengan Alquran karena Al Quran adalah petunjuk. Pada bulan Ramadhan diturunkan Alqur’an untuk petunjuk bagi manusia. Dalam aktivitas kita Alqur’an jadi petunjuk
yang tidak ada keraguan bagi orang bertaqwa,” terang Suyono.

Infaq

Kurikulum ketiga adalah berinfaq dan bersadaqah sesuai kemampuan yang dimiliki.

Dikatakannya, jika tidak punya uang pakai tenaga, atau dengan pikiran.

“Misalnya takmir masjid memikirkan bagaimana caranya menjadikan masjid jadi tempat ibadah di bulan puasa yang penuh makna. Ccntohnya dengan melakukan tadarus, tarawih ataupun melakukan kajian” kata Suyono. (✍️ PJ)

Tags: RamadhanUMMAD
Previous Post

Muhammadiyah Krembangan Surabaya Gelar Kajian Ramadhan 1447 H

Next Post

Selenggarkaan I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Related Posts

Universitas Muhammadiyah Madiun Tambah Tiga Doktor Baru, Rektor: Bukti Komitmen UMMAD Menuju Kualitas Unggul

Universitas Muhammadiyah Madiun Tambah Tiga Doktor Baru, Rektor: Bukti Komitmen UMMAD Menuju Kualitas Unggul

20 April 2026
113
Prodi Kesos UMMAD Helat Temu Alumni, Songsong Kemajuan UMMAD menjadi Unggul

Prodi Kesos UMMAD Helat Temu Alumni, Songsong Kemajuan UMMAD menjadi Unggul

18 April 2026
117
Mengenal Prodi Administrasi Kesehatan UMMAD Madiun yang Menghasilkan Lulusan Siap Kerja

Dua Dosen UMMAD Raih Pendanaan Riset dari Kemdiktisaintek

12 April 2026
117
Tausiah Halalbihalal UMMAD Madiun, Rektor Sampaikan Pemahaman Wal’aafiina’anin-naas sebagai Kepribadian Muhammadiyah

Tausiah Halalbihalal UMMAD Madiun, Rektor Sampaikan Pemahaman Wal’aafiina’anin-naas sebagai Kepribadian Muhammadiyah

6 April 2026
115
Perkuat Karakter Mahasiswa, UMMAD Madiun Intensif Persiapan Baitul Arqom 2026

Perkuat Karakter Mahasiswa, UMMAD Madiun Intensif Persiapan Baitul Arqom 2026

4 April 2026
119
Siap Guncang Madiun, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMAD Akan Gelar Madiun Martial Arts Carnival 2026

Siap Guncang Madiun, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMAD Akan Gelar Madiun Martial Arts Carnival 2026

2 April 2026
123
Next Post
Selenggarkaan I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Selenggarkaan I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In