Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Orde-orde Sejarah Indonesia

Mujaddid by Mujaddid
2020/08/19
in Opini, Ulasan
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Pada Orde apakah kita hidup sekarang ini di Indonesia? Umumnya orang akan dengan ringan mengatakan Orde Reformasi atau Era Reformasi. Tetapi pernahkah kita pikirkan secara cermat apa sebetulnya esensi reformasi itu?

Setiap era ada awal dan ada akhirnya. Identifikasi atau penamaan setiap era diijtihadkan berdasarkan karakreristik yang menonjol pada setiap rezim.

Untuk penentuan awal reformasi semua orang seoakat menunjuk titik tolak waktu kejatuhan ORDE BARU. Tetapi jika dikatakan bahwa reformasi berlangsung hingga saat ini, sangat terasa ketidak cermatan mengidentifikasi tanda-tanda zaman.

Berdasarkan pemikiran itu reformasi sebetulnya sudah berakhir saat amandemen UUD 1945 telah dirampungkan pada tahun 2002. Sistem polotik dan ketatanegaraan selesai perombakannya pada tahun 2002 itu. Hari-hari setelah itu relatif tidak ada lagi potensi perubahan besar kecuali riak-riak kecil yang harus ditandai sebagai ekspresi style kepemimpinan rezim belaka, dan jelas bukan karena faktor substantif yang merujuk pada software negara.

Jika ingin menamai rezim pasca amandemen terakhir UUD 1945 itu, urusannya adalah pada upaya mengidentifikasi style kepemimpinan khususnya pada era SBY (10 tahun) dan era Jokowi. Keduanya akan lebih tepat diidentifikasi dari cara mereka mengadaptasi perubahan yang hulunya ada pada hasil akhir amandemen UUD 1945.

Jadi Anda bisa menyodorkan fakta-fakta objektif dalam pemerintahan SBY untuk membantu Anda menandai dan menamai rezim pemerintahan itu. Misalnya dengan mengukur signifikansi faktor hadirnya figur militer pasca regulasi peran militer dibatasi dan rentang waktu yang justru tidak begitu lama setelah rezim ORDE BARU yang kerap juga disebut beraroma amat militeristik.

Anda juga bisa menginventarisasi fakta kejadian besar yang merugikan keuangan negara dengan kasus BLBI dan Century Gate, atau juga tak menganggap remeh tentang egalitarianisme SBY dalam masalah hukum meski ia dicaci maki dengan tuduhan pembohong atau penyimbolan tak enak (unjuk rasa mengidentikkan kerbau).

Sama halnya dengan era kepemimpinan Jokowi yang mungkin dapat ditandai dengan mengukur signifokansi performance tertentu dari pemerintahannya seperti dengan aneka slogan kerja, kerja, kerja; Trisakti, Revolusi Mental, keterbelahan dalam komunitas Cebong versus Kampret, atau baju kotak-kotak dan investasi dalam pencitraan. Semua gimmik itu bisa dikontestasikan untuk menentukan karakteristik utama untuk menamai rezim Jokowi.

Satu hal yang jelas ialah rezim pemerintahan pasca amandemen terakhir UUD 1945 tidak tepat disebut era reformasi.

Berdasarkan logika dan narasi politik yang disejarahkan Indonesia mengenal Orde Lama (ORLA) dan Orde Baru (ORBA). Kedua era itu masing-masing adalah era kesejarahan yang diciptakan oleh Soeharto untuk kepentingan politik.

Jika hari ini seorang Soekarnois ditanya, ia tak akan setuju dengan pelabelan ORBA kepada masa kepemimpinan Soekarno sejak kemerdekaan hingga dijatuhkan pada tahun 1966.

Tentu, menurut pandangan subjektif Soekarnois, penanda yang tepat bagi rezim Soekarno bukanlah esensi yang disarikan dalam nama ORBA, karena hal itu dipandang stigmatif.

Tetapi di atas segalanya saya merasa amat janggal jika sebuah era seperti Orde Lama, Orde Baru dan reformasi tiada batas waktu.

Para sejarawan dan ahli politik dan ahli lainnya sangat perlu duduk merumuskan hal ini. (*)


Shohibul Anshor Siregar, Dosen FISIP UMSU

Tags: orbaordeorde baruorde lamaorde reformasiorlashohibul anshor siregar
Previous Post

Menyoal Pemberantasan Korupsi

Next Post

Pemko Medan Harapkan Pembangunan Jaringan Pipa Gas Segera Terealisasi

Related Posts

Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117
Next Post

Pemko Medan Harapkan Pembangunan Jaringan Pipa Gas Segera Terealisasi

Hari Kemanusiaan se-Dunia, Muhammadiyah: Pejuang Covid-19 adalah Pahlawan Kehidupan Nyata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan