Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Dr Alpi: Ketegasan Kapolri Jaga Netralitas Polri dalam Pemilu Perlu Diapresiasi

Mujaddid by Mujaddid
2023/11/19
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Dr Alpi Sahari: Sistem Due Process Model Menentukan Ketersalahan Jessica Kumala dalam Perkara “Kopi Sianida”

Dr Alpi Sahari SH MHum

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID~Medan || Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Alpi Sahari SH MHum mengatakan, Polri sebagai institusi yang bertanggungjawab terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai dalam tatanan pemeliharaan Kamtibmas dan Kamdagri tentunya tidak terlepas dari tekanan masyarakat.

“Ikhtiar atas tekanan masyarakat ini mengharuskan Polri untuk responsif terhadap berbagai potensi yang dapat mengganggu terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai. Responsibilitas Polri tidak memiliki kaitan dengan netralitas Polri dengan asumsi keberpihakan Polri dengan salah satu pasangan Calon Presiden yang telah ditetapkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum),” ujar Alpi, Ahad (19/11/2023)

“Tekanan Polri adalah merespon harapan masyarakat agar Pemilu terselenggara secara aman dan damai sehingga tujuan Negara dalam konteks negara kesejahteraan di alam demokratisasi dapat terimplementasi dengan baik dengan harapan Indonesia Emas dapat terwujud,” imbuhnya.

Dr Alpi mengungkapkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listiyo Sigit Prawobo, MSi telah merumuskan direktif penekanan agar Polri selalu menjaga netralitas dalam setiap tahapan Pemilu, termasuk memproses terhadap oknum anggota Polri yang tidak netral dan keterpihakan dengan salah satu pasangan calon. Menurut Alpi, hal ini tentunya didasarkan pada sistem pembuktian yang dianut pada tatanan Negara hukum, tidak didasarkan pada asumsi dan tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar sehingga dapat mempengaruhi persepsi negatif terhadap institusi Polri sebagai pilar Negara di bidang Kamtibmas dan Kamdagri.

“Untuk itu, tidak baik dan tidak pantas apabila institusi Polri dibawa-bawa keranah politik praktis. Kritik netralitas seharusnya tidak hanya ditujukan pada institusi Polri yang tidak memiliki kaitan dengan politik praktis, padahal ada beberapa ketua Partai Politik, calon Presiden dan Wakil Presiden yang menduduki jabatan Menteri atau Penyelenggara Negara yang seharusnya dikawal dan dikritik serta diawasi untuk tetap menjaga netralitas,” jelas Alpi.

Karena itu, kata Alpi, ketegasan Jenderal Sigit agar Polri tetap menjaga netralitas pada setiap tahapan Pemilu dengan komitmen terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai perlu diapresiasi. Atas kritik adanya oknum anggota Polri yang tidak netral tentunya didasarkan pada mekanisme hukum berupa pembuktian, bukan lansung dijadikan konsumsi publik dengan membangun opini bahwa Polri tidak netral atau ditekan untuk tidak netral.

Dr Alpi menjelaskan, di dalam sistem hukum pidana yang dianut di Indonesia mengenal bentuk kesalahan (schuld) yakni kesengajaan dengan maksud atau kesengajaan patut menduga atas pemberitahuan dapat menimbulkan keonaran dikalangan rakyat yang dikenal dengan istilah opzet als oogmerk, opzet bij noodzakelijkheids of zekerheidsbewustzijn, opzet met waarschijnlijkheidsbewustzijn atau opzet bij mogelijkheidsbewustzijn atau voorwaardelijk opzet.

Di samping itu, kata Alpi,  hukum pidana mengenal kualifikasi delik tuduhan secara memfitnah atau lasterlijke verdachtmaking.

“Contoh kongkritnya: S mencuri handphone milik T. Handphone yang dicuri tersebut dimasukkan ke dalam tas U dengan tujuan bahwa nanti yang dituduh mencuri hanphone tersebut bukanlah S melainkan U. Tindakan S dikatakan sebagai tuduhan secara memfitnah atau lasterlijke verdachtmaking,” pungkas Dr. Alpi. (*)

Tags: Dr AlpiNetralitas PolriPemilu 2024
Previous Post

Syiar Milad ke-111 Muhammadiyah, MPI Sumut Gelar Berbagai Kegiatan

Next Post

PDM Tegal: Ikhtiar Menyelamatkan Semesta dengan Green School

Related Posts

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
119
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

29 Juni 2026
104
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Next Post
PDM Tegal: Ikhtiar Menyelamatkan Semesta dengan Green School

PDM Tegal: Ikhtiar Menyelamatkan Semesta dengan Green School

Apel Akbar Milad ke-11 Muhammadiya di Solo Dimeriahkan Pagelaran "30 Menit Estafet Art Cultur"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
115

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan