• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Jumat, Januari 2, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Menelusuri Wajah Baru Dunia Hukum dalam Buku “Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0”

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2026/01/02
in Nasional, Resensi
0
Menelusuri Wajah Baru Dunia Hukum dalam Buku “Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0”
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Judul: Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0

Penulis: Farid Wajdi, Rahmat Ramadhani, Diana Susanti

Penerbit: Pustaka Kita

Tahun: 2025

Tebal: 272 halaman

ISBN: 978-623-96490-9-8

 

Gelombang disrupsi digital yang kian masif menempatkan dunia hukum Indonesia pada sebuah persimpangan krusial. Kehadiran kecerdasan buatan, robot hukum, hingga sistem manajemen perkara berbasis awan kini bukan lagi sekadar narasi fiksi ilmiah, melainkan realitas yang mulai merambah ruang-ruang privat profesi hukum. Dalam konteks kegelisahan intelektual itulah, Pustaka Kita menghadirkan buku Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0 sebagai upaya membaca ulang masa depan hukum di tengah perubahan teknologi yang cepat dan tak terelakkan.

Buku ini merupakan hasil kolaborasi pemikiran tiga akademisi hukum, Farid Wajdi, Rahmat Ramadhani, dan Diana Susanti. Berangkat dari satu pertanyaan fundamental—apakah profesi hukum sebagai officium nobile akan bertahan, bertransformasi, atau tergantikan oleh otomatisasi—para penulis mengajak pembaca merenungi ulang posisi dan peran insan hukum di era digital.

Melalui narasi yang reflektif dan argumentatif, buku ini mengurai esensi Industri 4.0 sebagai sebuah transformasi paradigmatik yang mengaburkan batas antara dunia fisik, digital, dan biologis. Beragam instrumen legal technology seperti smart contracts, e-court, hingga legal chatbots dipotret sebagai kekuatan yang secara perlahan mendekonstruksi dominasi praktik hukum konvensional yang selama ini mapan.

Menariknya, buku ini tidak terjebak pada pandangan pesimistik yang memandang teknologi sebagai ancaman semata. Sebaliknya, para penulis menawarkan peta jalan konseptual bagi para praktisi hukum agar mampu tumbuh bersama teknologi tanpa kehilangan jiwa kemanusiaannya. Tantangan utama, sebagaimana ditekankan dalam buku ini, bukan terletak pada kecanggihan teknologi, melainkan pada kesiapan mentalitas serta kapasitas sumber daya manusia hukum dalam memadukan kompetensi yuridis, literasi digital, dan nilai-nilai etis.

Pembahasan kemudian diperluas melalui konsep Society 5.0, sebuah visi masyarakat yang menempatkan manusia sebagai pusat pengendali teknologi. Dalam kerangka ini, hukum diposisikan sebagai instrumen untuk memulihkan martabat, keadilan substantif, dan solidaritas sosial di tengah transparansi data global yang semakin terbuka. Keunggulan buku ini terletak pada keberhasilannya menjembatani aspek teknis legal tech dengan refleksi etik dan filosofis profesi hukum.

Mengutip pemikiran Satjipto Rahardjo, para penulis menegaskan bahwa hukum tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus dibentuk, dikritik, dan diarahkan. Pesan tersebut menjadi kritik tajam bagi institusi hukum dan perguruan tinggi agar segera mereformasi kurikulum pendidikan hukum. Lulusan hukum masa depan, menurut buku ini, tidak cukup hanya mahir menghafal pasal, tetapi harus memahami etika algoritmik, perlindungan data, serta dampak sosial dari teknologi hukum.

Dari sisi gaya penulisan, buku ini tampil dengan bahasa yang mengalir namun tetap menjaga kedalaman akademik. Hal tersebut menjadikannya relevan dibaca oleh mahasiswa, dosen, praktisi hukum, hingga pemangku kebijakan yang ingin memahami lanskap baru profesi hukum di Indonesia.

Di tengah dominasi algoritma dan otomasi yang semakin menguat, Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0 hadir sebagai pengingat penting bahwa hukum harus tetap berpihak pada nurani dan keadilan substantif—terutama bagi mereka yang selama ini tidak memiliki suara di hadapan kekuasaan digital. Buku ini layak menjadi referensi sekaligus bahan refleksi bagi siapa pun yang peduli pada masa depan hukum di era teknologi. (*)

Tags: Buku Profesi Hukum di Era Industri 4.0 dan Society
Previous Post

Menanam Tajdid di Akar Rumput: Kepemimpinan Sekolah Muhammadiyah yang Berani Bertransformasi

Next Post

Kudeta Senyap Demokrasi

Related Posts

No Content Available
Next Post
Kudeta Senyap Demokrasi

Kudeta Senyap Demokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In