TAJDID.ID~Medan 🔳 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) menggelar kuliah umum melalui program Visiting Professor dengan menghadirkan Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN SAIZU Purwokerto, Prof. Dr. Hariyanto, M.Hum., M.Pd. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5) ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran langsung dan penguatan akademis bagi mahasiswa semester VI.
Dalam kuliah karantina kelas tersebut, Prof. Hariyanto didampingi langsung oleh Kepala Laboratorium Hukum FH UMSU, Dr. Ismail Koto, S.H., M.H. Fokus materi yang dibedah dalam pertemuan ini adalah metodologi penelitian hukum—sebuah instrumen krusial bagi mahasiswa yang tengah bersiap menghadapi tugas akhir.
Menentukan Arah Penelitian Sejak Dini
Dalam paparannya, Prof. Hariyanto menekankan pentingnya mahasiswa semester VI untuk memetakan arah dan tujuan akademis mereka menjelang akhir masa perkuliahan. Terlebih, tantangan kelulusan saat ini tidak hanya bertumpu pada skripsi konvensional, melainkan juga publikasi pada jurnal ilmiah terakreditasi, baik skala nasional maupun internasional.
“Mengkonsepkan suatu penelitian berarti harus memahami rancangan metodenya terlebih dahulu. Metode penelitian tidak boleh hanya dipandang sebagai beban teori, melainkan sebuah pemahaman tahapan yang komprehensif,” ujar Prof. Hariyanto.
Ia menjabarkan bahwa tahapan tersebut dimulai dari:
- Identifikasi masalah yang tajam.
- Penyusunan rumusan masalah yang fokus.
- Penentuan kerangka teori yang relevan.
- Penerapan teknik penyusunan proposal yang sesuai dengan kaidah akademik.
Anatomi Artikel Jurnal
Sebagai Editor-in-Chief (EIC) Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, Prof. Hariyanto juga membagikan perspektifnya mengenai penulisan artikel ilmiah. Ia meluruskan anggapan keliru yang sering beredar di kalangan mahasiswa bahwa artikel ilmiah hanyalah sebuah “penelitian sederhana”.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa menulis artikel untuk jurnal nasional dan internasional justru menuntut kedalaman analisis yang tinggi. Tantangan utamanya terletak pada bagaimana menyajikan riset yang mendalam dan metodis di tengah keterbatasan halaman (page limit) serta aturan gaya selingkung (author guidelines) yang ketat pada tiap-tiap jurnal.
Di akhir sesi, Prof. Hariyanto berharap mahasiswa FH UMSU angkatan tersebut sudah mulai aktif menyusun outline penelitian, memetakan teknik pengumpulan dan penyusunan data, hingga mengasah alur berpikir (framework) penelitian yang runtut demi menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. (*)
Penulis: Ismail Koto








