TAJDID.ID~Blangpidie || Sebanyak puluhan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Unggul Aceh Barat Daya, Jumat,(29/8/2025) melakukan kunjungan edukatif ke pabrik tahu dan tempe yang berlokasi di Desa Geulumpang Payong, Blangpidie.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2025, sebagai bagian dari program pembelajaran luar kelas yang rutin diselenggarakan oleh pihak sekolah.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung kepada siswa proses produksi makanan tradisional Indonesia, khususnya tahu dan tempe. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kemandirian, kerja keras, serta penghargaan terhadap produk lokal dan para pelaku usaha kecil menengah (UKM).
Selama kunjungan berlangsung, anak-anak tampak antusias menyaksikan setiap tahapan pembuatan tahu dan tempe, mulai dari proses perendaman kedelai, penggilingan, perebusan, hingga pencetakan dan fermentasi. Para siswa juga mendapatkan penjelasan langsung dari pengelola pabrik mengenai pentingnya menjaga kualitas bahan baku serta proses higienis dalam produksi makanan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak bisa melihat langsung bagaimana tahu dan tempe yang biasa mereka makan setiap hari diproduksi. Ini pengalaman nyata yang tidak mereka dapatkan di dalam kelas,” ujar salah satu guru pendamping, Ibu Farhana Munawara. Para siswa diberi kesempatan untuk berkeliling melihat tempat produksi serta proses pengerjaannya, yang disambut dengan kegembiraan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai pentingnya ketahanan pangan lokal serta potensi usaha berbasis produk tradisional. Tidak hanya menambah pengetahuan, kunjungan ini juga mempererat hubungan antara dunia pendidikan dengan pelaku industri kecil di tingkat desa.
Dengan selesainya kegiatan ini, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada pengelola pabrik tahu dan tempe Desa Geulumpang Payong atas sambutan hangat dan kesediaannya berbagi ilmu serta pengalaman kepada para siswa. (*)
Kontributor: Anhar