• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Minggu, Agustus 31, 2025
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

PCIM PCIA Dorong Internasionalisasi Muhammadiyah Warnai Dinamika Kehidupan Sosial Beragama di Kancah Global

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2022/10/06
in 'Aisyiyah, Internasional, MahasiswaMu Menulis, PTM/A
0
PCIM PCIA Dorong Internasionalisasi Muhammadiyah Warnai Dinamika Kehidupan Sosial Beragama di Kancah Global
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID || Bicara internasionalisasi gerakan Muhammadiyah adalah bicara bagaimana nilai-nilai Muhammadiyah dapat mewarnai dinamika kehidupan beragama dan kehidupan sosial di kancah global. Gerak dakwah Muhammadiyah di ranah global diwakili ini salah satunya oleh keberadaan Cabang-Cabang Istimewanya.

Hingga kini sudah terdapat 27 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan 8 Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) yang berdiri. Para pengurus PCIM PCIA ini melakukan berbagai upaya untuk membumikan gerakan Muhammadiyah di negaranya masing-masing.

Hamzah Fansuri, pengurus PCIM Jerman, dalam kegiatan Doorstop Afiliasi #9 Muhammadiyah Mencerahkan Semesta pada Rabu (5/10/22) menyampaikan bahwa PCIM Jerman berupaya untuk membawa visi Muhammadiyah agar diterima masyarakat Eropa.

“Kami menyadari betul bagaimana membawa visi Muhammadiyah agar diterima masyarakat Eropa, betapa pentingnya untuk mengenalkan Islam dan visi Muhammadiyah kepada masyarakat Jerman dan Eropa. Banyak program yang kita rutin kerjakan yang bekerjasama dengan perhimpunan pelajar Indonesia Jerman, KBRI, KJRI, dan berbagai organisasi lain yang itu membuat nama Muhammadiyah banyak dikenal.” ujar Hamzah.

Selain itu Hamzah juga menyampaikan bahwa PCIM Jerman sudah berstatus secara hukum yang tentunya mempermudah gerak dakwah PCIM Jerman ke depan. “Setahun ini kami dilegal formalkan menjadi organisasi non pemerintah yang berbadan hukum sehingga memudahkan eksistensi Muhammadiyah di kawasan Jerman untuk jangka panjang.”

Imam Subhkan selaku pengurus PCIM Amerika menyebut jika di Indonesia menyebut Internasionalisasi Muhammadiyah, maka teman-teman pengurus PCIM Amerika mengambil sudut pandang bagaimana melakukan lokalisasi Muhammadiyah. Tentu hal ini harus menjadi fokus PCIM Amerika karena seperti diketahui umat muslim menjadi kelompok minoritas di Amerika Serikat.

“Menjawab tantangan tersebut PCIM Amerika memiliki 3 gerakan yakni pertama, membangun soliditas kalangan muslim Indonesia yang masih memiliki memori Muhammadiyah. Kedua, mentranformasikan gerakan Muhammadiyah ke generasi ke-2. Ketiga, mengekspansi Muhammadiyah bukan hanya ke orang-orang Indonesia.,” jelas Subkhan.

Salah satu gerak pencerahan Muhammadiyah di kancah global diakui oleh PCIM Taiwan, PCIA Mesir, PCIM Malaysia, adalah dilakukan melalui pendidikan. PCIA Mesir sendiri menjadi Cabang Istimewa ‘Aisyiyah pertama yang mendirikan TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) sejak tahun 2010.

Selain itu, Ketua PCIA Mesir, Hilma A’yunina menyebut bahwa banyak kegiatan berbau keilmuan yang dilakukan PCIA maupun PCIM Mesir. “Kita di sini, di Mesir dekat dengan al Azhar yang gerakannya satu nafas dengan Muhammadiyah. Banyak sekali peluang yang dapat kita kerjasamakan antara Muhammadiyah dengan al Azhar,” terang Hilma.

PCIM PCIA juga memfokuskan diri untuk memberikan binaan kepada para anggotanya sehingga mereka dapat lulus dan kembali ke Indonesia dengan membanggakan dan dapat berperan sebagai kader ulama di Indonesia.

Lebih lanjut Hilma menyampaikan bahwa berbagai amal usaha selain TK ABA juga telah dikembangkan oleh PCIM dan PCIA Mesir. “TK ABA, Lazismu Mesir, dan berbagai amal usaha terus dikembangkan. Semenjak diresmikannya markas dakwah Muhammadiyah Mesir, kita juga memiiliki homestay, serta menjadi mediator yang mengurusi keberangkatan para kader Muhammadiyah ‘Aisyiyah yang berangkat ke Mesir.” tuturnya.

Selain itu Tapak Suci Mesir disebut Hilma juga cukup efektif sebagai sarana mensyiarkan dakwah Muhammadiyah karena sangat diminati bahkan oleh orang Mesir. “Hingga kini, terdapat lebih dari ribuan orang yang bergabung dalam Tapak Suci Mesir bahkan dari orang Mesir sendiri.” ungkapnya.

Pengurus PCIM Taiwan, Muhammad Muslih menyebutkan dari trilogi gerakan Muhammadiyah di Taiwan salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat ini menurut Muslih dilakukan kepada masyarakat pekerja migran dan juga mahasiswa Indonesia yang jumlah totalnya hampir 300 ribu di Taiwan. Sebagai bentuk solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja migran ini, PCIM Taiwan hadir salah satunya dengan mendirikan sekolah PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

Berdiri sejak tahun 2018, PKBM PCIM Taiwan menyediakan paket jenjang kesetaraan a, b, dan c. “Hingga kini kami sudah punya dua anggkatan alumni, alhamdulillah ini sangat membantu bagi teman-teman pekerja migran yang berangkat ke Taiwan belum lulus SMP atau SMA.” ujar Muhammad Muslih.

Sementara itu, Ahmad Fathoni, pengurus PCIM Malaysia juga menyebutkan bahwa pendidikan salah satu menjadi bidang dakwah Muhammdiyah di Malaysia. Dari 10 Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiiyah (PRIM) dan 5 Pimpinan Ranting Istimewa ‘Aisyiyah (PRIA) yang berdiri, sudah ada dua yang membuka amal usaha Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat berupa Sanggar Bimbingan.

“Ada dua yang dibuka di PRIM Kampung Baru dan PRIM Pandan yang jumlah peserta didiknya juga luar biasa, sekitar 200 orang.” sebutnya.

Kebanyakan para peserta didik disebut Fathoni adalah keturunan Indonesia yang lahir di Malaysia tanpa dokumen resmi. “Kebanyakan mereka lahir di sini dan undocumented. Kebanyakan orang tua mereka menikah siri di sini sehingga anak-anak kesulitan mengakses sekolah formal.” bebernya.

Kondisi ini disebut Fathoni tidak hanya dialami oleh beberapa anak saja tetapi terdapat ribuan anak dengan kondisi tersebut. “Anak-anak ini dulunya sebelum Sb dibuka susah mendapatkan akses pendidikan. Kami bekerjasama dengan Atase Pendidikan karena ketika dibiarkan mereka di Malaysia hingga besar akan memiliki kesulitan tersendiri dan akan berhadapan dengan hukum.” tuturnya,

Meskipun kegiatan SB ini informal dan tanpa seragam, Fathoni menyebut, anak-anak lulusan SB bisa mengikuti ujian dan mendapatkan ijazah resmi setelah lulus. “Nama mereka pun akan tercatat dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia,” terangnya.

Selain itu PCIM juga menjalin kerjasama dengan KBRI untuk mengupayakan terbitnya Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi anak-anak pekerja migran yang tidak memiliki dokumen resmi ini jika ingin kembali ke Indonesia. “Ini kontribusi riil Muhammadiyah bagi anak-anak bangsa yang kurang beruntung di sini,” tegasnya.

PCIM Malaysia disebut Fathoni juga bersyukur telah berdirinya Universiti Muhammadiyah Antarbangsa Malaysia (UMAM) yang memperkokoh dan kontribusi Muhammadiyah bagi pendidikan di kancah global. Selain itu PCIM Malaysia bersama PCIA Malaysia juga mendirikan berbagai amal usaha di sektor ekonomi. Bahkan PCIM Malaysia telah mendirikan satu perusahaan untuk melakukan terobosan dalam pengembangan ekonomi ini. (*)

Kontributor: Suri

Tags: Doorstop Media Afiliasi Muhammadiyahinternasionalisasi muhammadiyahMuhammadiyahPCIAPCIM
Previous Post

Tingkatkan Kapasitas, FISIP UMSU~FISHUM UIN Sunan Kalijaga Tandatangan PKS

Next Post

Prof Haedar: Pelayanan Muhammadiyah kepada Umat Bukan Sekedar Retorika

Related Posts

Konferensi Mufasir Muhammadiyah Jilid III Dibuka, Tiga Kader Tarjih Sumut Ikut Bergabung

Konferensi Mufasir Muhammadiyah Jilid III Dibuka, Tiga Kader Tarjih Sumut Ikut Bergabung

28 Agustus 2025
181
Pemberian Bintang Mahaputera Sarat Makna Politik Simbolik

Pemberian Bintang Mahaputera Sarat Makna Politik Simbolik

27 Agustus 2025
119
LPCR-PM PP Muhammadiyah dan 1000 Cahaya Gelar ToT Audit Energi, Dorong Dakwah Ramah Lingkungan

LPCR-PM PP Muhammadiyah dan 1000 Cahaya Gelar ToT Audit Energi, Dorong Dakwah Ramah Lingkungan

19 Agustus 2025
110
Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Perlu Dikelola

Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Perlu Dikelola

17 Agustus 2025
123
Muhammadiyah dan Danamon Teken MoU untuk Perkuat Ekosistem Digital SatuMu

Muhammadiyah dan Danamon Teken MoU untuk Perkuat Ekosistem Digital SatuMu

23 Juli 2025
115
Haedar Nashir Luncurkan ‘SehatMu’, Platform Digital untuk Integrasikan Ratusan Rumah Sakit Muhammadiyah

Haedar Nashir Luncurkan ‘SehatMu’, Platform Digital untuk Integrasikan Ratusan Rumah Sakit Muhammadiyah

18 Juli 2025
167
Next Post
Prof Haedar: Pelayanan Muhammadiyah kepada Umat Bukan Sekedar Retorika

Prof Haedar: Pelayanan Muhammadiyah kepada Umat Bukan Sekedar Retorika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In