Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Suara Rakyat Suara Tuhan?

Mujaddid by Mujaddid
2019/07/29
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Suara Rakyat Suara Tuhan?

Ilustrasi sura rakyat suara tuhan.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

 

Oleh: Shohibul Anshor Siregar

Orang kerap berteriak “suara rakyat suara tuhan”. Begitu kan? Terkhusus untuk Pilkada Serentak Tahun 2020, menyemangati bakal calon yang berencana akan maju melalui jalur perseorangan, sering pula orang meneriakkan slogan “Suara Calon Independen Juga Suara Tuhan”. Lalu Tuhan yang mana gerangan yang dimaksudkan itu?

Ada sejumlah masalah di sini dilihat dari sejarah dan filosopi politik. Tuhan ada (let say) di ketinggian yang jauh. DIANYA memerlukan khalifatun fil ardh, itulah manusia. Bukan malaikat dan juga bukan setan. Tuhan perlu menjamin kehendakNya berjalan di muka bumi, sehingga orang-orang terpilih perlu bekerja keras atas nama Tuhan.

Tetapi di sekitar ketuhanan ini ada beberapa problem serius. Pertama, seburuk demokrasi Indonesia transaksional inikah wajah dan kehadiran tuhan di Indonesia? Jadi kita hanya tahu menghafal slogan, namun tak berjuang membawa Tuhan melalui firmannya di permukaan bumi.

Kedua, kini ada 6 agama resmi di Indonesia setelah masuknya Kong Hu Chu. Semuanya bertuhan. Terdengarkan suara kecemburuan Kejawen, Malim dan agama-agama non-negara itu saat KongHu Chu ditambahkan sebagai agama ke 6 di Indonesia? Padahal Malim itu misalnya, adalah agama para ksatria Toba yang di tengah jepitan dua raksasa dunia waktu itu terus berjuang hit and run selama 30 tahun berusaha ikut memerdekakan Indonesia.

Itulah sebab pahlawan Malim sukar ditemukam makamnya karena mereka gerilyawan yang memilih lebih baik mati di hutan ketimbang kompromi dengan penjajah. Sutradara-sutrara filem kita masih enggan memilimkan kisah-kisah ksatria seperti ini, padahal 1000 kali lebih heroik dan massif dari Timoer Pane yang dijudulkan dalam filem “Naga Bonar”.

Nah, meski kita berpancasila, dengan begitu di Indonesia ada 6 personifikasi Tuhan itu, pertandingan interpretasi atas konsep Tuhan terus berlangsung. Itu tak aneh sama sekali. Bahkan yang tak mengakui keberadaan tuhanpun pasti berpopulasi meningkat. Jawablah, suara Tuhan yang manalah yang akan didengarkan saat ini?

Kita bicara seperti ini akan dituduh SARA pula oleh orang awam. Tetapi suara Tuhan di Jerman adalah Jesus Kristus dan disain politiknya memang dominan ajaran Kristen. Donald Trump bilang “We can make America great again”, tetapi dengan semangat kolektivisme populis khas Amerika ia pun sebetulnya mendeklarasikan “We can make America Christian again”. Bukankah setiap pilpres Amerika itu selalu dibayangi ketakutan manakala akan dituduh oleh rakyat atas adanya kandidat yang “kurang Kristen” dan karena itu tak jarang pidato kampanye dirancang dari mimbar gereja? Itulah alasan mengapa Amerika itu selalu berteriak “my faith is my vote” atau “my vote is my faith” setiap pemilu.

Tetapi untuk Indonesia hal seperti itu dinista sebagai politik SARA dan lebih halus disebut politik identitas. Anehlah di dalam dunia mengerut masih saja pikiran tak terbuka.

Ketiga, Tuhan yang manalah yang dimaksud dalam ungkapan “Suara untuk calon independenpun adalah suara Tuhan” sebab di Indonesia, dengan pikiran dominan untuk kehidupan politik nasional, bahkan tak boleh hadir karena Tuhan lewat ekspresi pencalonan independen hanya ada untuk daerah, dilarang untuk pilpres. Suara rakyat (bukan lagi) suara tuhan. Begitulah. (*)


 

 

 

Penulis adalah Dosen FISIP UMSU, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PW Muhammadiyah Sumatera Utara.

Tags: agamademokrasikekuasaanmalimopinipolitikshohibul anshor siregarsuara rakyatsuara tuhan
Previous Post

Politik dan Kekuasaan dalam Perspektif Islam

Next Post

Haedar Nashir Berharap Perkumpulan Guru Besar Muhammadiyah Jadi Basis Penghasil Keilmuaan yang Kokoh

Related Posts

Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117
Next Post
Haedar Nashir Berharap Perkumpulan Guru Besar Muhammadiyah Jadi Basis Penghasil Keilmuaan yang Kokoh

Haedar Nashir Berharap Perkumpulan Guru Besar Muhammadiyah Jadi Basis Penghasil Keilmuaan yang Kokoh

Pemimpin yang Dibutuhkan Muhammadiyah

Pemimpin yang Dibutuhkan Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
108
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
117
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
116
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan