No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Refly Harun Mengendus Akan Ada Skenario Jahat Demokrasi di 2024

29 Agustus 2021
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi pemerintah menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya sorotan datang dari Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Baca Juga: PAN Resmi Gabung Koalisi Pemerintahan Jokowi

BACA JUGA

Penerapan PP Nomor 24 Tahun 2025 Harus Selektif dan Berhati-hati

Dosen FISIP UMSU: Negara Wajib Lunasi Utang Historis pada Syafroeddin dan Assaat Melalui Obligasi Khusus

Aksi Damai Jilid 2 di Jakarta Honorer Non Database Indonesia: Keadilan Hilang Bendera Setengah Tiang

Prof Amien Rais Optimis Masa depan Umat Islam Terjamin di Indonesia

Dapat Memicu Kanker, Obat Lambung Ranitidine Ditarik Dari Peredaran

Rocky Gerung: Pemilu 2024 Didesain Hasilkan Orang yang Tak Berpikir dan Hanya Nagih Amplop

Refly Harun mengatakan, dengan bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintah, maka ada skenario soal dinamika partai politik menuju Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 kedepan.

Refly membayangkan bahwa akan ada permufakatan yang berpotensi menjadi kejahatan demokrasi di Indonesia.

“Kalau misalnya 7 partai itu bermufakat untuk menyingkirkan Partai Demokrat dan PKS,” ujar Refly Harun dalam live YouTube pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Lebih lanjut Refly membeberkan,  bahwa salah satu caranya adalah tujuh partai politik itu bermufakat untuk mengusung tiga calon. Di mana, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak diikutkan dalam koalisi manapun.

“Caranya dengan tidak melibatkan mereka dalam koalisi manapun. Bisa membuat 3 calon dengan 7 parpol tersebut,” ungkap Refly.

Setelah terbentuk 3 pasang calon tersebut, menurut Refly, akan ada pembagian dan cawe-cawe kekuasan yang terjadi.

“Maka, pesta itu hanya akan ada di oligarki Istana yang saat ini sudah berhimpun menjadi kekuatan partai politik,” palar Refly.

“Ini berpotensi menjadi kejahatan demokrasi,” imbuhnya.

Atas kemungkinan skenario jahat ini, Refly menghimbau seluruh masyarakat sipil dan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk segera menghilangkan presidential treshold.

“MK, kalau memang bersumpah bertanggung jawab memberikan keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, seharusnya tidak bisa tidak menghapuskan presidential treshold,” tegas Refly. (*)

Baca Juga: Kantongi SK Kemenkumham, Amien Rais: Partai Ummat Berusaha agar Demokrasi Tak Berubah Jadi Oligarki

Tags: Refly Harun
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Galang Donasi Beli Kapal Selam, Refly Harun: Bukti UAS Miliki Nasionalisme Tinggi
Nasional

Galang Donasi Beli Kapal Selam, Refly Harun: Bukti UAS Miliki Nasionalisme Tinggi

by Mujaddid
28 April 2021
283
Refly Harun: Tidak Ada yang Namanya Bantuan, yang Ada adalah Hak Rakyat
Nasional

Jika PT 20 % Dipertahankan, Refly Harun: Yang Bisa Calonkan Cuma Cukong-cukong

by Mujaddid
9 September 2020
235
Soal Pemakzulan, Refly Harun: Harus Dibedakan Antara Wacana dengan Gerakan
Nasional

Soal Pemakzulan, Refly Harun: Harus Dibedakan Antara Wacana dengan Gerakan

by Mujaddid
2 Juni 2020
600
Refly Harun: Minta Presiden Mundur itu Tidak Apa-apa dalam Demokrasi
Nasional

Refly Harun: Minta Presiden Mundur itu Tidak Apa-apa dalam Demokrasi

by Mujaddid
1 Juni 2020
720
Refly Harun: Tidak Ada yang Namanya Bantuan, yang Ada adalah Hak Rakyat
Nasional

Refly Harun: Tidak Ada yang Namanya Bantuan, yang Ada adalah Hak Rakyat

by Mujaddid
1 Juni 2020
17.5k
Refly Harun: Bungkam Kritik dengan Prestasi
Nasional

Refly Harun: Bungkam Kritik dengan Prestasi

by Mujaddid
7 Mei 2020
1.2k

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.