• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Sabtu, April 4, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Muhammadiyah Civil Society: Ketika Kritik Menjadi Wujud Cinta kepada Negeri

Jufri by Jufri
2026/04/02
in Jufri Daily, Muhammadiyah, Nasional, Opini
0
Muhammadiyah Civil Society: Ketika Kritik Menjadi Wujud Cinta kepada Negeri

Gambar ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Dalam dua hari perbincangan yang hangat bersama pihak Polda Sumatera Utara dan Bank Danamon Syariah, terselip satu topik yang mungkin tidak menjadi agenda utama, tetapi justru menyentuh inti dari kehidupan berbangsa: sikap kritis warga Muhammadiyah. Sebuah topik yang sederhana, namun memiliki kedalaman makna yang luas.

Dalam pembicaraan itu, salah satu isu yang turut mengemuka adalah program makan bergizi gratis (MBG) yang juga sebagian dikelola oleh Muhammadiyah. Sebuah peran yang menunjukkan kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Namun menariknya, keterlibatan tersebut tidak serta-merta membuat Pimpinan dan warga Muhammadiyah kehilangan daya kritisnya. Justru sebaliknya, sikap kritis itu tetap dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial-politik kebangsaan Muhammadiyah, bahwa keterlibatan bukan berarti kehilangan independensi, dan pengabdian tidak identik dengan pembenaran tanpa batas.

Kita sering kali keliru memahami kritik. Ia dianggap sebagai perlawanan, bahkan ancaman. Padahal dalam tradisi civil society, kritik adalah tanda kehidupan. Ia adalah denyut nadi yang menunjukkan bahwa masyarakat tidak kehilangan akal sehatnya, tidak kehilangan kepeduliannya, dan tidak kehilangan keberaniannya untuk menjaga arah.

Muhammadiyah, sejak awal berdirinya, tidak hanya memposisikan diri sebagai gerakan dakwah, tetapi juga sebagai gerakan ilmu. Dari rahim keilmuan itulah lahir sikap kritis yang terdidik—bukan emosional, bukan pula reaktif. Kritik dalam Muhammadiyah bukanlah suara gaduh tanpa arah, melainkan suara jernih yang lahir dari tradisi membaca, meneliti, dan memahami realitas.

Di sinilah Muhammadiyah mengambil peran penting sebagai bagian dari civil society. Ia bukan bagian dari kekuasaan, tetapi juga bukan musuh kekuasaan. Ia berdiri di tengah—menjadi jembatan antara negara dan rakyat. Ketika negara berjalan terlalu cepat tanpa kontrol, ia mengingatkan. Ketika masyarakat mulai kehilangan arah, ia membimbing.

Peran sebagai mitra kritis dan strategis bagi pemerintah bukanlah posisi yang mudah. Dibutuhkan keberanian untuk berbicara, sekaligus kebijaksanaan untuk memilih cara berbicara. Kritik yang disampaikan bukan untuk mempermalukan, tetapi untuk memperbaiki. Bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk menguatkan.

Dalam konteks era siber hari ini, di mana informasi bertebaran tanpa batas dan kebenaran sering kali dikaburkan oleh kepentingan, sikap kritis menjadi semakin penting. Tanpa kritik yang sehat, masyarakat mudah terseret arus hoaks, propaganda, dan polarisasi. Di titik ini, warga Muhammadiyah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi penjernih—bukan penambah keruh.

Menjadi bagian dari civil society berarti menerima bahwa mencintai negeri ini tidak selalu berarti menyetujui semua hal. Ada saatnya cinta itu hadir dalam bentuk dukungan, tetapi ada kalanya ia hadir dalam bentuk koreksi. Dan keduanya, jika dilakukan dengan niat yang lurus, adalah bagian dari pengabdian.

Akhirnya, kita belajar bahwa kritik bukanlah tanda permusuhan. Ia adalah tanda kepedulian. Ia adalah cara lain untuk mengatakan: negeri ini terlalu berharga untuk dibiarkan berjalan tanpa arah. Dan dalam peran itulah Muhammadiyah terus berdiri—sebagai gerakan dakwah, gerakan ilmu, dan bagian penting dari civil society yang menjaga nurani bangsa tetap hidup. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

 

Tags: Civil SocietyMBGMuhammadiyah
Previous Post

"MPR Goes to Campus" di UMSU, Eddy Soeparno Tekankan Urgensi Transisi Energi Cegah Dampak Perubahan Iklim

Next Post

Anwar Abbas: Dunia Terancam Krisis Energi, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Umat

Related Posts

Dari Ruang Siber ke Ruang Keluarga: Perang Panjang Melawan Judi Online

Kader di Semua Lini, Muhammadiyah sebagai Investor Peradaban Bangsa

1 April 2026
120
Dari Vonis Haram ke “Login Muhammadiyah”

Dari Vonis Haram ke “Login Muhammadiyah”

28 Maret 2026
232
Kecerdasan yang Tergadaikan

Kecerdasan yang Tergadaikan

24 Maret 2026
122
Haedar Nashir: KHGT merupakan Respons terhadap Keniscayaan Globalisasi

Haedar Nashir: KHGT merupakan Respons terhadap Keniscayaan Globalisasi

22 Maret 2026
168
Kafilah itu Bernama Muhammadiyah

Kafilah itu Bernama Muhammadiyah

21 Maret 2026
103
Kayu Gelondongan dan Hutan Kita

Khidmat Muhammadiyah dan Alarm Peradaban Bangsa

10 Maret 2026
131
Next Post
Anwar Abbas: Dunia Terancam Krisis Energi, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Umat

Anwar Abbas: Dunia Terancam Krisis Energi, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Umat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In