Rabu, Juli 1, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Membaca Humor: dari Sastra hingga Filsafat

Mujaddid by Mujaddid
2026/05/15
in Esai, Nasional, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Membaca Humor: dari Sastra hingga Filsafat
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Heri Isnaini

Humor sering dianggap sebagai sesuatu yang ringan dan sekadar hiburan. Padahal, di balik tawa terdapat persoalan bahasa, budaya, pendidikan, bahkan filsafat kehidupan manusia. Buku The Philosophy of Humour karya Paul McDonald menunjukkan bahwa humor bukan sekadar lelucon, melainkan bagian penting dari cara manusia memahami dunia. Humor membantu manusia menghadapi kenyataan, menyampaikan kritik, membangun relasi sosial, dan mengekspresikan kreativitas.

Dalam dunia sastra, humor memiliki fungsi yang jauh lebih dalam dibanding sekadar membuat pembaca tertawa. Humor menjadi medium kritik sosial, sindiran budaya, dan refleksi terhadap kehidupan manusia. Hal ini sejalan dengan pembahasan McDonald mengenai pemikiran Cicero yang melihat humor sebagai sarana retorika untuk menyampaikan kebenaran secara halus.

Banyak karya sastra justru terasa kuat karena mampu menghadirkan ironi dan kelucuan di tengah tragedi. Dalam tradisi sastra Indonesia, humor hadir melalui tokoh-tokoh seperti Kabayan atau cerita-cerita satire yang menertawakan realitas sosial. Humor dalam sastra membuat pembaca tidak hanya tertawa, tetapi juga berpikir.

Humor juga memiliki hubungan erat dengan bahasa. Dalam The Philosophy of Humour, dijelaskan bahwa humor sering muncul dari ketidaksesuaian atau incongruity, yakni benturan antara harapan dan kenyataan. Dalam bahasa Indonesia, hal ini tampak pada budaya plesetan, permainan kata, ambiguitas, hingga meme digital.

Kelucuan muncul ketika makna bahasa “dipelintir” dari ekspektasi awal. Misalnya, “Cinta itu buta, tapi tagihan listrik membuka mata.” Ungkapan sehari-hari yang dibalik logikanya dapat menghasilkan efek komikal yang spontan. Humor bahasa Indonesia memperlihatkan bahwa masyarakat tidak hanya menggunakan bahasa untuk komunikasi formal, tetapi juga sebagai ruang bermain kreativitas.

Di dunia digital, meme juga menjadi bentuk humor bahasa yang sangat populer. Gambar seorang siswa tertidur di kelas dengan tulisan “belajar sambil merem supaya ilmunya masuk lewat mimpi” adalah contoh humor yang lahir dari absurditas logika. Kelucuannya muncul karena pembaca memahami bahwa pernyataan tersebut tidak masuk akal, tetapi terasa dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Keragaman budaya Indonesia juga memengaruhi bentuk humor masyarakatnya. Humor Sunda cenderung spontan dan ringan, humor Jawa sering hadir dalam bentuk sindiran simbolik, sedangkan humor Betawi terkenal lugas dan egaliter.

Semua itu menunjukkan bahwa humor adalah cermin budaya. Bahasa menjadi medium yang memperlihatkan cara masyarakat memandang kehidupan, kekuasaan, dan relasi sosial.

Dalam pendidikan bahasa, humor memiliki fungsi pedagogis yang penting. Suasana belajar yang terlalu serius sering membuat peserta didik takut berbicara atau takut melakukan kesalahan. Humor mampu menciptakan ruang belajar yang lebih cair dan komunikatif. Ketika guru menggunakan cerita lucu, anekdot, atau permainan bahasa, siswa lebih mudah memahami materi sekaligus merasa dekat dengan proses pembelajaran.

Buku The Philosophy of Humour menjelaskan bahwa humor membantu manusia menjadi lebih terbuka terhadap gagasan baru dan lebih fleksibel dalam berpikir. Dalam pembelajaran bahasa, hal ini sangat penting karena bahasa bukan hanya soal tata bahasa, melainkan juga soal konteks sosial dan kemampuan memahami makna tersembunyi seperti ironi, sindiran, dan satire. Humor membantu siswa memahami bahwa bahasa hidup bersama masyarakatnya.

Namun, pembahasan paling menarik dalam buku tersebut adalah hubungan antara humor dan filsafat. Sejak zaman Yunani Kuno, humor telah menjadi perhatian para filsuf. Plato memandang tawa sebagai sesuatu yang berbahaya karena dapat merusak keseriusan manusia. Sebaliknya, Aristotle melihat humor sebagai bagian alami kehidupan sosial selama digunakan secara proporsional.

Kemudian, Thomas Hobbes menjelaskan bahwa manusia tertawa karena merasa lebih unggul dibanding orang lain. Dari sini lahir teori superioritas dalam humor. Sementara itu, teori incongruity melihat humor sebagai hasil benturan logika dan realitas yang tidak sesuai harapan.

Semua teori tersebut memperlihatkan bahwa tertawa sebenarnya adalah aktivitas intelektual: manusia tertawa karena mampu mengenali kontradiksi kehidupan.

Pada akhirnya, humor menunjukkan sisi paling manusiawi dari manusia. Ketika hidup terasa berat, humor menjadi cara untuk bertahan. Ketika kenyataan terasa absurd, humor menjadi cara untuk memahaminya. Karena itu, humor bukan lawan dari keseriusan, melainkan bentuk lain dari kebijaksanaan.

Melalui humor, manusia belajar bahwa hidup tidak selalu harus dipahami dengan dahi berkerut; kadang-kadang, dunia justru lebih mudah dimengerti melalui senyuman dan tawa. (*)

 

Bionarasi Penulis

Heri Isnaini adalah dosen sastra di IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Jawa Barat. Heri lahir di Subang pada 17 Juni dan memiliki minat yang mendalam terhadap dunia sastra beserta berbagai kajiannya.

Tulisan-tulisannya telah dipublikasikan di beragam media massa, baik daring maupun cetak. Heri merupakan kontributor media RNSI dan Literatura Nusantara.

Tags: Heri IsnainiHumorsastra
Previous Post

Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

Next Post

Wakaf untuk Masa Depan: Dari Amal Ibadah menuju Gerakan Peradaban

Related Posts

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

FKIP UHAMKA dan UPI Gelar STEM Immersive Visit 2026, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek

30 Juni 2026
119
Potret Reformasi Polri

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Kayu Gelondongan dan Hutan Kita

Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

29 Juni 2026
108
Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

Seminar Nasional Sutan Takdir Alisjahbana Teguhkan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa

29 Juni 2026
104
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
Next Post
Wakaf untuk Masa Depan: Dari Amal Ibadah menuju Gerakan Peradaban

Wakaf untuk Masa Depan: Dari Amal Ibadah menuju Gerakan Peradaban

Fordek FH PTM se-Indonesia Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20077 shares
    Share 8031 Tweet 5019
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11914 shares
    Share 4766 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6307 shares
    Share 2523 Tweet 1577
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6098 shares
    Share 2439 Tweet 1525

OPINI

Potret Reformasi Polri
Nasional

Potret Reformasi Polri

30 Juni 2026
105
Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat
Esai

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

29 Juni 2026
116
Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital
Esai

Peran Guru Menghadapi Tantangan di Era Digital

28 Juni 2026
111
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

28 Juni 2026
114
Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?
Esai

Mengapa Kita Selalu Menyukai Kisah Perjalanan?

28 Juni 2026
111
Bekas Sujud yang Membangun Peradaban
'Aisyiyah

Bekas Sujud yang Membangun Peradaban

26 Juni 2026
115

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan