Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Pakar Pidana Sarankan Polisi Buka Kembali Penyelidikan Penyebab Kematian ADP

Mujaddid by Mujaddid
2025/08/04
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Pakar Soal Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto: Keputusan Efektif Presiden
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID || Hasil penyelidikan kepolisian Metro Jaya menyatakan Arya Danu Pangayunan (ADP) wafat karena bunuh diri di kamar kostnya sendiri, atau tidak menemukan tindak pidana dalam kematiannya tersebut termasuk tidak ada keterlibatan orang lain,

Kesimpulan ini sontak membuat keluarga almarhum tidak diterima, termasuk sebagian besar netizen di media sosial, karena kesimpulan tersebut seolah tidak akurat, nyata merugikan keluarga. Bahkan ada pula anggapan Polisi mencoba mengalihkan seolah ada sebab lain yang sifatnya privat yang sebenarnya tidak ada kaitannya dan belum tentu kebenarannya untuk itu.

Menanggapi hal tersebut, Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra mengatakan,
sikap ketidakterimaan keluarga dan publik ini bisa saja terjadi, antara lain bila ada Kesalahan dan kekeliruan dalam penyelidikan. Menurutnya dapat saja penyidik kurang fokus, atau dapat saja ada fakta yang tidak dimunculkan atau kurang lengkap, serta pengumpulan data yang tidak konsisten, sehingga mempengaruhi akurasi penstrukturan fakta dan kualitas analisis simpulan hasil penyeledikan.

Karenanya, kata Azmi, hendaknya kepolisian masih membuka penyelidikan secara transparan, berinteraksi dengan publik, termasuk diuji ulang ke publik, dengan kembali mengambil langkah konkrit menelusuri dan mengidentifikasi detail waktu dan tempat pergerakan ADP dalam rentang beberapa bulan terakhir sebelum kematiannya. Termasuk juga pemeriksaan yang intensif dengan mengumpulkan informasi relevan yang valid dan mendalami barang bukti lainnya, untuk mengetahui apakah ada orang yang mengancam atau menguntit ADP melalui panggilan telpon, kontak email , meneror atau intimidasi?

“Termasuk apakah si ‘pembunuh bayaran ini’ yang diinstruksikan oleh pihak tertentu ini bersiasat agar kejadian tersebut seolah sebagai bunuh diri?,” kata Azmi.

“Misal apakah korban terlebih dahulu dianiaya di suatu tempat,dan dilakban sampai mati, kemudian dibawa ke kamar kostnya dan dibiarkan di kostan seolah- olah bunuh diri?” imbuhnya.

Menurut Azmi, karakteristik seperti ini adalah tipu muslihat, menyusun manipulasi bukti di Tempat Kejadian Perkara yang di skenariokan si pembunuh, padahal tindakan mereka tersebut merupakan pembunuhan yang matang direncanakan dan penuh perhitungan.

“Sebab kalau bunuh diri cendrung biasanya ada tanda-tanda pesan yang bisa disinyalir keluarga atau kolega dekat dalam pergaulannya, misal jika ia menghadapi tekanan, termasuk biasanya membuat surat perpisahan terakhir kepada sanak keluarga,” jelas.

Mengingat sampai saat ini masih belum diterima oleh keluarga maupun rasa kebenaran, serta keadilan publik yang masih memiliki catatan kejanggalan, maka Azmi menyarankan Polisi masih membuka kembali atas penyelidikan penyebab kematian ADP guna menemukan peristiwa yang sebenarnya.

“Ini soal kepercayaan publik pada lembaga Kepolisian. Jadi beresiko jika Polri tidak cermat, atau menyimpulkan sesuatu jika tidak tepat atau berpihak , menimbulkan pada citra polri dan reaksi masyarakat.” ujarnya.

Karenanya Azmi mendorong Polri untuk profesional dan objektif. ,(*)

Tags: DIplomat ADPKematian diplomat ADP
Previous Post

Soft Opening Klinik Aisyiyah di Samata, Begini Pesan PDA Gowa

Next Post

Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Komit Siapkan Santrinya Jadi Generasi Rabbani

Related Posts

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Jateng Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

1 Juli 2026
102
FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
146
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

29 Juni 2026
104
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
Next Post
Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Komit Siapkan Santrinya Jadi Generasi Rabbani

Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Komit Siapkan Santrinya Jadi Generasi Rabbani

Soal Konflik Agraria, Dr Faisal: Seharusnya Negara Hadir untuk Mensejahterakan, Bukan Menyengsarakan Rakyat

Pakar Soal Abolisi untuk Tom Lembong: Sinyal Evaluasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan