• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Jumat, Februari 27, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

“Pala Ra, Ro”: Antara Mau dan Datang

Jufri by Jufri
2026/02/27
in Jufri Daily, Nasional, Opini
0
MBG, Amar Makruf Nahi Munkar, dan Cara Kita Menjaga Nurani Publik
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh : Jufri

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang “Ra” dan “RO”. Namun kali ini saya ingin mengulangnya kembali, sebab ungkapan sederhana dalam khasanah bahasa Mandailing ini terasa semakin relevan untuk dimaknai—terutama dalam kehidupan beribadah, menjalankan kewajiban, serta dalam aktivitas sosial dan organisasi.

“Ra” berarti mau. Biasanya ia didahului kata “Pala”, yang berarti jika atau kalau. Maka “Pala Ra” artinya jika mau.

Sedangkan “Ro” berarti datang. Dalam makna utuhnya: jika seseorang mau, maka dia akan datang.

Ungkapan itu sederhana: “Pala Ra, Ro”. Jika mau, dia akan datang. Jika mau, dia akan melakukan.

Dan sebaliknya: “Pala inda ra, inda ro”. Jika tidak mau, maka tidak akan datang.

Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan ini sering saya sampaikan sebagai pencerahan. Sebab seringkali persoalan bukan pada tidak mampu, bukan pada tidak ada waktu, bukan pada tidak ada kesempatan—tetapi pada tidak mau.

Orang yang berkenan, pasti akan mencari jalan. Orang yang tidak mau, akan mencari alasan.

Dalam organisasi, hal ini sering terlihat jelas. Ada yang menerima amanah, bahkan terkadang memintanya sendiri. Namun ketika tiba saat melaksanakan, ia diam. Tidak bergerak. Tidak responsif. Tidak bertanya. Tidak memberi perhatian. Seolah amanah itu bukan tanggung jawabnya.

Di tempat lain, ia begitu aktif. Kegiatannya diposting di media sosial. Energinya melimpah. Seolah yang satu sangat penting, yang lainnya tak perlu sama sekali. Sikap seperti ini tentu menimbulkan tanda tanya bagi mereka yang berada dalam satu barisan perjuangan.

Tentu setiap orang berhak memilih jalan hidupnya. Tidak semua orang harus melakukan semua hal. Namun setiap pilihan adalah ujian. Dan setiap amanah adalah cermin.

Jika memang tidak mau, seharusnya dengan kesatria meninggalkannya. Agar yang lain tidak salah langkah. Agar barisan tetap rapi. Agar tidak ada yang menunggu pada harapan yang kosong.

Sebab seringkali dalam kehidupan ini, kemampuan bicara tidak sepadan dengan kemampuan menimbang perasaan orang lain. Kita mudah berkata “insya Allah”, mudah menyatakan kesiapan, tetapi berat menjaga konsistensi.

Di sinilah makna terdalam “Ra” dan “Ro’.

Ia bukan sekadar soal hadir atau tidak hadir. Ia bukan sekadar soal datang atau tidak datang.

Ia adalah soal kejujuran pada diri sendiri. Ia adalah soal integritas dalam amanah. Ia adalah soal kesesuaian antara kata dan tindakan.

Dalam ibadah pun demikian.
Jika kita benar-benar mau mendekat kepada Tuhan, kita akan datang—bukan hanya secara fisik, tetapi juga dengan hati.

Jika kita benar-benar mau memperbaiki diri, kita akan bergerak, bukan sekadar berniat.

Karena pada akhirnya hidup ini sederhana: Apa yang benar-benar kita mau, di situlah kita akan hadir.

Maka ungkapan orang tua kita terasa begitu dalam:

“Pala Ra, Ro. Pala inda ra, inda ro”.

Sederhana, tetapi tajam.
Pendek, tetapi penuh makna. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Tags: Tulisan Jufri
Previous Post

Diskusi Publik IMM DKI Jakarta: Kepemimpinan Pramono-Rano Dinilai Berhasil dan Layak Diapresiasi

Related Posts

Di Antara Tulisan, Prasangka, dan Kedewasaan Bermedia Sosial

Di Antara Tulisan, Prasangka, dan Kedewasaan Bermedia Sosial

23 Februari 2026
115
Ramadan yang Menyatukan: Moderasi, Ilmu, dan Persaudaraan

Ramadan yang Menyatukan: Moderasi, Ilmu, dan Persaudaraan

17 Februari 2026
134
Nama yang Ditinggalkan, Makna yang Ditinggikan

Nama yang Ditinggalkan, Makna yang Ditinggikan

17 Februari 2026
129
Sabar dalam Konsep Islam Berkemajuan

Sabar dalam Konsep Islam Berkemajuan

13 Februari 2026
129
Kayu Gelondongan dan Hutan Kita

Bermuhammadiyah yang Ikhlas: Spirit Kader Muhammadiyah Berkemajuan

6 Februari 2026
128
MUI Sumut 2025–2030: Di Antara Musyawarah, Isu Kekuasaan, dan Beban Amanah

Majelis Ulama Indonesia: Antara Jembatan Umat dan Bayang-bayang Kekuasaan

2 Februari 2026
120

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In