Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Ayunan

Karya: Slamet Sukirnanto

Mujaddid by Mujaddid
2019/11/21
in Puisi
Reading Time: 3 mins read
0
Ayunan

Ilustrasi ayunan. (Foto: Shutterstock)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Berayun, pelan, berayun, buyung

Ada saatnya kita mempermainkan waktu

Maju-mundur menyentuh ujung ruang

Mendesak kekosongan

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Sambil pejamkan mata barang sejenak

Nikmati sekilas kegelapan dan binar-binar temaram

Sebelum hapus oleh kilatan pijar terang

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Hirup puas udara segar lapangan

Sebelum angkasa menciut, racun gadus berdesakan

Membangun jasad tidur yang letih

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Andaikan sempat bertutur berkepanjangan

Tentang mengurai jiwa yang kusut

Bagaimana mengulur di arena keluasan?

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Adakah burung-burung akan singgah, seperti yang sudah

Menuturkan pengembaraan di alam tak bertepi

Dan sorga tinggal dijangkau setapak lagi

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Ke mana arah gema mencari pantulan

Janganlah lengah pengamatan jauh jauh

Dan alamat lengkap pusat sasaran

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Alun irama berturut tanpa suara

Perahu lepas mengarungi laut bayangan

Senandung ihwal pendaratan

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Susul-menyusul awan di dinding langit

Menebal pada cadar tirai tamasya

Membenahi gelombang gumpalan makna

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Tahankan dahaga meratapi dinding tenggorokan

Lukisan telaga sumber pusaran

Sekeping wilayah memancar kebeningan

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Pandanglah menatap, di balik segalanya

Panahlah dengan bijak kabut remang di sana

Dan tiliklah seandainya semesta memagar batas

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Suara-suara lirih tiada memantul gema

Ada yang meraih lepas

Menghambur wilayah terbuka

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Bila tiba di belakang, undurkan semusim lagi

Masa lampau yang lengkap dalam kuburnya mengerang

Menggapai, meraih detik-detiknya yang hilang

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Bila tiba di muka, ujung jari kaki menyentuh

Batas tepian dengan fana

Esok hari kan di sana, jika musim memberi pertanda

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Pegang kuat-kuat tambang-tambang keyakinan

Peganglah kuat-kuat tambang-tambang angan-angan

Balikkan ke empat penjuru, dengan mata menantang.

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Adakah yang tersisa dari bersit megah

Ketika cemas menikamkan ujungnya

Dan gontai melangkah harimau luka

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Bagaikan menyeberangi arus kali

Di sini kemudian reda melecut lepas

Bagian lain yang mengandung gaib

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Ada yang menggeser, bayangan terlempar jauh

Tanpa bekas di dataran ini

Adakah tragedi lakon menggelar bumi?

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Pagar kawat merantai tepi

Adakah gelegak getaran arus

Masuk ke dalam. Menembus

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Bagaikan dewa ruci melayang menjelajah samudra

Kadang menukik menggigir lembah ajaib

Melahap daun kering lantunan suci

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Tengok jam berapa sudah, hari masih tinggi

Dan nyanyian belum surut sudah

Mengajak bersenda mengayun waktu

 

Berayun, pelan, berayun, buyung

Sebenarnya dirimu tidak jauh dari bumi

Tetapi betapa sulitnya menapakkan kaki

Hanya sehasta jarak kita, hanya sehasta…

 

1972


Slamet Sukirnanto (lahir di Solo, Jawa Tengah, 3 Maret 1941 – meninggal 23 Agustus 2014 pada umur 73 tahun) adalah sastrawan angkatan 1966. Slamet merupakan salah satu sastrawan besar yang dimiliki Indonesia. Ia telah menerbitkan karya-karya sastranya, termasuk tulisan tentang senirupa maupun teater. Masa mudanya, dia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sebagai wakil dari mahasiswa.

Slamet Sukirnanto lahir dan tumbuh di Solo, Jawa Tengah. Dia merupakan salah satu sastrawan besar yang dimiliki Indonesia. Slamet telah banyak menerbitkan baik karya-karya sastra, tulisan tentang seni rupa maupun teater. Selama menjadi mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia selalu aktif dalam aksi demonstrasi-demonstrasi menumbangkan Orde Lama pada tahun 1966.

Selama karirnya sebagai satrawan, Slamet Sukirnanto telah berhasil menciptakan sejumlah karya, antara lain: Jaket Kuning (1967), Kidung putih (1967), Gema Otak Terbanting (1974), Bunga Batu (1979), Catatan Suasana (1982), Luka Bunga (1991).

Di luar dunia sastera, ia juga tercatat sebagai Pendiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (1964), Anggota DPRGR dan MPRS sebagai wakil mahasiswa (1967-1971), Pendiri KNPI dan Pengurus DPP KNPI (1978 -1982), Ketua Majelis Kebudayaan pada Pimpinan Pusat Muhammadiyah ((1990), Ketua Bidang Pengembangan Kebudayaan pada ICMI DPP Jakarta (1991).

 

Tags: ayunanpenyair muhammadiyahpuisi indonesiapuisi islamsastrawan muhammadiyahSlamet Sukirnanto
Previous Post

Kecurangan

Next Post

Terbitkan Surat Edaran UMK, KSPI Kecam Gubernur Jabar

Related Posts

FISIP UMSU Matangkan Berbagai Kegiatan Melalui Rapat Kerja 2026

FISIP UMSU Matangkan Berbagai Kegiatan Melalui Rapat Kerja 2026

10 Februari 2026
157
Puisi~Puisi Yanuar Abdillah Setiadi

Puisi~Puisi Yanuar Abdillah Setiadi

22 Januari 2026
156
Jejak Sanad Rasa

Jejak Sanad Rasa

24 Desember 2025
195
Puisi Karya Agus Yulianto (2)

Puisi Karya Agus Yulianto (2)

28 Agustus 2025
225
Puisi-puisi Heri Isnaini

Puisi~puisi Heri Isnaini (2)

12 Mei 2025
215
Puisi-puisi Agus Yulianto

Puisi-puisi Agus Yulianto

17 April 2025
224
Next Post

Terbitkan Surat Edaran UMK, KSPI Kecam Gubernur Jabar

Fakultas Hukum UMSU Gelar Pembekalan Mahasiswa Magang Bersertifikat

Fakultas Hukum UMSU Gelar Pembekalan Mahasiswa Magang Bersertifikat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan