TAJDID.ID || Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, murid kelas 4 UPT SDN 068008 Medan membuktikan hal tersebut melalui kegiatan outing class ke Dusun Kreatif Indonesia dengan tema “Menjadi Anak Bijak di Alam dan Budaya Lokal” . Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata yang menghubungkan materi pembelajaran di kelas dengan kehidupan sehari-hari.
Sejak pagi hari, suasana alam Dusun Kreatif menyambut murid dengan hijaunya pepohonan dan udara yang segar. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu anak-anak Indonesia dan permainan pembuka yang membangun kebersamaan, keceriaan, serta rasa percaya diri. Lingkaran anak-anak yang saling bergandengan tangan menjadi simbol awal pembelajaran yang hangat dan bermakna.
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi murid adalah saat tracking, menelusuri sungai . Di sepanjang aliran sungai, murid mengamati berbagai jenis tumbuhan yang tumbuh di sekitarnya. Dari sini, murid belajar bahwa tumbuhan memiliki peran penting dalam memperkuat tanah di tepi sungai, mencegah longsor dan erosi, serta menjaga kejernihan udara . Alam menjadi guru yang mengajarkan bahwa setiap unsur saling berkaitan dan harus dijaga keseimbangannya.
Pengalaman belajar berlanjut di kolam ikan. Ya, murid menangkap ikan bersama di kolam, seru dan menyenangkan. Dari sini, Murid memahami bahwa kolam ikan umumnya berada di dataran rendah karena permukaannya relatif datar, mudah dialiri udara, dan sesuai untuk kegiatan budidaya ikan . Melalui aktivitas menangkap ikan, murid mengenal keterkaitan antara bentang alam dengan profesi masyarakat , serta bagaimana alam dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sementara itu, area dataran yang lebih tinggi dimanfaatkan sebagai ruang bermain dan kegiatan kelompok. Dimasukkannya murid bermain permainan tradisional dan melakukan aktivitas kebersamaan. Murid merasakan langsung bahwa dataran tinggi lebih aman, kering, dan luas untuk aktivitas bermain. Pengalaman ini membantu murid mengklasifikasikan ragam bentang alam beserta fungsi dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain belajar dari alam, murid juga diajak mengenal ragam budaya lokal melalui permainan tradisional dan kegiatan memasak makanan khas. Kegiatan ini menanamkan kesadaran bahwa budaya merupakan identitas yang tumbuh dari kebiasaan masyarakat dan perlu dijaga serta dilestarikan sejak dini.
Rangkaian kegiatan di outing class 2026 dirasakan sangat relevan sekali dengan Pelajaran yang sedang berlangsung di fase B kelas 4.
Outing class ini semakin bermakna karena murid sebelumnya telah menabung secara rutin untuk dapat mengikuti kegiatan. Proses ini menjadi pembelajaran nyata tentang nilai dan fungsi uang, serta bagaimana merencanakan dan mengelola keuangan secara bijak untuk mencapai tujuan. Murid belajar bahwa keinginan dapat terwujud melalui perencanaan, kesabaran, dan tanggung jawab.
Kepala UPT SDN 068008 Medan, Tukiman, S.Pd , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang bermakna yang memberi pengalaman langsung kepada murid.
“Melalui outing class ini, murid tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga melihat dan merasakan langsung keterkaitan antara alam, budaya, dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, wali kelas Mahniar Sinaga dan Nur Hamidah Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini telah direncanakan jauh-jauh hari.
“Kami ingin murid memahami bahwa belajar di alam membutuhkan proses dan perencanaan, termasuk mengelola uang dengan bijak. Yang terpenting, murid dapat melihat langsung bahwa apa yang mereka pelajari di kelas sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan outing class di Dusun Kreatif Indonesia, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman hidup. Alam, budaya, dan kebersamaan menjadi ruang belajar yang menumbuhkan kesadaran, kepedulian, serta karakter bijak sejak dini. (*)


