• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Minggu, Januari 11, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Politisi di Indonesia Kebanyakan Berpikiran Teknokratis

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2019/09/02
in Nasional
0
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

 

TAJDID.ID-Medan || Pemerhati sosial-politik FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengatakan kebanyakan politisi di republik ini memiliki kecenderungan berpikiran teknokratis (technocratic-minded).

“Ya. Ini adalah sebuah kesimpulan yang saya petik dari pengalaman yang cukup panjang berinteraksi dengan banyak politisi yang merencanakan berkontestasi merebut legitimasi kepemimpinan pemerintahan pada berbagai level,” ujar Shohibul di Medan, Senin (2/9).

Menurut Ketua Lembaga Hikmah dan Kajian Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Sumut ini, ada beberapa ciri dari para politisi berpikiran teknokratis tersebut, diantaranya;

Pertama,  para politisi itu amat suka bernarasi dengan penekanan aspek teknokratis belaka. Mereka sangat ingin dikesankan sebagai pembawa jawaban living reality yang membelit kehidupan rakyat.

“Bahkan, terkadang mereka kehilangan bumi berpijak, karena ingin dikesankan sim wa salabim,” kata Koordinator n’BASIS (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya) ini.

Kedua, mereka kerap menjadikan pengorganisasian data dari jejak pemerintahan masa lalu untuk bahan cacian, halus mau pun kasar, sambil berharap memetik pertambahan nilai kepercayaan publik.

“Tentu, perilaku seperti ini amat tak ksatrialah memang,” tandasnya.

Ketiga, tahu sesuatu tak bisa dihadirkan solusinya karena sistemik dan kasep-masep, tetapi tetap saja berusaha merumuskan sesuatu pada tingkat angan-angan. Contoh soalnya tentang pemberantasan korupsi.

Keempat, mereka sangat rentan termakan oleh tumpukan pengalaman observatif mereka baik melalui informasi maupun hasil pengalaman empiris mengunjungi berbagai tempat di dunia, sehingga muncul keinginan menyusun sebuah daftar keinginan.

“Ironisnya, daftar keinginan ini sangat identik dengan pengingkaran atas realitas masyarakatnya,”.ungkapnya.

Kelima, mereka memiliki watak materialistik. Tingkat filosofi yang ala kadarnya melahirkan hal-hal material yang amat dangkal, bahkan berpotensi bahaya memerosotkan kadar kemanusiaan yang utuh.

Mungkin, kata Shohibul, ini dilema khas dunia ketiga yang bekas jajahan, dimana ada rasa takut untuk menjadi diri sendiri.

Parahnya lagi, Shohibul melihat tak ada lontaran wacana teosentrisme yang mereka suguhkan untuk mengkerangkakan kekokohan prinsip tafaqquh fiddien wa tafaqquh finnas (taat kepada agama dan setia kepada rakyat)

“Lantas, jika hanya manusialah ukuran buat segalanya (man is the measurer of all things), maka sempurnalah jalan sesat yang mereka tawarkan,”.pungkasnya. (*)


Liputan: MRS

Tags: politisishohibul anshor siregarTechnocratic-minded
Previous Post

Busro Muqoddas: Korupsi Sebabkan Demoralisasi

Next Post

Bertindak Represif, IMM Minta Pamdal DPRD NTB Dipecat

Related Posts

Shohibul: Protes Kampus terhadap Rezim Jokowi Penting, Tapi Sudah Sangat Terlambat

Oase Musyawarah: Menjemput Kembali Marwah Sila Keempat Pancasila dalam Arsitektur Kekuasaan

7 Januari 2026
112
Cegah Kriminalitas, Shohibul: Muhammadiyah Perlu Tentukan Prioritas Orientasi Dakwahnya

Negara Dinilai Sengaja Abai, Hak Masyarakat Adat Terus Dikorbankan

15 Desember 2025
151
Akademisi Kritik Komdigi: Negara Garang pada Platform Pendidikan, Tapi Gagap Melawan Judi Online

Di Balik Banjir Sumatera dan Kepanikan Politik Nasional

2 Desember 2025
149
Bawaslu Gelar Forum Belajar di Medan, Pakar: Demokrasi Indonesia Mundur, Pemilu Hanya Legitimasi bagi Rezim Oligarkis

Bawaslu Gelar Forum Belajar di Medan, Pakar: Demokrasi Indonesia Mundur, Pemilu Hanya Legitimasi bagi Rezim Oligarkis

28 November 2025
116
Muhammadiyah Kritik Keras: Hukum Positif Gagal Lindungi Tanah Ulayat, Negara Subordinasikan Hak Adat Demi Korporasi

Muhammadiyah Kritik Keras: Hukum Positif Gagal Lindungi Tanah Ulayat, Negara Subordinasikan Hak Adat Demi Korporasi

13 November 2025
215
Akademisi: Gerakan Sosial Tuntut “Tutup TPL” Menanti Sensitivitas Politik Bobby Nasution, Berpotensi Eskalasi Jika Diabaikan

Akademisi: Gerakan Sosial Tuntut “Tutup TPL” Menanti Sensitivitas Politik Bobby Nasution, Berpotensi Eskalasi Jika Diabaikan

12 November 2025
148
Next Post
Bertindak Represif, IMM Minta Pamdal DPRD NTB Dipecat

Bertindak Represif, IMM Minta Pamdal DPRD NTB Dipecat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In